From the Guidelines
Penilaian agregasi trombosit harus dilakukan dengan menggunakan metode yang akurat dan reliable, seperti optical transmittance aggregometry atau impedance aggregometry, untuk menentukan risiko iskemik pada pasien yang menggunakan antiplatelet. Penilaian agregasi trombosit ini dapat membantu dalam menentukan efektivitas terapi antiplatelet dan mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi mengalami peristiwa iskemik [ 1 ]. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa agregasi trombosit yang tinggi dapat meningkatkan risiko peristiwa iskemik, seperti serangan jantung atau strok [ 1 ]. Oleh karena itu, penilaian agregasi trombosit yang akurat sangat penting dalam menentukan strategi terapi yang efektif untuk mencegah peristiwa iskemik.
Beberapa metode penilaian agregasi trombosit yang dapat digunakan antara lain:
- Optical transmittance aggregometry
- Impedance aggregometry
- Thromboelastography dengan Platelet Mapping software
- VerifyNow system
Penilaian agregasi trombosit juga dapat membantu dalam menentukan dosis antiplatelet yang tepat untuk pasien, serta memantau efektivitas terapi antiplatelet [ 1 ]. Namun, perlu diingat bahwa penilaian agregasi trombosit hanya salah satu alat diagnostik yang dapat digunakan, dan harus dikombinasikan dengan penilaian klinis dan hasil laboratorium lainnya untuk menentukan strategi terapi yang efektif [ 1 ].
From the FDA Drug Label
Prasugrel is an inhibitor of platelet activation and aggregation through the irreversible binding of its active metabolite to the P2Y12 class of ADP receptors on platelets. Prasugrel produces inhibition of platelet aggregation to 20 μM or 5 μM ADP, as measured by light transmission aggregometry. Following a 60 mg loading dose of prasugrel, approximately 90% of patients had at least 50% inhibition of platelet aggregation by 1 hour. Maximum platelet inhibition was about 80% Mean steady-state inhibition of platelet aggregation was about 70% following 3 to 5 days of dosing at 10 mg daily after a 60 mg loading dose of prasugrel
Penilaian Agregasi Trombosit:
- Prasugrel menghambat aktivasi dan agregasi trombosit melalui ikatan irreversibel metabolit aktifnya dengan reseptor ADP P2Y12 pada trombosit.
- Prasugrel menghasilkan inhibisi agregasi trombosit sebesar 50% pada 1 jam setelah dosis loading 60 mg.
- Inhibisi agregasi trombosit maksimum sekitar 80% dan inhibisi steady-state rata-rata sekitar 70% setelah 3-5 hari dosis 10 mg harian setelah dosis loading 60 mg prasugrel 2
From the Research
Penilaian Agregasi Trombosit
Penilaian agregasi trombosit merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi fungsi trombosit dalam tubuh. Berikut beberapa metode yang digunakan untuk penilaian agregasi trombosit:
- Light Transmission Aggregometry (LTA) 3: Metode ini menggunakan prinsip perubahan turbiditas untuk mengukur agregasi trombosit. LTA dianggap sebagai metode gold standard untuk mengevaluasi fungsi trombosit.
- Multiple Electrode Aggregometry (MEA) 4: Metode ini menggunakan prinsip perubahan impedansi listrik untuk mengukur agregasi trombosit. MEA lebih cepat dan lebih mudah digunakan dibandingkan dengan LTA.
- Platelet Function Analyser (PFA-100) 5: Metode ini menggunakan prinsip perubahan aliran darah untuk mengukur agregasi trombosit. PFA-100 dianggap sebagai metode yang lebih mudah digunakan dan lebih cepat dibandingkan dengan LTA.
- Lumi-Aggregometry 6: Metode ini menggunakan prinsip perubahan cahaya untuk mengukur agregasi trombosit dan sekresi trombosit. Lumi-aggregometry dianggap lebih sensitif dibandingkan dengan LTA untuk mendeteksi kelainan fungsi trombosit.
Faktor yang Mempengaruhi Penilaian Agregasi Trombosit
Beberapa faktor dapat mempengaruhi penilaian agregasi trombosit, seperti:
- Pre-analitik dan analitik variabel 3, 6
- Penggunaan antikoagulan dan antiplatelet 7
- Kondisi klinis pasien 4, 6
Penerapan Penilaian Agregasi Trombosit
Penilaian agregasi trombosit dapat digunakan untuk: