Mandi di Malam Hari pada Penderita Infeksi Paru
Mandi di malam hari aman untuk penderita infeksi paru, asalkan dilakukan dengan benar—yang penting adalah menghindari paparan air panas beruap yang berlebihan dan menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyebaran infeksi.
Keamanan Mandi untuk Penderita Infeksi Paru
Tidak ada bukti medis yang melarang mandi di malam hari untuk penderita infeksi paru. Sebaliknya, menjaga kebersihan tubuh sangat penting untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab infeksi paru.
Prinsip Kebersihan yang Harus Diperhatikan
Higiene tangan sangat krusial: Pasien harus mencuci tangan dengan sabun antimikroba dan air (jika tangan terlihat kotor) atau menggunakan antiseptik berbasis alkohol setelah mandi dan setelah kontak dengan sekret pernapasan 1, 2.
Hindari berbagi handuk atau peralatan mandi: Peralatan pribadi harus didedikasikan untuk satu pasien saja untuk mencegah transmisi bakteri seperti Klebsiella pneumoniae 2.
Ganti pakaian setelah mandi: Pakaian yang terkontaminasi sekret pernapasan harus segera diganti untuk mencegah penyebaran infeksi 3.
Peringatan Penting tentang Air Panas Beruap
Hindari Paparan Aerosol Air Panas Berlebihan
Jangan menggunakan bak air panas (hot tub) atau sauna: Paparan aerosol dari air panas dapat menyebabkan "hot tub lung," suatu penyakit paru granulomatosa yang menyerupai pneumonitis hipersensitivitas akibat Mycobacterium avium complex 4, 5.
Batasi waktu di kamar mandi beruap: Meskipun mandi air hangat aman, hindari menghirup uap air panas dalam jumlah besar dan waktu lama, terutama jika sistem ventilasi kamar mandi buruk 5.
Hindari humidifier ruangan yang besar: Jangan gunakan humidifier ruangan volume besar yang menghasilkan aerosol kecuali dapat disterilisasi setiap hari dan diisi hanya dengan air steril 3, 6.
Kapan Sebaiknya Menghindari Mandi
Selama infeksi pernapasan akut yang berat: Penelitian tentang sauna menunjukkan bahwa orang dengan infeksi pernapasan akut sebaiknya menghindari paparan panas berlebihan 7.
Jika mengalami sesak napas berat atau hipoksemia: Pasien dengan gangguan pernapasan signifikan harus berkonsultasi dengan dokter tentang aktivitas sehari-hari, termasuk mandi.
Rekomendasi Praktis untuk Mandi yang Aman
Gunakan air hangat (bukan panas): Suhu air yang nyaman tanpa menghasilkan uap berlebihan.
Pastikan ventilasi kamar mandi baik: Buka jendela atau nyalakan exhaust fan untuk mengurangi kelembaban dan aerosol.
Mandi dengan durasi wajar: Tidak perlu mandi terlalu lama yang dapat menyebabkan kelelahan.
Keringkan tubuh dengan baik: Gunakan handuk bersih dan pastikan tubuh benar-benar kering untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Pencegahan Transmisi Infeksi
Dekontaminasi tangan sebelum dan sesudah mandi: Ini sangat penting untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab pneumonia 1, 2.
Bersihkan permukaan kamar mandi: Permukaan yang mungkin terkontaminasi sekret pernapasan harus dibersihkan dengan disinfektan yang sesuai 2.
Jangan berbagi peralatan pernapasan: Jika pasien menggunakan nebulizer atau alat bantu pernapasan lainnya, pastikan dibersihkan dan didisinfeksi dengan benar antara penggunaan 3.