Dosis Entecavir untuk Hepatitis B Kronis
Untuk pasien dewasa naif-nukleosida dengan fungsi ginjal normal, dosis entecavir yang direkomendasikan adalah 0,5 mg sekali sehari, sedangkan untuk pasien yang resisten lamivudin atau dengan sirosis dekompensata, dosis yang direkomendasikan adalah 1 mg sekali sehari. 1, 2
Dosis Berdasarkan Status Pengobatan Sebelumnya
Pasien Naif-Nukleosida (Belum Pernah Diobati)
- Dosis standar: 0,5 mg sekali sehari untuk dewasa dan remaja ≥16 tahun dengan penyakit hati kompensata 1, 2
- Dosis ini efektif untuk pasien HBeAg-positif maupun HBeAg-negatif 1, 3
- Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam supresi virus lengkap antara dosis 0,5 mg dan 1,0 mg pada pasien naif-pengobatan (22% vs 36% pada minggu 48, p=0,17) 4
Pasien dengan Riwayat Resistensi Lamivudin
- Dosis tinggi: 1 mg sekali sehari untuk pasien dengan viremia hepatitis B persisten saat menerima lamivudin atau dengan mutasi resistensi lamivudin yang diketahui (rtM204I/V dengan atau tanpa rtL180M, rtL80I/V, atau rtV173L) 1, 2
- Pada studi Jepang, kedua dosis (0,5 mg dan 1 mg) menunjukkan efikasi tinggi pada pasien resisten-lamivudin, dengan 90% dan 93% mencapai endpoint primer 5
- Penurunan rata-rata HBV DNA adalah 3,58 dan 3,75 log₁₀ copies/mL untuk dosis 0,5 mg dan 1 mg 5
Pasien dengan Sirosis Dekompensata
- Dosis: 1 mg sekali sehari untuk semua pasien dewasa dengan penyakit hati dekompensata, terlepas dari riwayat pengobatan sebelumnya 1, 2
- Pengobatan harus segera dimulai dengan analog nukleosida yang dapat menghasilkan supresi virus cepat dengan risiko rendah resistensi obat 1
Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Ginjal
Penyesuaian dosis sangat penting karena entecavir dieliminasi terutama melalui ginjal 2
Tabel Penyesuaian Dosis Berdasarkan Klirens Kreatinin:
≥50 mL/min:
30 hingga <50 mL/min:
10 hingga <30 mL/min:
<10 mL/min atau hemodialisis/CAPD:
Dosis Pediatrik
- Anak ≥2 tahun: Informasi dosis pediatrik tersedia tetapi tidak tercantum dalam label generik karena hak eksklusivitas pemasaran 1, 2
- Entecavir disetujui untuk penggunaan pada anak-anak ≥2 tahun 1
Cara Pemberian
Entecavir harus diberikan pada perut kosong (minimal 2 jam setelah makan dan 2 jam sebelum makan berikutnya) untuk memastikan penyerapan optimal 2
Gangguan Hati
Tidak diperlukan penyesuaian dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi hati 2
Durasi Pengobatan
Algoritma Durasi Berdasarkan Status HBeAg:
HBeAg-positif:
- Lanjutkan pengobatan hingga pasien mencapai serokonversi HBeAg dan menyelesaikan minimal 6 bulan pengobatan tambahan setelah munculnya anti-HBe 1
- Pemantauan ketat untuk relaps diperlukan setelah penghentian pengobatan 1
HBeAg-negatif:
- Lanjutkan pengobatan hingga pasien mencapai klirens HBsAg 1
- Sebagian besar pasien memerlukan pengobatan jangka panjang 1
Sirosis kompensata:
- Pasien harus menerima pengobatan jangka panjang 1
- Pengobatan dapat dihentikan pada pasien HBeAg-positif jika mereka telah mengkonfirmasi serokonversi HBeAg dan menyelesaikan minimal 6 bulan terapi konsolidasi 1
- Pemantauan ketat untuk relaps virus dan flare hepatitis adalah wajib jika pengobatan dihentikan 1
Sirosis dekompensata dan hepatitis B rekuren pasca-transplantasi hati:
- Pengobatan seumur hidup direkomendasikan 1
Pemantauan Keamanan
- Asidosis laktat: Pantau kadar asam laktat jika ada kekhawatiran klinis 1
- Tes HIV: Lakukan tes HIV sebelum memulai pengobatan 1
- Eksaserbasi hepatitis akut berat: Dapat terjadi setelah penghentian entecavir; pantau fungsi hati dengan ketat selama beberapa bulan setelah penghentian 1
Peringatan Penting
- Entecavir menunjukkan profil tolerabilitas yang umumnya mirip dengan lamivudin 3, 6
- Resistensi entecavir tidak terjadi pada pasien naif-nukleosida tetapi dapat berkembang pada mereka yang sudah memiliki mutasi resistensi lamivudin 6, 7
- Pada studi Jepang, terobosan virologis diamati pada satu pasien tetapi tidak terkait dengan seleksi substitusi resistensi terkait entecavir 5
- Kategori kehamilan C 1