In a healthy 6‑year‑old with two nocturnal focal seizures occurring two weeks apart, what is the likely diagnosis, recommended investigations, and first‑line medication?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 6, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Diagnosis Anak 6 Tahun dengan Kejang Fokal Nokturnal Berulang

Diagnosis yang paling mungkin adalah Benign Epilepsy with Centrotemporal Spikes (BECTS), juga dikenal sebagai Rolandic Epilepsy, yang merupakan epilepsi fokal paling umum pada anak-anak dan memiliki prognosis sangat baik. 1, 2

Dasar Diagnosis

Karakteristik klinis yang mendukung diagnosis BECTS meliputi:

  • Usia onset antara 3-13 tahun (pasien ini 6 tahun) 2, 3
  • Kejang fokal nokturnal (terjadi pada malam hari) yang merupakan presentasi khas 2, 3
  • Anak neurologis normal tanpa defisit kognitif 2, 4
  • Kejang biasanya jarang dan singkat 3, 5

Manifestasi kejang khas yang perlu dikonfirmasi meliputi:

  • Parestesia dan aktivitas tonik/klonik pada wajah bagian bawah 2, 6
  • Drooling (air liur berlebihan) 2, 3
  • Disartria atau speech arrest 2, 6
  • Deviasi mata dan perioral 6
  • Dapat menjadi kejang umum sekunder 2, 3

Pemeriksaan yang Direkomendasikan

1. Pemeriksaan Wajib: EEG

EEG adalah pemeriksaan esensial dan diagnostik untuk BECTS. 1, 2

  • EEG akan menunjukkan gelombang tajam (sharp waves) amplitudo tinggi di regio sentrotemporal yang patognomonik untuk BECTS 1, 2
  • Abnormalitas EEG teraktivasi dengan drowsiness dan tidur 1, 2
  • Kombinasi gambaran klinis khas dengan temuan EEG patognomonik ini sudah cukup untuk menegakkan diagnosis 1

2. Neuroimaging: Tidak Rutin Diperlukan

Imaging tidak diindikasikan secara rutin ketika gambaran klinis dan EEG khas untuk BECTS. 1, 2

Namun, MRI kepala dengan protokol epilepsi direkomendasikan jika: 7

  • Terdapat temuan neurologis fokal yang persisten 8
  • Gambaran klinis atau EEG atipikal 2
  • Anak tidak kembali ke baseline dalam beberapa jam setelah kejang 9
  • Terdapat defisit kognitif atau motorik yang signifikan 9

Jika imaging diperlukan, MRI adalah modalitas pilihan (bukan CT), karena MRI mendeteksi abnormalitas pada 47% kasus yang tidak teridentifikasi CT pada kejang fokal 8, 7

3. Pemeriksaan Laboratorium

Periksa glukosa dan natrium serum karena ini adalah abnormalitas metabolik paling sering yang dapat menyebabkan kejang fokal, meskipun biasanya dapat diprediksi dari anamnesis dan pemeriksaan fisik 8, 7

Terapi Medikamentosa

Pertimbangan Memulai Terapi

Tidak semua kasus BECTS memerlukan terapi antiepileptik, terutama jika kejang jarang dan tidak mengganggu kualitas hidup 2, 3

Indikasi memulai terapi:

  • Kejang yang frequent atau mengganggu 3
  • Kejang diurnal yang mengganggu aktivitas 5
  • Permintaan keluarga untuk kontrol kejang 4

Pilihan Obat Lini Pertama

Jika memutuskan untuk terapi, pilihan obat lini pertama adalah:

  1. Carbamazepine - terbukti efektif dengan kontrol kejang yang baik pada BECTS 6
  2. Oxcarbazepine - alternatif dengan profil efek samping lebih baik 6

Kedua obat ini mudah mengontrol kejang pada BECTS dan merupakan pilihan yang telah terdokumentasi dalam kasus-kasus tipikal 6, 3

Prognosis dan Follow-up

Prognosis BECTS sangat baik: 2, 3

  • Hampir semua anak mencapai remisi jangka panjang pada pertengahan masa remaja 2
  • Kejang biasanya berhenti spontan sebelum usia 16 tahun 3
  • Prognosis medis dan psikososial jangka panjang sangat baik 2

Peringatan Penting

Waspadai presentasi atipikal yang memerlukan evaluasi lebih lanjut: 5

  • Defisit neuropsikologis (linguistik, kognitif, behavioral) 5
  • Kejang yang sangat frequent atau status epilepticus 5
  • Perkembangan menjadi sindrom yang lebih berat seperti Landau-Kleffner Syndrome atau Continuous Spike-and-Wave during Sleep 4, 5

Pada kasus atipikal, neuroimaging dengan MRI diperlukan untuk menyingkirkan patologi struktural lain. 2

References

Guideline

Diagnosis and Management of Benign Rolandic Epilepsy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Seizures in self-limited epilepsy with centrotemporal spikes: video-EEG documentation.

Child's nervous system : ChNS : official journal of the International Society for Pediatric Neurosurgery, 2020

Guideline

Investigations for Recurrent Focal Sensory Seizures

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Seizure Classification and Diagnostic Approach

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.