Keamanan Salofalk (Mesalamine) pada CKD Stage 3
Salofalk (mesalamine) dapat digunakan pada CKD stage 3 dengan pemantauan ketat fungsi ginjal, tetapi memerlukan kewaspadaan tinggi karena risiko nefrotoksisitas yang dapat menyebabkan gagal ginjal ireversibel jika tidak terdeteksi dini. 1, 2
Risiko Utama pada CKD
Mesalamine diketahui diekskresikan secara substansial melalui ginjal, dan risiko reaksi toksik lebih besar pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal 1. Komplikasi ginjal yang dapat terjadi meliputi:
- Nefritis interstisial kronis - komplikasi yang jarang tetapi serius, sering muncul tanpa gejala dengan penurunan GFR tanpa disertai piuria, lesi kulit, atau eosinofilia 2
- Nefritis interstisial akut - dapat berkembang menjadi gagal ginjal tahap akhir jika tidak terdeteksi 2, 3
- Minimal change nephropathy dan gagal ginjal 1
Protokol Pemantauan yang Wajib Dilakukan
Evaluasi fungsi ginjal harus dilakukan pada semua pasien sebelum memulai terapi dan secara periodik selama penggunaan mesalamine 1. Pemantauan yang direkomendasikan:
- Kreatinin serum harus dipantau secara ketat, terutama dalam tahun-tahun pertama setelah inisiasi terapi 2, 4
- Periksa fungsi ginjal (kreatinin serum dan eGFR) dalam 2-4 minggu setelah inisiasi atau perubahan dosis untuk mendeteksi deteriorasi lebih lanjut 5
- Pada CKD stage 3, evaluasi laboratorium umumnya diindikasikan setiap 6-12 bulan 6
Kapan Harus Menghentikan Mesalamine
Hentikan mesalamine jika fungsi ginjal memburuk selama terapi 1. Kriteria penghentian spesifik:
- Jika kreatinin serum meningkat lebih dari 30% dari baseline 5
- Jika terjadi penurunan fungsi ginjal yang progresif 1
- Penghentian obat biasanya dikaitkan dengan perbaikan fungsi ginjal, tetapi paparan yang lebih lama dapat menyebabkan gagal ginjal ireversibel dan penyakit ginjal tahap akhir 2
Pertimbangan Khusus pada CKD Stage 3
Pada CKD stage 3 (eGFR 30-59 mL/min/1.73 m²):
- Pantau pasien dengan gangguan fungsi ginjal yang diketahui atau riwayat penyakit ginjal untuk penurunan fungsi ginjal dan reaksi merugikan terkait mesalamine 1
- Hindari kombinasi dengan obat nefrotoksik lain seperti NSAID, ACE inhibitor, atau ARB tanpa pemantauan ketat 5
- Jika kombinasi dengan ACE inhibitor atau ARB diperlukan, diperlukan pemantauan fungsi ginjal yang ditingkatkan 5
Peringatan Penting
Nefrotoksisitas terkait mesalamine paling sering dilaporkan dalam 12 bulan pertama, tetapi presentasi yang tertunda setelah beberapa tahun juga telah ditunjukkan 4. Karakteristik penting:
- Tidak ada hubungan yang jelas antara dosis mesalamine dan risiko nefrotoksisitas, menunjukkan komplikasi ini bersifat idiosinkratik daripada terkait dosis 4
- Gejala dan tanda sering tidak spesifik, yang dapat menunda deteksi selama berberapa bulan 4
- Jika penghentian obat tidak menghasilkan penurunan kreatinin serum, maka biopsi ginjal harus dipertimbangkan 4
Alternatif Terapi
Pada pasien dengan IBD dan CKD stage 3 yang memerlukan terapi: