Ya, Nyeri Dada dengan ST Elevasi 2mm di Lead V2-V3 adalah ACS (STEMI)
Pasien dengan nyeri dada dan ST elevasi 2mm di lead V2-V3 harus segera didiagnosis sebagai STEMI dan memerlukan terapi reperfusi emergensi dalam 120 menit. 1
Kriteria Diagnosis STEMI
Diagnosis STEMI ditegakkan berdasarkan kombinasi:
- Nyeri dada persisten >20 menit yang tidak membaik dengan nitrogliserin 1
- ST elevasi pada EKG yang persisten, dengan kriteria:
- Peningkatan biomarker jantung (troponin T/I atau CK-MB), namun jangan menunggu hasil troponin untuk memulai terapi reperfusi 1
Mengapa Ini Termasuk ACS?
Berdasarkan panduan ESC, pasien dengan nyeri dada akut dibagi menjadi dua kategori berdasarkan EKG 1:
- ST-segment elevation ACS (STEMI) - mencerminkan oklusi koroner total/subtotal akut, memerlukan reperfusi segera 1
- Non-ST-segment elevation ACS (NSTE-ACS) - tanpa ST elevasi persisten 1
Kasus Anda dengan ST elevasi 2mm di V2-V3 jelas masuk kategori pertama (STEMI). 1
Tatalaksana Emergensi yang Harus Segera Dilakukan
1. Terapi Reperfusi Segera (Target <120 menit)
- Primary PCI adalah pilihan utama jika dapat dilakukan dalam 120 menit dari kontak medis pertama, menurunkan mortalitas dari 9% menjadi 7% 3, 4
- Fibrinolitik jika PCI tidak tersedia dalam 120 menit 3, 4:
2. Terapi Medikamentosa Segera
- Aspirin 75-150 mg segera 1, 4
- Dual antiplatelet therapy (aspirin + clopidogrel/ticagrelor) 1, 4
- Antikoagulan parenteral (heparin/LMWH) 1, 4
- Morfin 4-8 mg IV untuk nyeri, dapat diulang 2 mg tiap 5 menit 1
- Oksigen 2-4 L/menit hanya jika saturasi <90% atau distres respirasi 5
- Nitrogliserin IV jika nyeri persisten 1
- Beta-blocker 1, 4
3. Monitoring Ketat
- Monitor EKG kontinyu dengan kapabilitas defibrilasi 5
- Pasang defibrillator patches pada pasien dengan iskemia ongoing 5
- Vital signs regular 5
Peringatan Penting (Common Pitfalls)
Jangan Menunggu Troponin untuk Memulai Reperfusi
Meskipun troponin diperlukan untuk diagnosis definitif MI, terapi reperfusi harus dimulai segera berdasarkan EKG saja, tanpa menunggu hasil troponin 1. Ini adalah kesalahan fatal yang sering terjadi.
Pertimbangkan Lead Tambahan
- Lead V7-V9 berguna untuk mendeteksi infark posterior yang mungkin terlewat 1
- EKG serial harus dilakukan jika EKG awal meragukan atau gejala persisten 1
Waspadai Presentasi Atipikal
Terutama pada:
- Lansia: sering presentasi dengan fatigue, dyspnea, atau sinkop tanpa nyeri dada tipikal 1
- Diabetes: dapat presentasi dengan gejala atipikal 5
- Wanita: lebih sering gejala non-spesifik 5
Namun pada kasus ini dengan ST elevasi 2mm yang jelas di V2-V3, diagnosis STEMI sudah pasti terlepas dari presentasi klinis. 1
Diferensial Diagnosis ST Elevasi Lainnya
Meskipun ST elevasi 2mm di V2-V3 dengan nyeri dada sangat sugestif STEMI, pertimbangkan juga 5:
- Perikarditis (biasanya ST elevasi difus, bukan terlokalisir)
- Aneurisma ventrikel kiri (ST elevasi persisten setelah MI lama)
- Early repolarization (biasanya tanpa nyeri dada)
- Takotsubo cardiomyopathy
Namun dalam konteks nyeri dada akut, selalu treat as STEMI until proven otherwise. 1