What volume of normal saline or 5% dextrose is required to dilute a standard dose of calcium gluconate for an adult patient?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 1, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Volume Pengenceran untuk Kalsium Glukonat dengan Normal Saline atau Dekstrosa 5%

Untuk pemberian kalsium glukonat intravena pada pasien dewasa, encerkan dalam 50-100 mL normal saline atau dekstrosa 5% untuk pemberian bolus, atau encerkan dalam konsentrasi 5,8-10 mg/mL untuk infus kontinu. 1

Panduan Pengenceran Spesifik

Untuk Pemberian Bolus IV:

  • Encerkan dosis kalsium glukonat dalam 50-100 mL normal saline atau dekstrosa 5% untuk mencapai konsentrasi 10-50 mg/mL sebelum pemberian 1
  • Untuk dosis standar 10-20 mL kalsium glukonat 10% (1-2 gram), gunakan 50-100 mL pelarut 2
  • Berikan perlahan dan JANGAN melebihi kecepatan infus 200 mg/menit pada dewasa 1
  • Monitor EKG selama pemberian 1

Untuk Infus Kontinu:

  • Encerkan 100 mL kalsium glukonat 10% (10 vial) dalam 1 liter normal saline atau dekstrosa 5% 2
  • Ini menghasilkan konsentrasi sekitar 10 mg/mL 1
  • Infus dengan kecepatan 50-100 mL/jam 2
  • Alternatif: encerkan untuk mencapai konsentrasi 5,8-10 mg/mL 1

Pertimbangan Penting dalam Pemilihan Pelarut

Normal Saline vs Dekstrosa 5%:

  • Kedua pelarut dapat digunakan dengan aman untuk pengenceran kalsium glukonat 1
  • Normal saline lebih disukai untuk resusitasi cairan karena dekstrosa cepat berpindah ke ruang interstisial 3
  • Dekstrosa 5% dapat menyebabkan hiperglikemia transien, terutama pada pasien non-diabetes 4
  • Pada pasien dengan trauma kepala tertutup, hindari dekstrosa 5% dalam air (D5W) karena dapat memperburuk edema serebral 5

Monitoring Selama Pemberian

Parameter yang Harus Dipantau:

  • Monitor kalsium serum setiap 4-6 jam selama infus intermiten 1
  • Monitor kalsium serum setiap 1-4 jam selama infus kontinu 1
  • Monitor EKG untuk bradikardia selama pemberian 3
  • Pantau tanda vital dan status kardiovaskular 1

Peringatan Kritis dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Inkompatibilitas Obat:

  • JANGAN mencampur kalsium glukonat dengan ceftriaxone - dapat membentuk presipitat kalsium-ceftriaxone 1
  • JANGAN mencampur dengan cairan yang mengandung bikarbonat atau fosfat - dapat terjadi presipitasi 1
  • JANGAN mencampur dengan minocycline - kalsium membentuk kompleks dengan minocycline 1

Teknik Pemberian:

  • Gunakan jalur IV yang aman untuk menghindari calcinosis cutis dan nekrosis jaringan 1
  • Inspeksi larutan sebelum pemberian - harus jernih dan tidak berwarna hingga sedikit kuning 1
  • Gunakan larutan yang sudah diencerkan segera setelah persiapan 1

Populasi Khusus:

  • Pada pasien geriatri, monitor ketat untuk kelebihan cairan dan edema pulmonal 6
  • Pada pasien dengan gangguan ginjal, mulai dengan dosis terendah dan monitor kalsium serum setiap 4 jam 1
  • Pada pasien dengan gagal jantung kongestif atau penyakit ginjal kronik, berikan dengan hati-hati untuk mencegah kelebihan volume 3

Konsentrasi Akhir yang Aman

  • Konsentrasi untuk bolus: 10-50 mg/mL 1
  • Konsentrasi untuk infus kontinu: 5,8-10 mg/mL 1
  • Volume pengenceran minimum 50 mL untuk bolus 1, 2
  • Volume pengenceran standar untuk infus kontinu: 1 liter 2

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.