What is the recommended fluoxetine dose for children ≥ 8 years with major depressive disorder, what clinical effects are expected and when, and how long should treatment be continued?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 7, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis dan Efek Fluoxetine untuk Anak ≥8 Tahun dengan Depresi Mayor

Untuk anak-anak ≥8 tahun dengan gangguan depresi mayor, mulai fluoxetine dengan dosis 10 mg/hari selama 1 minggu, kemudian tingkatkan menjadi 20 mg/hari sebagai dosis target efektif, dengan dosis maksimum 60 mg/hari. 1, 2

Dosis yang Direkomendasikan

Dosis Awal dan Titrasi:

  • Mulai dengan 10 mg/hari di pagi hari untuk minggu pertama 1, 2
  • Tingkatkan menjadi 20 mg/hari setelah 1 minggu, yang merupakan dosis efektif untuk sebagian besar kasus 1, 2
  • Untuk anak dengan berat badan rendah, dosis awal dan target dapat tetap 10 mg/hari 2
  • Peningkatan dosis lebih lanjut dapat dipertimbangkan setelah beberapa minggu jika perbaikan klinis tidak memadai 1
  • Tingkatkan secara perlahan dalam interval 3-4 minggu karena waktu paruh fluoxetine yang panjang 1
  • Dosis maksimum: 60 mg/hari 3, 2

Catatan Penting tentang Dosis:

  • Fluoxetine adalah satu-satunya antidepresan yang disetujui FDA untuk depresi mayor pada anak/remaja ≥8 tahun 3, 1
  • Dosis efektif untuk remaja umumnya lebih rendah daripada pedoman untuk dewasa 3
  • Hindari penggunaan dosis subterapeutik karena takut efek samping, karena dapat menciptakan "pseudo-nonresponders" 1

Efek yang Diharapkan dan Waktu Onset

Timeline Respons Klinis:

  • Minggu 1: Perbaikan awal dapat terlihat pada beberapa pasien 4
  • Minggu 4-6: Perbaikan klinis yang signifikan mulai terlihat 1, 4
  • Minggu 8-12: Efek antidepresan penuh mungkin tertunda hingga 4 minggu pengobatan atau lebih lama 1, 2
  • Jangan simpulkan pengobatan tidak efektif sebelum menyelesaikan 8 minggu pada dosis optimal 1

Tingkat Keberhasilan:

  • Tingkat remisi: 41% pada pasien yang diobati dengan fluoxetine vs 20% pada plasebo 1, 4
  • Tingkat respons: 65% (didefinisikan sebagai penurunan ≥30% dalam skor depresi) 4
  • Kombinasi fluoxetine + CBT mencapai tingkat respons 71% vs 35% plasebo, secara signifikan lebih unggul daripada pengobatan tunggal 3, 5

Efek Klinis yang Diharapkan:

  • Penurunan gejala depresi (kesedihan, menangis, kehilangan minat) 4
  • Perbaikan fungsi global 3
  • Peningkatan mood dan energi 4
  • Perbaikan pola tidur dan nafsu makan 4

Durasi Pengobatan

Fase Pemeliharaan:

  • Lanjutkan pengobatan selama 6-12 bulan setelah resolusi gejala lengkap 1, 6
  • Risiko kekambuhan terbesar terjadi dalam 8-12 minggu pertama setelah penghentian 5
  • Pemantauan bulanan diperlukan selama 6-12 bulan setelah resolusi gejala 1

Penghentian:

  • Semua SSRI harus diturunkan secara perlahan saat dihentikan karena risiko efek penarikan 3, 5
  • Jangan hentikan secara tiba-tiba 3

Pemantauan Keamanan yang Kritis

Peringatan Kotak Hitam FDA:

  • Risiko absolut pemikiran/perilaku bunuh diri: 1% pada antidepresan vs 0,2% pada plasebo (perbedaan risiko 0,7%, NNH=143) 1
  • Pemantauan ketat wajib dilakukan, terutama pada bulan-bulan pertama dan setelah perubahan dosis 3, 1

Jadwal Pemantauan yang Diperlukan:

  • Kunjungan langsung dalam 1 minggu setelah memulai pengobatan 1, 5
  • Kontak mingguan (langsung atau telepon) selama bulan pertama 1
  • Evaluasi sistematis untuk: gejala depresi yang sedang berlangsung, ide bunuh diri, efek samping, kepatuhan pengobatan, dan perubahan perilaku baru 1, 5

Tanda Peringatan untuk Dipantau:

  • Aktivasi perilaku/agitasi: kegelisahan motorik/mental, insomnia, impulsivitas, perilaku disinhibisi, agresi 1
  • Gejala manik: penurunan kebutuhan tidur, mood meningkat, grandiositas, pikiran berpacu 1
  • Ide atau perilaku bunuh diri 3, 1
  • Perburukan gejala depresi 3

Kontraindikasi dan Peringatan Khusus

Kontraindikasi Absolut:

  • Penggunaan MAOI bersamaan (tunggu minimal 14 hari setelah menghentikan MAOI sebelum memulai fluoxetine; tunggu minimal 5 minggu setelah menghentikan fluoxetine sebelum memulai MAOI) 1, 2
  • Riwayat mania/gangguan bipolar tanpa konsultasi spesialis 1

Pertimbangan Khusus:

  • Gunakan dosis lebih rendah atau lebih jarang pada pasien dengan penyakit hati 1, 2
  • Riwayat keluarga gangguan bipolar meningkatkan risiko bahwa anak mungkin memiliki gangguan bipolar dini 1
  • Dosis awal yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko menyakiti diri sendiri secara sengaja 3, 5

Interaksi Obat

  • Fluoxetine menghambat CYP2D6, memerlukan pengurangan dosis TCA jika diberikan bersama 1
  • Pertimbangkan interaksi obat potensial dengan obat lain yang dimetabolisme oleh CYP2D6 3

Keterlibatan Orang Tua

  • Pengawasan orang tua terhadap regimen obat sangat penting 1
  • Edukasi orang tua tentang efek samping menggunakan checklist 3, 1
  • Libatkan orang tua dalam sesi pemantauan 1

Kapan Merujuk ke Psikiater Anak

Rujukan Segera Diperlukan untuk:

  • Bunuh diri aktif dengan rencana atau niat 1
  • Gejala psikotik 1
  • Penyalahgunaan zat yang bersamaan 1
  • Respons parsial pada dosis SSRI maksimum yang dapat ditoleransi 5
  • Kecurigaan gangguan bipolar 1

Pendekatan Pengobatan Optimal

Kombinasi fluoxetine dengan terapi perilaku kognitif (CBT) sejak awal sangat direkomendasikan, karena pendekatan kombinasi ini secara signifikan lebih efektif daripada modalitas tunggal, dengan tingkat respons 71% vs 35% plasebo 3, 5

References

Guideline

Fluoxetine Use in Children and Adolescents

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Adolescent Depression

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.