What is the recommended approach for converting a patient with type 2 diabetes mellitus from basal insulin to Ryzodeg (insulin degludec/insulin aspart)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Konversi Step-Up dari Insulin Basal ke Ryzodeg

Pendekatan Konversi yang Direkomendasikan

Untuk pasien diabetes tipe 2 yang beralih dari insulin basal ke Ryzodeg (insulin degludec/insulin aspart), lakukan konversi unit-per-unit dari dosis basal saat ini, dengan penyesuaian berdasarkan kebutuhan prandial individual. 1

Algoritma Konversi Dasar

Langkah 1: Hitung Dosis Awal Ryzodeg

  • Mulai dengan dosis yang sama (unit-per-unit) dengan total dosis insulin basal saat ini 1
  • Untuk pasien yang sebelumnya menggunakan insulin basal sekali sehari, berikan Ryzodeg sekali sehari sebelum makan terbesar (biasanya makan malam) 2, 1
  • Untuk pasien yang sebelumnya menggunakan insulin basal lebih dari sekali sehari atau premix, pertimbangkan Ryzodeg dua kali sehari 1

Langkah 2: Tentukan Frekuensi Pemberian

  • Ryzodeg sekali sehari: Cocok untuk pasien yang sebelumnya menggunakan insulin basal saja dengan kontrol gula darah puasa yang baik tetapi HbA1c masih di atas target 2, 1
  • Ryzodeg dua kali sehari: Pertimbangkan untuk pasien yang sebelumnya menggunakan regimen basal-bolus atau premix lebih dari sekali sehari 1

Penyesuaian Dosis Berdasarkan Situasi Klinis

Untuk Pasien dengan Dosis Basal ≤0.5 unit/kg/hari:

  • Konversi unit-per-unit tanpa pengurangan 1
  • Titrasi berdasarkan gula darah puasa dan postprandial 2

Untuk Pasien dengan Dosis Basal >0.5 unit/kg/hari:

  • Evaluasi apakah pasien mengalami "overbasalization" (tanda: dosis basal >0.5 unit/kg/hari, perbedaan gula darah malam-pagi ≥50 mg/dL, hipoglikemia, variabilitas gula darah tinggi) 3
  • Jika ada tanda overbasalization, pertimbangkan mengurangi dosis total 10-20% saat konversi ke Ryzodeg 3

Keuntungan Ryzodeg vs Insulin Basal Saja

Profil Farmakologis yang Unik:

  • Ryzodeg mengandung 70% insulin degludec (basal ultra-long-acting) dan 30% insulin aspart (rapid-acting prandial) 4
  • Komponen basal memberikan coverage >30 jam dengan profil datar dan stabil 4
  • Komponen prandial memberikan kontrol gula darah postprandial untuk 1-2 kali makan tergantung frekuensi dosis 4

Manfaat Klinis yang Terbukti:

  • Penurunan gula darah setelah makan malam dan sebelum tidur lebih baik dibanding insulin basal saja 2
  • Penurunan HbA1c signifikan (dari 58 menjadi 55 mmol/mol dalam 12 minggu) 2
  • Risiko hipoglikemia nokturnal lebih rendah dibanding regimen basal-bolus atau premix 4, 1
  • Dosis insulin total yang lebih rendah atau sama dibanding regimen basal-bolus 1

Protokol Titrasi Setelah Konversi

Minggu 1-2: Monitoring Intensif

  • Periksa gula darah puasa setiap pagi 3
  • Periksa gula darah 2 jam setelah makan (terutama setelah makan dimana Ryzodeg diberikan) 2
  • Target: gula darah puasa 80-130 mg/dL, postprandial <180 mg/dL 3, 5

Titrasi Dosis:

  • Jika gula darah puasa 140-179 mg/dL: tingkatkan 2 unit setiap 3 hari 3
  • Jika gula darah puasa ≥180 mg/dL: tingkatkan 4 unit setiap 3 hari 3
  • Jika hipoglikemia tanpa penyebab jelas: kurangi dosis 10-20% segera 3

Pertimbangan Khusus untuk Ryzodeg

Waktu Pemberian yang Fleksibel:

  • Ryzodeg dapat diberikan dengan fleksibilitas waktu yang lebih besar dibanding premix insulin tradisional 1
  • Untuk dosis sekali sehari, berikan sebelum makan terbesar (biasanya makan malam) untuk kontrol postprandial optimal 2, 1

Kombinasi dengan Obat Oral:

  • Lanjutkan metformin kecuali ada kontraindikasi 3, 6
  • Pertimbangkan menghentikan sulfonilurea untuk mengurangi risiko hipoglikemia 3

Perangkap yang Harus Dihindari

Jangan melakukan hal berikut:

  • Jangan menghentikan metformin saat memulai Ryzodeg kecuali ada kontraindikasi—kombinasi memberikan kontrol yang superior dengan kebutuhan insulin lebih rendah 3, 6
  • Jangan terus meningkatkan dosis Ryzodeg tanpa batas—jika dosis mendekati 0.5-1.0 unit/kg/hari tanpa mencapai target HbA1c, pertimbangkan menambahkan insulin prandial terpisah untuk makan lain 3
  • Jangan memberikan Ryzodeg sebelum tidur—berikan sebelum makan untuk memanfaatkan komponen prandial 2, 1

Monitoring Jangka Panjang

Evaluasi Berkala:

  • Periksa HbA1c setiap 3 bulan 3
  • Jika setelah 3-6 bulan gula darah puasa terkontrol tetapi HbA1c masih di atas target, pertimbangkan menambahkan dosis Ryzodeg kedua atau insulin prandial terpisah 3, 5
  • Evaluasi tanda-tanda overbasalization pada setiap kunjungan 3

Edukasi Pasien yang Penting:

  • Teknik injeksi yang benar dan rotasi tempat suntikan 3, 6
  • Pengenalan dan penanganan hipoglikemia (gula darah <70 mg/dL: konsumsi 15 gram karbohidrat kerja cepat) 3
  • Monitoring gula darah mandiri 3, 6
  • Penyimpanan dan penanganan insulin 3

References

Research

Clinical use of the co-formulation of insulin degludec and insulin aspart.

International journal of clinical practice, 2016

Guideline

Initial Dosing for Lantus (Insulin Glargine) in Patients Requiring Insulin Therapy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Managing Post-Prandial Glucose Spikes

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

EADSG Guidelines: Insulin Therapy in Diabetes.

Diabetes therapy : research, treatment and education of diabetes and related disorders, 2018

Related Questions

How do I convert a type 2 diabetic adult patient from Mixtard (biphasic insulin) to a basal-bolus insulin regimen?
What are the geilines for adjusting basal insulin (long-acting insulin) in a patient with type 2 diabetes mellitus?
What is the most appropriate treatment for a 17-year-old male with type 2 diabetes mellitus (T2DM), presenting with hyperglycemia, polyuria, polydipsia, and significant weight loss, after discontinuing metformin (Metformin) therapy 6 months prior?
What is the preferred initial insulin regimen between Ryzodeg (insulin degludec/insulin aspart) and Humalog Mix (insulin lispro) for a patient with type 2 diabetes mellitus (T2DM) and no significant renal or hepatic impairment?
What are the four classic signs of diabetes that requires insulin therapy?
What is the initial management for pruritus in a 3-year-old child with no known allergies or previous skin conditions?
A female patient with a known case of Coronary Heart Disease (CHD) due to cardiomyopathy, presenting with newly diagnosed atrial fibrillation (AF), tachycardia, and normal blood pressure, what is the best next step in management?
What is the best approach for Contrast-Enhanced Computed Tomography (CECT) imaging for patients with impaired renal function, particularly those with chronic kidney disease, requiring detailed kidney imaging?
When is Regalen (generic name) contraindicated in patients with hypersensitivity, liver or kidney impairment, gastrointestinal bleeding, or ulceration, and in geriatric patients, pregnant or breastfeeding women?
What are the next steps for a patient with a urine dip showing a small amount of non-hemolyzed blood, indicating hematuria?
What is the management approach for a patient with elevated C-Reactive Protein (CRP) levels and dose-dependent thrombosis risk, considering their history of cardiovascular disease and current medications?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.