What is the recommended entecavir dosing for chronic hepatitis B in adults (treatment‑naïve vs treatment‑experienced, with or without compensated cirrhosis, and with renal impairment) and in children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 6, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Entecavir untuk Hepatitis B Kronis

Untuk pasien dewasa naif-nukleosida dengan fungsi ginjal normal, dosis entecavir yang direkomendasikan adalah 0,5 mg sekali sehari, sedangkan untuk pasien yang resisten lamivudin atau dengan sirosis dekompensata, dosis yang direkomendasikan adalah 1 mg sekali sehari. 1, 2

Dosis Berdasarkan Status Pengobatan Sebelumnya

Pasien Naif-Nukleosida (Belum Pernah Diobati)

  • Dosis standar: 0,5 mg sekali sehari untuk dewasa dan remaja ≥16 tahun dengan penyakit hati kompensata 1, 2
  • Dosis ini efektif untuk pasien HBeAg-positif maupun HBeAg-negatif 1, 3
  • Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam supresi virus lengkap antara dosis 0,5 mg dan 1,0 mg pada pasien naif-pengobatan (22% vs 36% pada minggu 48, p=0,17) 4

Pasien dengan Riwayat Resistensi Lamivudin

  • Dosis tinggi: 1 mg sekali sehari untuk pasien dengan viremia hepatitis B persisten saat menerima lamivudin atau dengan mutasi resistensi lamivudin yang diketahui (rtM204I/V dengan atau tanpa rtL180M, rtL80I/V, atau rtV173L) 1, 2
  • Pada studi Jepang, kedua dosis (0,5 mg dan 1 mg) menunjukkan efikasi tinggi pada pasien resisten-lamivudin, dengan 90% dan 93% mencapai endpoint primer 5
  • Penurunan rata-rata HBV DNA adalah 3,58 dan 3,75 log₁₀ copies/mL untuk dosis 0,5 mg dan 1 mg 5

Pasien dengan Sirosis Dekompensata

  • Dosis: 1 mg sekali sehari untuk semua pasien dewasa dengan penyakit hati dekompensata, terlepas dari riwayat pengobatan sebelumnya 1, 2
  • Pengobatan harus segera dimulai dengan analog nukleosida yang dapat menghasilkan supresi virus cepat dengan risiko rendah resistensi obat 1

Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Ginjal

Penyesuaian dosis sangat penting karena entecavir dieliminasi terutama melalui ginjal 2

Tabel Penyesuaian Dosis Berdasarkan Klirens Kreatinin:

  • ≥50 mL/min:

    • Dosis biasa: 0,5 mg sekali sehari
    • Resisten-lamivudin/dekompensata: 1 mg sekali sehari 1, 2
  • 30 hingga <50 mL/min:

    • Dosis biasa: 0,5 mg setiap 48 jam
    • Resisten-lamivudin/dekompensata: 0,5 mg sekali sehari ATAU 1 mg setiap 48 jam 1, 2
  • 10 hingga <30 mL/min:

    • Dosis biasa: 0,5 mg setiap 72 jam
    • Resisten-lamivudin/dekompensata: 1 mg setiap 72 jam 1, 2
  • <10 mL/min atau hemodialisis/CAPD:

    • Dosis biasa: 0,5 mg setiap 7 hari
    • Resisten-lamivudin/dekompensata: 1 mg setiap 7 hari 1, 2
    • Jika diberikan pada hari hemodialisis, berikan setelah sesi hemodialisis 2

Dosis Pediatrik

  • Anak ≥2 tahun: Informasi dosis pediatrik tersedia tetapi tidak tercantum dalam label generik karena hak eksklusivitas pemasaran 1, 2
  • Entecavir disetujui untuk penggunaan pada anak-anak ≥2 tahun 1

Cara Pemberian

Entecavir harus diberikan pada perut kosong (minimal 2 jam setelah makan dan 2 jam sebelum makan berikutnya) untuk memastikan penyerapan optimal 2

Gangguan Hati

Tidak diperlukan penyesuaian dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi hati 2

Durasi Pengobatan

Algoritma Durasi Berdasarkan Status HBeAg:

HBeAg-positif:

  • Lanjutkan pengobatan hingga pasien mencapai serokonversi HBeAg dan menyelesaikan minimal 6 bulan pengobatan tambahan setelah munculnya anti-HBe 1
  • Pemantauan ketat untuk relaps diperlukan setelah penghentian pengobatan 1

HBeAg-negatif:

  • Lanjutkan pengobatan hingga pasien mencapai klirens HBsAg 1
  • Sebagian besar pasien memerlukan pengobatan jangka panjang 1

Sirosis kompensata:

  • Pasien harus menerima pengobatan jangka panjang 1
  • Pengobatan dapat dihentikan pada pasien HBeAg-positif jika mereka telah mengkonfirmasi serokonversi HBeAg dan menyelesaikan minimal 6 bulan terapi konsolidasi 1
  • Pemantauan ketat untuk relaps virus dan flare hepatitis adalah wajib jika pengobatan dihentikan 1

Sirosis dekompensata dan hepatitis B rekuren pasca-transplantasi hati:

  • Pengobatan seumur hidup direkomendasikan 1

Pemantauan Keamanan

  • Asidosis laktat: Pantau kadar asam laktat jika ada kekhawatiran klinis 1
  • Tes HIV: Lakukan tes HIV sebelum memulai pengobatan 1
  • Eksaserbasi hepatitis akut berat: Dapat terjadi setelah penghentian entecavir; pantau fungsi hati dengan ketat selama beberapa bulan setelah penghentian 1

Peringatan Penting

  • Entecavir menunjukkan profil tolerabilitas yang umumnya mirip dengan lamivudin 3, 6
  • Resistensi entecavir tidak terjadi pada pasien naif-nukleosida tetapi dapat berkembang pada mereka yang sudah memiliki mutasi resistensi lamivudin 6, 7
  • Pada studi Jepang, terobosan virologis diamati pada satu pasien tetapi tidak terkait dengan seleksi substitusi resistensi terkait entecavir 5
  • Kategori kehamilan C 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.