What happens if a newborn is born without a colon (large intestine)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 1, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Apa yang Terjadi Jika Seorang Anak Tidak Memiliki Usus Besar?

Bayi yang lahir tanpa usus besar (kolon) akan mengalami sindrom usus pendek yang parah dan memerlukan nutrisi parenteral jangka panjang untuk bertahan hidup, dengan risiko tinggi komplikasi yang mengancam jiwa termasuk penyakit hati, sepsis terkait kateter, dan kegagalan pertumbuhan. 1, 2

Konsekuensi Klinis Utama

Kegagalan Usus dan Ketergantungan Nutrisi Parenteral

  • Tidak adanya usus besar menyebabkan kegagalan usus (intestinal failure) yang didefinisikan sebagai ketidakmampuan fungsi usus yang tersisa untuk mempertahankan homeostasis nutrisi protein, cairan, elektrolit, atau mikronutrien tanpa suplementasi parenteral atau enteral. 1, 2

  • Anak akan bergantung sepenuhnya pada nutrisi parenteral (TPN) untuk waktu yang lama atau bahkan permanen, karena usus besar memiliki peran penting dalam penyerapan air, elektrolit, dan beberapa vitamin. 1, 2

  • Sindrom usus pendek adalah penyebab utama kegagalan usus pada anak-anak dan merupakan penyebab mendasar pada 50% pasien yang menjalani nutrisi parenteral di rumah. 2

Komplikasi yang Mengancam Jiwa

Penyakit Hati Terkait Nutrisi Parenteral:

  • Penggunaan TPN jangka panjang menyebabkan penyakit hati yang dapat berkembang menjadi sirosis hati stadium akhir. 1, 2
  • Kematian akan terjadi jika transplantasi hati-usus kombinasi tidak dilakukan pada pasien dengan sirosis akibat TPN. 1

Sepsis Terkait Kateter:

  • Infeksi aliran darah terkait kateter (CRBSIs) adalah komplikasi utama yang dapat menghalangi kelanjutan nutrisi parenteral yang aman dan efisien. 1, 2
  • Trombosis vaskular ekstensif dapat terjadi dan mungkin memerlukan transplantasi usus pada kasus tertentu. 1

Gangguan Pertumbuhan:

  • Tanpa manajemen yang tepat, anak akan mengalami kegagalan pertumbuhan dan malnutrisi berat. 2

Strategi Manajemen

Pendekatan Nutrisi Bertahap

Nutrisi Parenteral sebagai Terapi Utama:

  • TPN harus dimulai segera dengan pemantauan ketat fungsi hati, status nutrisi, dan komplikasi terkait kateter. 1, 2
  • Pemberian nutrisi enteral minimal harus tetap dilakukan jika memungkinkan untuk mempertahankan struktur mukosa usus dan mendorong adaptasi usus. 3, 1

Introduksi Nutrisi Enteral:

  • ASI adalah pilihan pertama untuk nutrisi enteral pada bayi dengan kegagalan usus, karena mengoptimalkan adaptasi usus. 3
  • Jika ASI tidak tersedia, formula berbasis asam amino dapat digunakan. 3
  • Pemberian enteral dapat dimulai secara kontinyu melalui selang nasogastrik selama 4-24 jam menggunakan pompa volumetrik. 3
  • Hanya satu perubahan manajemen yang boleh dilakukan pada satu waktu untuk menilai toleransi. 3

Pemantauan dan Pencegahan Komplikasi

Pencegahan Penyakit Hati:

  • Risiko kolestasis berhubungan langsung dengan durasi TPN, sehingga prioritas utama adalah mencoba mencapai otonomi enteral. 3
  • Pemberian nutrisi enteral minimal membantu mengurangi risiko penyakit hati terkait TPN. 3

Pencegahan Sepsis:

  • Diagnosis dan pengobatan agresif terhadap CRBSIs sangat penting untuk meningkatkan prognosis. 2
  • Pemantauan ketat tanda-tanda infeksi dan penggantian kateter yang tepat waktu diperlukan. 2

Prognosis dan Opsi Jangka Panjang

Faktor Prognostik

  • Panjang usus halus yang tersisa setelah reseksi awal sangat menentukan keberhasilan penyapihan dari TPN (51 ± 12 cm pada yang bertahan hidup versus 35 ± 24 cm pada yang meninggal). 4
  • Usia yang lebih muda saat intervensi bedah tambahan dikaitkan dengan hasil yang lebih baik. 4

Opsi Bedah Tambahan

Interposisi Kolon:

  • Pada kasus tertentu, interposisi kolon isoperistaltik dapat dilakukan sebagai operasi tambahan untuk sindrom usus pendek yang refrakter terhadap manajemen medis. 4
  • Prosedur ini aman dan efektif jika dilakukan setelah uji coba manajemen medis yang wajar gagal. 4

Transplantasi Usus:

  • Transplantasi usus atau transplantasi hati-usus kombinasi mungkin diperlukan pada kasus kegagalan usus ireversibel dengan komplikasi berat. 1
  • Waktu rujukan untuk transplantasi usus adalah isu krusial yang harus dipertimbangkan sejak dini. 1

Peringatan Penting

  • Manajemen harus dilakukan oleh tim multidisiplin yang mencakup gastroenterologi pediatrik, ahli nutrisi parenteral, program nutrisi parenteral di rumah, bedah pediatrik, dan program transplantasi hati-usus. 1, 2

  • Pengenalan dini kondisi dan analisis risiko ireversibilitas sangat penting untuk menentukan strategi manajemen yang tepat. 1

  • Standardisasi manajemen telah terbukti meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi mortalitas dan morbiditas pada pasien kompleks ini. 2

  • Tanpa intervensi yang tepat, mortalitas sangat tinggi akibat komplikasi TPN (sepsis atau gagal hati) atau malnutrisi berat. 1, 4

Related Questions

What is the most important step in managing a 15-month-old infant with abdominal discomfort, emesis, bloody mucous per rectum, and an obstructive pattern on abdominal film?
What is the management for a 9-year-old patient with severe malnutrition 23 days post-ileal resection?
What is the most appropriate next step for a newborn with abdominal distention, tenderness upon palpation, absent bowel sounds, and no meconium passage for 48 hours?
What diagnostic test confirms intestinal obstruction in a newborn with bilious vomiting, a distended abdomen, and x-ray findings of dilated loops with no distal gas?
What is the best next step for a 10-day-old premature infant at 27 weeks gestation with severe abdominal distension and obstruction, inhaled Nitric Oxide (NO) or surgery?
What is the role of Atropine in preventing bradycardia (abnormally slow heart rate) in patients undergoing coronary angiography or percutaneous coronary intervention (PCI) in the Cath Lab (Cardiac Catheterization Laboratory), particularly in those with a history of cardiovascular disease or conduction system abnormalities?
What are the causes, signs, and symptoms of hemoptysis (coughing up blood), how to differentiate between lung and gastrointestinal (GI) causes, and what are the treatment options and differential diagnoses (ddx) for a patient with a history of lung disease, such as chronic obstructive pulmonary disease (COPD) or cancer, and GI conditions like gastroesophageal reflux disease (GERD) or ulcers?
What causes rectal bleeding during bowel movements in a patient with potential gastrointestinal history?
What medications can cause elevated liver enzymes in an adult with no pre-existing liver conditions?
What is the best course of management for a 56-year-old female with HTN, DM2, HLD, asthma, and a smoking history, who presents with SVT and has recently started a new job as a caregiver, with elevated Troponin levels likely due to demand mismatch, and has been treated with IV Lopressor (Metoprolol) in the ER?
What is the recommended treatment approach for a patient with subacute or chronic fractures of the proximal diaphyseal of the third and fourth metatarsal bones, presenting with residual edema, and potentially having a history of osteoporosis or other bone health conditions?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.