What is the recommended dose of meropenem for a patient with impaired renal function?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 1, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Meropenem untuk Pasien Gagal Ginjal

Untuk pasien gagal ginjal, pertahankan dosis penuh meropenem per pemberian (500 mg atau 1 gram tergantung jenis infeksi) tetapi perpanjang interval pemberian sesuai dengan tingkat fungsi ginjal, bukan mengurangi dosis individual. 1

Algoritma Penyesuaian Dosis Berdasarkan Klirens Kreatinin

Untuk pasien dewasa dengan gangguan ginjal: 1

  • CrCl >50 mL/menit: Dosis penuh setiap 8 jam 1

    • 500 mg setiap 8 jam untuk infeksi kulit dan jaringan lunak yang rumit 1
    • 1 gram setiap 8 jam untuk infeksi intra-abdomen 1
    • 1 gram setiap 8 jam untuk infeksi Pseudomonas aeruginosa 1
  • CrCl 26-50 mL/menit: Dosis penuh setiap 12 jam 1

    • Pertahankan dosis individual yang sama (500 mg atau 1 gram) 1
    • Perpanjang interval menjadi setiap 12 jam 1
  • CrCl 10-25 mL/menit: Setengah dosis setiap 12 jam 1

    • 250 mg atau 500 mg (setengah dari dosis yang direkomendasikan) setiap 12 jam 1
  • CrCl <10 mL/menit: Setengah dosis setiap 24 jam 1

    • 250 mg atau 500 mg setiap 24 jam 1

Pertimbangan Farmakokinetik Penting

Waktu paruh meropenem meningkat secara signifikan dengan penurunan fungsi ginjal: 2, 3

  • Waktu paruh normal: ~1 jam pada pasien dengan fungsi ginjal normal 2, 3
  • CrCl 50-30 mL/menit: waktu paruh ~3,4 jam 3
  • CrCl <30 mL/menit: waktu paruh ~5 jam 3
  • Gagal ginjal tahap akhir (anurik): waktu paruh hingga 13,7 jam 2

Rasional perpanjangan interval (bukan pengurangan dosis): Meropenem memiliki aktivitas bakterisidal yang bergantung pada konsentrasi, sehingga mempertahankan dosis penuh per pemberian lebih efektif daripada mengurangi dosis individual 4, 5

Dosis untuk Pasien Hemodialisis

Untuk hemodialisis intermiten: 1, 3

  • Berikan meropenem setelah setiap sesi hemodialisis 3
  • Sekitar 50% meropenem dieliminasi selama hemodialisis 2, 3
  • Waktu paruh berkurang dari 7,0 jam menjadi 2,9 jam selama hemodialisis 3
  • Dosis: setengah dosis yang direkomendasikan setiap 24 jam, diberikan segera setelah dialisis 1, 3

Dosis untuk Continuous Renal Replacement Therapy (CRRT)

Untuk pasien dengan CRRT (CVVH, CVVHDF, CVVHD): 4, 6, 7

  • Dosis yang direkomendasikan: 1 gram setiap 8-12 jam 4
  • CRRT mengeliminasi 25-50% meropenem (CVVHF) hingga 13-53% (CVVHDF) 2
  • Klirens hemofiltrasi: ~22 mL/menit 6
  • Waktu paruh selama CVVH: ~8,7 jam 6
  • Monitoring kadar obat sangat direkomendasikan untuk semua pasien CRRT karena variabilitas eliminasi yang tinggi 4, 7

Peringatan penting untuk CRRT: Risiko underdosing tinggi karena eliminasi obat yang bervariasi tergantung modalitas terapi 2, 6. Jika ragu, gunakan therapeutic drug monitoring 4

Dosis untuk Sustained Low-Efficiency Dialysis (SLED)

Untuk pasien SLED: 4, 5

  • Pertahankan dosis penuh 1 gram setiap 12 jam 4, 5
  • Jangan mengurangi dosis individual di bawah 1 gram 5
  • Waktu paruh berkepanjangan (2,5-8,7 jam) dalam setting ini 4

Pertimbangan Khusus untuk Organisme Resisten

Untuk organisme dengan MIC ≥4-8 mg/L pada pasien gagal ginjal: 4

  • Gunakan infus diperpanjang 3 jam bahkan pada gangguan ginjal 4
  • Infus diperpanjang memaksimalkan persentase waktu konsentrasi obat bebas tetap di atas MIC 4
  • Pertimbangkan infus kontinu untuk pasien kritis dengan patogen MIC tinggi 7

Peringatan Toksisitas Neurologis

Monitor toksisitas neurologis pada gangguan ginjal: 4, 5

  • Risiko meningkat ketika konsentrasi trough melebihi 64 mg/L 4, 5
  • Dosis tinggi meropenem dikaitkan dengan kejang 8
  • Evaluasi ulang fungsi ginjal secara teratur (setiap 2-3 hari pada pasien tidak stabil) 4

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan mengurangi dosis individual untuk CrCl 26-50 mL/menit - perpanjang interval saja 1
  • Jangan memberikan meropenem sebelum hemodialisis - selalu berikan setelah dialisis 3
  • Jangan mengabaikan perbedaan modalitas CRRT - eliminasi obat sangat bervariasi antara CVVH, CVVHDF, dan CVVHD 2
  • Jangan underdosing pada pasien CRRT - gunakan therapeutic drug monitoring jika tersedia 4, 7

Dosis Pediatrik dengan Gangguan Ginjal

Untuk pasien pediatrik ≥3 bulan dengan fungsi ginjal normal: 1

  • Infeksi kulit dan jaringan lunak: 10 mg/kg setiap 8 jam (maksimal 500 mg) 1
  • Infeksi intra-abdomen: 20 mg/kg setiap 8 jam (maksimal 1 gram) 1
  • Meningitis: 40 mg/kg setiap 8 jam (maksimal 2 gram) 1
  • Tidak ada pengalaman pada pasien pediatrik dengan gangguan ginjal - gunakan penilaian klinis dan monitoring ketat 1

Related Questions

What is the recommended dose of Meropenem (generic name) for a 42-year-old female patient with severe impaired renal function (creatinine level of 5.5)?
What is the recommended dose adjustment of meropenem for patients with impaired renal function?
What is the recommended dose of Meropenem (generic name) for a patient with moderate impaired renal function (creatinine clearance of 38 mL/min)?
What is the recommended dose of Meropenem (Meropenem) for a 60-year-old male with severe impaired renal function (creatinine level of 6.6)?
What is the dose adjustment of Meropenem (generic name) for patients with impaired renal function based on creatinine clearance?
How to differentiate measles from other viral rashes in patients of various ages and immune statuses?
What nutrition advice is recommended for an adult patient with gastroesophageal reflux disease (GERD) and a history of gastrointestinal issues, potentially complicated by obesity?
What is the likely diagnosis and treatment for a patient with hyperproteinorrachia, positive globulin, pleocytosis with polymorphonuclear predominance, and normal glucose in the cerebrospinal fluid (CSF)?
What is the best management approach for a patient with hypovolemic shock and impaired renal function?
What are the considerations for using intravenous (IV) voriconazole in patients with impaired renal function, specifically those with an estimated glomerular filtration rate (eGFR) of less than 40?
What is the management approach for a patient with a Variant of Unknown Significance (VOUS) result in genetic testing, particularly in the context of a genetic disorder or cancer susceptibility?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.