What is the appropriate rehydration strategy for a patient with acute pancreatitis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 29, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Rehidrasi pada Pankreatitis Akut

Gunakan strategi rehidrasi non-agresif dengan laju 1,5 ml/kg/jam setelah bolus awal 10 ml/kg (jika hipovolemik) untuk pankreatitis akut, karena rehidrasi agresif meningkatkan risiko mortalitas pada pankreatitis berat dan komplikasi terkait cairan pada semua tingkat keparahan penyakit. 1

Protokol Rehidrasi yang Direkomendasikan

Fase Inisial (0-4 jam)

  • Berikan bolus 10 ml/kg larutan Ringer Laktat jika pasien hipovolemik, atau tidak ada bolus jika normovolemik 2, 3
  • Hindari bolus 20 ml/kg yang agresif karena meningkatkan risiko kelebihan cairan tanpa memperbaiki outcome klinis 4
  • Larutan Ringer Laktat lebih disukai daripada normal saline karena efek anti-inflamasi dan mencegah asidosis hiperkloremik 3

Fase Maintenance (24-48 jam pertama)

  • Lanjutkan dengan laju 1,5 ml/kg/jam untuk 24-48 jam pertama 2, 3
  • Batasi total cairan kristaloid kurang dari 4000 ml dalam 24 jam pertama untuk mencegah kelebihan cairan 2, 3
  • Hindari laju agresif >10 ml/kg/jam atau >250-500 ml/jam karena meningkatkan komplikasi tanpa memperbaiki outcome 2

Bukti Ilmiah yang Mendukung Pendekatan Konservatif

Meta-analisis sistematis tahun 2023 dari Critical Care yang melibatkan 9 RCT dengan 953 pasien menunjukkan temuan kritis: 1

  • Rehidrasi agresif meningkatkan risiko mortalitas 2,45 kali lipat pada pankreatitis berat (RR: 2,45,95% CI: 1,37-4,40) 1
  • Rehidrasi agresif meningkatkan komplikasi terkait cairan 2,22 kali lipat pada pankreatitis berat dan 3,25 kali lipat pada pankreatitis non-berat 1
  • Skor APACHE II lebih buruk dengan rehidrasi agresif (mean difference: 3,31) 1

Trial WATERFALL tahun 2022 yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine dihentikan lebih awal karena masalah keamanan: 4

  • Kelebihan cairan terjadi pada 20,5% pasien dengan rehidrasi agresif vs 6,3% dengan rehidrasi moderat (RR: 2,85,95% CI: 1,36-5,94) 4
  • Tidak ada perbedaan signifikan dalam perkembangan pankreatitis sedang-berat antara kedua kelompok 4

Target Monitoring dan Penyesuaian

Parameter yang Harus Dipantau

  • Produksi urin >0,5 ml/kg/jam sebagai penanda utama perfusi jaringan adekuat 2
  • Saturasi oksigen >95% dengan suplementasi oksigen 2
  • Hematokrit, BUN, kreatinin, dan laktat sebagai penanda perfusi jaringan 2
  • Tanda vital termasuk heart rate, tekanan darah 2

Penyesuaian Cairan Berbasis Goal-Directed Therapy

  • Lakukan reassessment pada jam ke-12,24,48, dan 72 2, 3
  • Jika hematokrit, BUN, atau kreatinin meningkat: pertimbangkan bolus 20 ml/kg diikuti 3 ml/kg/jam 5
  • Jika parameter laboratorium menurun dan nyeri membaik: turunkan ke 1,5 ml/kg/jam dan mulai diet cair 5
  • Gunakan variabel dinamik lebih dari variabel statik untuk memprediksi respons cairan 2

Peringatan Penting dan Pitfall yang Harus Dihindari

Bahaya Kelebihan Cairan

  • Kelebihan cairan adalah komplikasi utama yang meningkatkan mortalitas dan dapat memicu atau memperburuk ARDS 2
  • Monitor terus-menerus untuk tanda kelebihan cairan: edema perifer, komplikasi respirasi, sindrom kompartemen abdominal 3
  • Jangan melanjutkan rehidrasi agresif jika laktat tetap tinggi setelah 4L cairan 2, 3

Kesalahan Umum dalam Praktik

  • Jangan menunggu perburukan hemodinamik sebelum memulai rehidrasi - mulai segera setelah diagnosis 2
  • Jangan menggunakan cairan hydroxyethyl starch (HES) 2
  • Hindari NSAID jika ada bukti acute kidney injury 2
  • Jangan menghentikan cairan IV secara tiba-tiba - lakukan weaning bertahap untuk mencegah hipoglikemia rebound 2

Manajemen Berdasarkan Tingkat Keparahan

Pankreatitis Ringan

  • Manajemen di bangsal umum dengan monitoring dasar (suhu, nadi, tekanan darah, produksi urin) 2
  • Akses vena perifer cukup, kateter urin jarang diperlukan 2
  • Cairan IV biasanya dapat dihentikan dalam 24-48 jam ketika pasien dapat toleransi oral 2

Pankreatitis Berat dengan Gagal Organ

  • Rawat di ICU atau HDU dengan monitoring penuh 2
  • Akses vena sentral untuk monitoring CVP, kateter urin, dan NGT 2
  • Gunakan rehidrasi moderat dengan monitoring ketat 2
  • Pertimbangkan Swan-Ganz catheter jika kompromi kardiosirkulasi atau resusitasi awal gagal 2

Kapan Menghentikan Cairan Intravena

  • Hentikan cairan IV ketika nyeri teratasi dan pasien dapat toleransi intake oral 2
  • Lakukan weaning bertahap, bukan penghentian mendadak 2
  • Mulai refeeding oral dengan diet tinggi karbohidrat dan protein tetapi rendah lemak ketika nyeri teratasi 2
  • Tingkatkan nutrisi oral secara bertahap sambil menurunkan cairan IV 2

Pertimbangan Khusus

  • Sesuaikan volume cairan berdasarkan usia, berat badan, dan kondisi renal/kardiak yang sudah ada sebelumnya 2
  • Mulai feeding enteral dalam 24 jam jika memungkinkan 2
  • Antibiotik hanya diberikan ketika infeksi spesifik terdokumentasi (nekrosis terinfeksi, infeksi respirasi, urin, bilier, atau terkait kateter) 2
  • Kontrol nyeri dengan pendekatan multimodal, hydromorphone lebih disukai 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Ideal Fluid Resuscitation Rate for Acute Pancreatitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Fluid Resuscitation in Acute Hemorrhagic Pancreatitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Aggressive or Moderate Fluid Resuscitation in Acute Pancreatitis.

The New England journal of medicine, 2022

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.