Parestesia Pasca Operasi Tiroid
Parestesia pasca operasi tiroid paling sering disebabkan oleh hipokalsemia akibat hipoparatiroidisme, yang merupakan komplikasi paling umum setelah operasi tiroid bilateral dan memerlukan pemantauan ketat kadar PTH dan kalsium serum serta suplementasi kalsium dan vitamin D segera.
Penyebab dan Patofisiologi
Parestesia pasca tiroidektomi hampir selalu menunjukkan hipokalsemia akibat hipoparatiroidisme 1. Kondisi ini terjadi ketika kadar PTH (parathyroid hormone) rendah disertai hipokalsemia 1. Gejala dapat berkisar dari parestesia ringan hingga kejang konvulsif 2.
Faktor risiko utama meliputi:
- Operasi tiroid bilateral 1
- Penyakit tiroid autoimun 1
- Diseksi leher sentral 1
- Goiter substernal 1
- Kurangnya pengalaman ahli bedah 1
- Kondisi malabsorpsi 1
Diagnosis dan Pemantauan
Pengukuran PTH intraoperatif atau segera pasca operasi sangat penting untuk memandu manajemen pasien 1. Secara umum, kadar PTH pasca operasi <15 pg/mL menunjukkan risiko tinggi untuk hipoparatiroidisme akut 1.
Hipokalsemia yang memerlukan pengobatan dengan analog vitamin D terjadi pada 9% pasien pada follow-up pertama dan 4% setelah 6 bulan pasca operasi tiroid bilateral 3. Frekuensi tinggi hipokalsemia yang diobati dengan vitamin D setelah 6 bulan merupakan masalah yang perlu diperhatikan 3.
Manajemen Segera
Untuk hipokalsemia ringan hingga sedang, berikan:
- Kalsium oral empiris/profilaksis dan vitamin D 1
- Atau kalsium oral selektif dan vitamin D berdasarkan kadar PTH pasca operasi cepat 1
- Atau gunakan kadar kalsium serum serial sebagai panduan 1
Untuk hipokalsemia yang lebih berat, manajemen rawat inap mungkin diperlukan 1. Pemantauan untuk hiperkalsemia rebound sangat penting untuk menghindari komplikasi metabolik dan ginjal 1.
Strategi Pencegahan
Ahli bedah tiroid harus menerapkan strategi untuk meminimalkan dan mencegah hipoparatiroidisme pasca tiroidektomi 1:
- Optimalisasi kadar vitamin D perioperatif 1
- Preservasi suplai darah paratiroid 1
- Autotransplantasi kelenjar paratiroid yang iskemik 1
Pertimbangan Jangka Panjang
Hipoparatiroidisme permanen memiliki konsekuensi jangka panjang untuk kesejahteraan objektif dan subjektif, dan harus dicegah sedapat mungkin 1. Dalam kasus yang jarang terjadi, hipokalsemia dapat muncul bertahun-tahun setelah operasi tiroid (5-23 tahun), meskipun kondisi ini mungkin lebih sering daripada yang diperkirakan 2.
Peringatan Penting
Jangan mengabaikan parestesia pasca operasi tiroid - ini hampir selalu menunjukkan hipokalsemia yang memerlukan evaluasi dan pengobatan segera 1, 2. Kadar kalsium total serum dapat turun hingga 1-2,05 mmol/L dengan kadar PTH yang rendah 2.
Perlu dibedakan dari parestesia terkait sayatan bedah (hipestesia dan parestesia di area leher) yang dapat terjadi dengan pendekatan konvensional 4, namun parestesia sistemik (terutama perioral dan ekstremitas) menunjukkan hipokalsemia 1.