Evaluasi Skor Bromage Pasca Anestesia Spinal/Epidural
Gunakan skala Bromage standar dengan 4 tingkatan untuk mengevaluasi blok motorik secara formal, dimana skor 1 menunjukkan blok komplit (tidak dapat menggerakkan kaki atau lutut), skor 2 hanya dapat menggerakkan kaki, skor 3 dapat fleksi lutut dengan gerakan kaki bebas, dan skor 4 tidak ada blok dengan gerakan penuh lutut dan kaki. 1
Sistem Penilaian Bromage yang Benar
Skala Bromage yang tepat harus digunakan karena terdapat bukti kesalahan interpretasi yang sering terjadi dalam praktik klinis 1. Sistem penilaian adalah:
- Skor 1: Blok komplit; tidak dapat menggerakkan kaki atau lutut 1
- Skor 2: Hanya dapat menggerakkan kaki 1
- Skor 3: Baru dapat fleksi lutut; gerakan kaki bebas 1
- Skor 4: Tidak ada blok; gerakan penuh lutut dan kaki 1
Protokol Skrining Awal
Sebagai alat skrining, semua pasien yang pulih dari anestesia neuraksial harus dites kemampuan straight-leg raising pada 4 jam sejak dosis terakhir anestesi lokal spinal/epidural. 1, 2
- Tes straight-leg raising (kemampuan mengangkat tumit dari tempat tidur melawan gravitasi) merupakan metode skrining yang direkomendasikan dengan tingkat bukti tinggi 2, 3
- Penilaian ini dapat diselaraskan dengan observasi rutin pasca-prosedur 1
- Jika pasien tidak dapat melakukan straight-leg raising pada 4 jam, anestesiolog harus dipanggil untuk melakukan penilaian lengkap 1, 2
Kapan Menggunakan Skala Bromage
Skala Bromage direkomendasikan ketika diperlukan metode penilaian blok motorik yang lebih detail, misalnya untuk dokumentasi formal dan pemetaan resolusi atau persistensi blok motorik 1. Association of Anaesthetists merekomendasikan skala Bromage sebagai metode standar yang sudah ada untuk populasi obstetrik maupun non-obstetrik 1, 2.
Timeline Pemulihan Normal
- Pemulihan blok sensorimotor setelah anestesia neuraksial dengan bupivacaine biasanya memerlukan 2-3 jam untuk pemberian intratekal 4, 3
- Pemberian epidural menghasilkan waktu pemulihan lebih lama yaitu 3-5 jam untuk blok sensorik 4, 3
- Blok yang berkepanjangan secara tidak terduga (24-48 jam) dapat terjadi jarang pada kasus rutin tanpa penjelasan yang ditemukan 1, 3
Peringatan Penting dan Eskalasi
Jangan menganggap blok motorik berkepanjangan (>24 jam) semata-mata sebagai efek yang diharapkan dari anestesi lokal, karena ini dapat menunda diagnosis komplikasi serius. 2, 4
- Hematoma epidural dapat menyebabkan kerusakan neurologis ireversibel jika tidak dievakuasi dalam 8-12 jam 1, 4, 3
- Ketidakmampuan straight-leg raising pada 4 jam memerlukan penilaian anestesiolog segera untuk menentukan apakah perawatan pasien harus dieskalasi 1, 2
- MRI spine urgent merupakan modalitas imaging pilihan dan harus dilakukan tanpa penundaan untuk menyingkirkan hematoma atau abses epidural 4
Keterbatasan Skala Bromage
Penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi besar dalam pengukuran kuantitatif blok motorik yang mungkin tidak terdeteksi dengan penggunaan skor Bromage modifikasi saja 5. Skor Bromage dapat menunjukkan pemulihan lebih cepat dibandingkan kekuatan isometrik aktual, dimana ketika skor Bromage mencapai 0, hanya 30% pasien yang benar-benar dapat berjalan tanpa bantuan 6.
Informasi Pasien
Pasien harus diberitahu tentang skala waktu yang mungkin untuk kembalinya fungsi motorik dan sensorik, dan didorong untuk melaporkan setiap keterlambatan 1.