What is the typical duration of definitive antibiotic therapy for a child with a urinary tract infection caused by Proteus mirabilis, especially considering a history of recurrent UTIs?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Durasi Antibiotik Definitif untuk Proteus mirabilis pada ISK Anak

Berikan antibiotik oral selama 7-14 hari untuk infeksi saluran kemih (ISK) demam yang disebabkan oleh Proteus mirabilis pada anak, dengan 10 hari sebagai durasi yang paling umum direkomendasikan. 1, 2

Algoritma Durasi Berdasarkan Presentasi Klinis

ISK Demam/Pielonefritis (Anak dengan Demam ≥38°C)

  • Durasi standar adalah 7-14 hari, dengan 10 hari sebagai durasi yang paling sering didukung oleh bukti untuk ISK demam 1, 2
  • Terapi oral sama efektifnya dengan terapi parenteral awal diikuti oral untuk anak yang dapat mentoleransi obat oral 1, 2
  • Jangan berikan terapi kurang dari 7 hari untuk ISK demam, karena kursus yang lebih pendek terbukti inferior 1, 2

ISK Non-Demam/Sistitis (Tanpa Demam)

  • Durasi yang lebih pendek 7-10 hari cukup untuk sistitis tanpa komplikasi 1
  • Kursus 3-5 hari tampak sebanding dengan kursus 7-14 hari untuk sistitis pada anak >2 tahun 1

Pertimbangan Khusus untuk Proteus mirabilis

Pemilihan Antibiotik Definitif

  • Sesuaikan antibiotik berdasarkan hasil kultur urin dan sensitivitas ketika tersedia 1, 2
  • Untuk Proteus mirabilis yang sensitif, pilihan oral lini pertama meliputi:
    • Amoxicillin-clavulanate 40-45 mg/kg/hari dibagi 2 dosis 1
    • Cephalosporin (cephalexin, cefixime) 1, 2
    • Trimethoprim-sulfamethoxazole (jika resistensi lokal <10% untuk pielonefritis) 2

Durasi untuk Anak dengan Riwayat ISK Berulang

  • Durasi tetap 7-14 hari untuk ISK demam meskipun ada riwayat ISK berulang 1, 2
  • Tidak ada rekomendasi untuk memperpanjang durasi antibiotik pada episode akut hanya karena riwayat ISK berulang 1, 2
  • Pertimbangkan evaluasi untuk disfungsi kandung kemih/usus dan kelainan anatomis jika ISK berulang terjadi 1

Bukti yang Mendukung Durasi Ini

Pedoman Konsensus

  • American Academy of Pediatrics secara konsisten merekomendasikan 7-14 hari untuk ISK demam di seluruh pedoman mereka 1, 2
  • Durasi 10 hari paling sering dipelajari dan didukung dalam literatur untuk pielonefritis 1, 2

Penelitian Terkini

  • Studi observasional retrospektif tahun 2020 pada 791 anak dengan pielonefritis (termasuk Proteus mirabilis) menunjukkan bahwa terapi 6-9 hari mungkin sama efektifnya dengan ≥10 hari (kegagalan pengobatan 11.2% vs 9.4%, OR 1.22,95% CI 0.75-1.98) 3
  • Namun, pedoman tetap merekomendasikan 7-14 hari karena data masih terbatas dan keamanan durasi yang lebih pendek belum sepenuhnya ditetapkan 1, 2

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan hentikan antibiotik sebelum 7 hari untuk ISK demam, bahkan jika anak sudah afebris dalam 48-72 jam 1, 2
  • Jangan gunakan nitrofurantoin untuk ISK demam/pielonefritis, karena tidak mencapai konsentrasi serum/parenkim yang adekuat 1, 2
  • Jangan gagal menyesuaikan terapi berdasarkan hasil kultur dan sensitivitas ketika tersedia 1, 2
  • Jangan mengabaikan pola resistensi antibiotik lokal saat memilih terapi empiris 1, 2

Pemantauan Respons Klinis

  • Perbaikan klinis (defervescence) harus terjadi dalam 24-48 jam setelah memulai terapi antibiotik yang sesuai 1
  • Jika demam berlanjut >48 jam dengan terapi yang sesuai, pertimbangkan kembali diagnosis, resistensi antibiotik, atau kelainan anatomis 1
  • Follow-up dalam 1-2 hari penting untuk memastikan perbaikan klinis dan memungkinkan deteksi dini kegagalan pengobatan 1

Rekomendasi Pencitraan

  • Dapatkan ultrasonografi ginjal dan kandung kemih (RBUS) untuk semua anak <2 tahun dengan ISK demam pertama untuk mendeteksi kelainan anatomis 1, 2
  • Voiding cystourethrography (VCUG) tidak direkomendasikan secara rutin setelah ISK pertama, tetapi harus dilakukan setelah ISK demam kedua 1, 2

References

Guideline

Treatment of Urinary Tract Infections in Pediatric Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Treatment of Urinary Tract Infections in Infants

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the recommended treatment for pediatric Urinary Tract Infection (UTI)?
What is the recommended antibiotic dosage for a child with a urinary tract infection (UTI)?
What is the recommended treatment for a bacterial urinary tract infection in a 6-year-old female?
What antibiotic is recommended for a child with a urinary tract infection (UTI)?
What is the recommended antibiotic treatment for a 7-year-old with a Urinary Tract Infection (UTI)?
What are the normal blood glucose levels 6 hours after eating and 4 hours after consuming bone broth in a patient with no underlying medical conditions affecting glucose metabolism?
What is the treatment approach for an adult patient with septic encephalopathy, possibly with a history of medical conditions and critical illness or organ dysfunction?
Do statins (3-hydroxy-3-methylglutaryl-coenzyme A (HMG-CoA) reductase inhibitors) cause diabetes in patients, and are the changes permanent?
Can slower gastrointestinal motility, stress, and sleep deprivation contribute to mildly elevated fasting blood glucose levels in a patient with a history of small intestine bacterial overgrowth (SIBO) and recent use of metronidazole (Flagyl), who is experiencing neuropathy symptoms?
How do I differentiate septic encephalopathy from uremic encephalopathy in an adult patient with suspected sepsis and impaired renal function?
What is the best approach to manage a patient with asthma and rheumatoid arthritis, considering potential drug interactions and exacerbations?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.