Dosis Metilprednisolon pada Anak
Dosis metilprednisolon intravena untuk anak bervariasi berdasarkan kondisi klinis: 1-2 mg/kg/hari untuk terapi lini pertama pada kondisi inflamasi sedang hingga berat, dan 10-30 mg/kg/hari untuk terapi intensifikasi pada penyakit refrakter. 1, 2
Dosis Berdasarkan Kondisi Klinis Spesifik
Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C)
Terapi Lini Pertama:
- Metilprednisolon IV 1-2 mg/kg/hari, biasanya dikombinasikan dengan IVIG 2 g/kg 1, 2
- Dosis ini dapat dipertimbangkan untuk pasien MIS-C dengan gambaran yang mengkhawatirkan (tampak sakit berat, peningkatan B-type natriuretic peptide yang sangat tinggi, takikardia yang tidak dapat dijelaskan) yang belum berkembang menjadi syok atau penyakit yang mengancam organ 1
Terapi Intensifikasi:
- Metilprednisolon IV 10-30 mg/kg/hari untuk penyakit refrakter (demam persisten dan/atau keterlibatan organ akhir yang signifikan dan berkelanjutan) 1, 2
- Jika pasien diberikan glukokortikoid dosis rendah hingga sedang sebagai terapi lini pertama, dosis metilprednisolon IV harus 10-30 mg/kg/hari untuk terapi intensifikasi 1
Asma Akut Berat
- Metilprednisolon IV 1-2 mg/kg/dosis setiap 6 jam (dosis maksimum 60-80 mg/hari) untuk eksaserbasi asma akut 2
- Terapi dilanjutkan hingga peak expiratory flow mencapai 70% dari prediksi, biasanya 3-10 hari total 2
- Bukti dari penelitian menunjukkan bahwa dosis yang digunakan di PICU bervariasi luas, dengan 66% intensivis menggunakan dosis awal 4 mg/kg/hari dan 31% menggunakan 2 mg/kg/hari 3
- Namun, penelitian kohort terbaru menunjukkan bahwa dosis konservatif (≤0.5 mg/kg/dosis setiap 6 jam) dikaitkan dengan durasi nebulisasi albuterol kontinu yang lebih pendek dan lama rawat PICU yang lebih singkat dibandingkan dosis standar (>0.5 mg/kg/dosis setiap 6 jam) 4
Polyarteritis Nodosa (PAN) Berat
Pulse Dose IV:
- Metilprednisolon IV 30 mg/kg/hari (maksimum 1.000 mg/hari) untuk 3-5 hari pada anak dengan PAN berat 1
- Ini direkomendasikan untuk vaskulitis dengan manifestasi yang mengancam jiwa atau organ (penyakit ginjal, mononeuritis multipleks, penyakit otot, iskemia mesenterika, keterlibatan koroner, iskemia ekstremitas/digit) 1
Prinsip Pemberian Dosis Umum
Perhitungan Berat Badan
- Untuk anak dengan kelebihan berat badan yang signifikan, dosis harus dihitung berdasarkan berat badan ideal untuk menghindari paparan steroid yang berlebihan 5, 2, 6
Konversi ke Steroid Oral
- Saat transisi dari metilprednisolon IV ke prednison/prednisolon oral, gunakan ekuivalensi metilprednisolon 1 mg = prednison 1,25 mg (rasio sekitar 4:5) 2
- Dosis oral harus 1-2 mg/kg/hari prednison (maksimum 60 mg/hari) sebagai dosis tunggal pagi hari 2
Durasi Terapi dan Tapering
- Kursus singkat metilprednisolon (<7-10 hari) tidak memerlukan tapering, tetapi kursus yang lebih lama harus di-taper secara bertahap, terutama jika tidak menggunakan kortikosteroid inhalasi bersamaan 2
- Untuk kursus lebih dari 10 hari, kurangi dosis sebesar 5 mg setiap minggu hingga mencapai 10 mg/hari, kemudian kurangi sebesar 2,5 mg/minggu hingga mencapai dosis pemeliharaan 6
Monitoring dan Pertimbangan Keamanan
Monitoring Klinis yang Diperlukan
- Penilaian rutin untuk efek samping terkait steroid sangat penting, terutama dengan terapi yang berkepanjangan 2, 6
- Monitoring pertumbuhan pada anak dengan terapi jangka panjang 2, 6
- Pemeriksaan kepadatan mineral tulang baseline dan tahunan untuk penggunaan kortikosteroid jangka panjang 2, 6
Pertimbangan Khusus
- Untuk pasien dengan disfungsi jantung yang menerima terapi dosis tinggi, pantau fungsi jantung dan status cairan dengan hati-hati 1, 2
- Pada MIS-C, fungsi jantung dan status cairan harus dinilai sebelum IVIG diberikan, dan pada beberapa pasien dengan disfungsi jantung, IVIG dapat diberikan dalam dosis terbagi (1 g/kg setiap hari selama 2 hari) 1
Peringatan Penting dan Jebakan Umum
Variabilitas Farmakokinetik
- Nilai klirens metilprednisolon pada anak menunjukkan perbedaan antar-individu hingga 5 kali lipat, menunjukkan variasi besar dalam paparan terhadap metilprednisolon di antara anak-anak pada terapi pulse dosis tinggi 7
- Hal ini menekankan pentingnya monitoring klinis yang ketat dan penyesuaian dosis individual berdasarkan respons klinis 7
Efek Rebound
- Perhatian khusus diperlukan karena pasien yang menerima metilprednisolon dosis tinggi dapat mengalami episode nyeri berulang segera setelah penghentian terapi, seperti yang diamati pada pasien dengan penyakit sel sabit 8
- Meskipun metilprednisolon dosis tinggi menurunkan durasi nyeri berat, pasien memiliki lebih banyak serangan rebound setelah terapi dihentikan 8
Pertimbangan Praktis
- Metilprednisolon atau steroid lain dengan dosis ekuivalen dapat digunakan 1, 2
- Dosis harus disesuaikan berdasarkan respons klinis, bukan hanya mengikuti protokol yang kaku 9
- Monitoring konstan diperlukan terkait dosis obat, termasuk perubahan status klinis sekunder akibat remisi atau eksaserbasi dalam proses penyakit 9