What is the recommended gentamicin dosing regimen for children, including neonates and preterm infants, and how should it be adjusted for renal function?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 7, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Gentamisin untuk Anak

Untuk anak-anak usia ≥5 tahun dengan fungsi ginjal normal, berikan gentamisin 2-2,5 mg/kg setiap 8 jam (total 6-7,5 mg/kg/hari), atau 5-7,5 mg/kg sekali sehari untuk infeksi serius. 1

Dosis Berdasarkan Usia dan Berat Badan

Neonatus (0-28 hari)

Dosis gentamisin pada neonatus sangat bergantung pada usia gestasi, usia postnatal, dan berat badan lahir:

Neonatus prematur dan berat <1000 g:

  • 3,5 mg/kg setiap 24 jam 1, 2

Neonatus 0-4 minggu dan berat <1200 g:

  • 2,5 mg/kg setiap 18-24 jam 1, 2

Neonatus usia postnatal ≤7 hari:

  • Berat 1200-2000 g: 2,5 mg/kg setiap 12 jam 1, 2
  • Berat >2000 g: 2,5 mg/kg setiap 8-12 jam 1, 2

Neonatus usia postnatal >7 hari:

  • Berat 1200-2000 g: 2,5 mg/kg setiap 8-12 jam 1, 2
  • Berat >2000 g: 2,5 mg/kg setiap 8 jam 1, 2

Neonatus cukup bulan dengan fungsi ginjal normal:

  • 3,5-5 mg/kg setiap 24 jam (dosis sekali sehari) 1

Bayi dan Anak

Bayi <5 tahun:

  • Dosis terbagi: 2,5 mg/kg setiap 8 jam 1
  • Dosis sekali sehari: 5-7,5 mg/kg setiap 24 jam (untuk fungsi ginjal normal) 1

Anak ≥5 tahun:

  • Dosis terbagi: 2-2,5 mg/kg setiap 8 jam 1
  • Dosis sekali sehari: 5-7,5 mg/kg setiap 24 jam (untuk fungsi ginjal normal) 1

Catatan penting: Dosis pediatrik tidak boleh melebihi dosis maksimal dewasa 1, 3

Cara Pemberian

Gentamisin harus diberikan sebagai infus intravena lambat selama 30-60 menit, bukan bolus cepat. 2, 4 Pemberian bolus cepat dapat meningkatkan risiko toksisitas.

Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Fungsi Ginjal

Pasien dengan kreatinin >1,5 mg/dL atau penurunan fungsi ginjal memerlukan konsultasi wajib dengan farmakologi neonatal atau penyakit infeksi. 2

Untuk anak dengan gangguan fungsi ginjal:

  • Perpanjang interval pemberian dosis dengan mengalikan kadar kreatinin serum (mg/100 mL) dengan 8 jam 4
  • Contoh: Anak dengan kreatinin 2 mg/100 mL dapat diberikan dosis setiap 16 jam (2 × 8) 4
  • Alternatif: Kurangi dosis dengan membagi dosis normal dengan kadar kreatinin serum 4

Pemantauan Kadar Obat (Therapeutic Drug Monitoring)

Pemantauan kadar gentamisin wajib dilakukan untuk memastikan efektivitas dan mencegah toksisitas:

Kadar puncak (peak):

  • Ukur 30-60 menit setelah infus selesai 2, 3, 4
  • Target untuk infeksi serius: 5-10 μg/mL 2
  • Target untuk endokarditis (efek sinergis): 3-4 μg/mL 3, 5

Kadar lembah (trough):

  • Ukur tepat sebelum dosis berikutnya 2, 3, 4
  • Target: <1 μg/mL (idealnya <0,5 μg/mL untuk meminimalkan nefrotoksisitas) 2, 6
  • Hindari kadar >2 μg/mL 2, 4

Frekuensi pemantauan:

  • Ukur kreatinin serum sebelum terapi dan minimal setiap 3 hari selama pengobatan 2
  • Pemantauan kadar obat sangat penting pada pasien dengan farmakokinetik yang sangat bervariasi, termasuk neonatus kritis, anak dengan luka bakar luas, atau pasien neutropenia demam 1, 6

Konteks Klinis Khusus

Untuk endokarditis:

  • Gunakan dosis terbagi 3 mg/kg/hari setiap 8 jam (BUKAN dosis sekali sehari) 1, 3, 5
  • Target kadar puncak lebih rendah (3-4 μg/mL) untuk efek sinergis dengan antibiotik beta-laktam 3, 5

Untuk infeksi berat yang mengancam jiwa:

  • Dosis dapat ditingkatkan hingga 5 mg/kg/hari pada dewasa, tetapi harus dikurangi menjadi 3 mg/kg/hari segera setelah kondisi klinis membaik 4

Untuk pasien dengan fibrosis kistik, luka bakar luas, atau neutropenia demam:

  • Mungkin memerlukan dosis lebih besar atau interval lebih sering (setiap 6 jam) berdasarkan kadar serum 1

Peringatan dan Jebakan Umum

JANGAN gunakan dosis sekali sehari untuk endokarditis - efek sinergis memerlukan dosis terbagi setiap 8 jam 3, 5

JANGAN melanjutkan dosis standar jika kreatinin meningkat - gentamisin terakumulasi dengan cepat bahkan pada gangguan ginjal ringan 2, 3

JANGAN mengabaikan pemantauan pada pasien yang menerima lebih dari satu dosis - pemantauan kadar lembah untuk mengoptimalkan interval dosis terbukti mengurangi nefrotoksisitas 6

HATI-HATI dengan obat nefrotoksik bersamaan (NSAID, vankomisin) - meningkatkan risiko nefrotoksisitas 3

Kapan Harus Konsultasi

Konsultasi wajib diperlukan untuk:

  • Neonatus dengan kreatinin >1,5 mg/dL atau penurunan fungsi ginjal 2
  • Anak dengan klirens kreatinin <50 mL/menit yang memerlukan terapi gentamisin 3, 5
  • Penurunan fungsi ginjal yang cepat selama pengobatan 3
  • Kegagalan mencapai kadar target meskipun penyesuaian dosis 3
  • Durasi pengobatan >10 hari 2
  • Penggunaan bersamaan dengan agen nefrotoksik lain 2

Durasi Terapi

Durasi pengobatan yang biasa untuk semua pasien adalah 7-10 hari. 4 Pada infeksi yang sulit dan rumit, terapi yang lebih lama mungkin diperlukan, tetapi pemantauan fungsi ginjal, pendengaran, dan vestibular direkomendasikan karena toksisitas lebih mungkin terjadi dengan pengobatan yang diperpanjang lebih dari 10 hari. 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Gentamicin Dosing and Administration in Neonates

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Gentamicin Dosing Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Gentamicin Dosing Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.