Dosis Gentamisin untuk Anak
Untuk anak-anak usia ≥5 tahun dengan fungsi ginjal normal, berikan gentamisin 2-2,5 mg/kg setiap 8 jam (total 6-7,5 mg/kg/hari), atau 5-7,5 mg/kg sekali sehari untuk infeksi serius. 1
Dosis Berdasarkan Usia dan Berat Badan
Neonatus (0-28 hari)
Dosis gentamisin pada neonatus sangat bergantung pada usia gestasi, usia postnatal, dan berat badan lahir:
Neonatus prematur dan berat <1000 g:
Neonatus 0-4 minggu dan berat <1200 g:
Neonatus usia postnatal ≤7 hari:
Neonatus usia postnatal >7 hari:
Neonatus cukup bulan dengan fungsi ginjal normal:
- 3,5-5 mg/kg setiap 24 jam (dosis sekali sehari) 1
Bayi dan Anak
Bayi <5 tahun:
- Dosis terbagi: 2,5 mg/kg setiap 8 jam 1
- Dosis sekali sehari: 5-7,5 mg/kg setiap 24 jam (untuk fungsi ginjal normal) 1
Anak ≥5 tahun:
- Dosis terbagi: 2-2,5 mg/kg setiap 8 jam 1
- Dosis sekali sehari: 5-7,5 mg/kg setiap 24 jam (untuk fungsi ginjal normal) 1
Catatan penting: Dosis pediatrik tidak boleh melebihi dosis maksimal dewasa 1, 3
Cara Pemberian
Gentamisin harus diberikan sebagai infus intravena lambat selama 30-60 menit, bukan bolus cepat. 2, 4 Pemberian bolus cepat dapat meningkatkan risiko toksisitas.
Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Fungsi Ginjal
Pasien dengan kreatinin >1,5 mg/dL atau penurunan fungsi ginjal memerlukan konsultasi wajib dengan farmakologi neonatal atau penyakit infeksi. 2
Untuk anak dengan gangguan fungsi ginjal:
- Perpanjang interval pemberian dosis dengan mengalikan kadar kreatinin serum (mg/100 mL) dengan 8 jam 4
- Contoh: Anak dengan kreatinin 2 mg/100 mL dapat diberikan dosis setiap 16 jam (2 × 8) 4
- Alternatif: Kurangi dosis dengan membagi dosis normal dengan kadar kreatinin serum 4
Pemantauan Kadar Obat (Therapeutic Drug Monitoring)
Pemantauan kadar gentamisin wajib dilakukan untuk memastikan efektivitas dan mencegah toksisitas:
Kadar puncak (peak):
- Ukur 30-60 menit setelah infus selesai 2, 3, 4
- Target untuk infeksi serius: 5-10 μg/mL 2
- Target untuk endokarditis (efek sinergis): 3-4 μg/mL 3, 5
Kadar lembah (trough):
- Ukur tepat sebelum dosis berikutnya 2, 3, 4
- Target: <1 μg/mL (idealnya <0,5 μg/mL untuk meminimalkan nefrotoksisitas) 2, 6
- Hindari kadar >2 μg/mL 2, 4
Frekuensi pemantauan:
- Ukur kreatinin serum sebelum terapi dan minimal setiap 3 hari selama pengobatan 2
- Pemantauan kadar obat sangat penting pada pasien dengan farmakokinetik yang sangat bervariasi, termasuk neonatus kritis, anak dengan luka bakar luas, atau pasien neutropenia demam 1, 6
Konteks Klinis Khusus
Untuk endokarditis:
- Gunakan dosis terbagi 3 mg/kg/hari setiap 8 jam (BUKAN dosis sekali sehari) 1, 3, 5
- Target kadar puncak lebih rendah (3-4 μg/mL) untuk efek sinergis dengan antibiotik beta-laktam 3, 5
Untuk infeksi berat yang mengancam jiwa:
- Dosis dapat ditingkatkan hingga 5 mg/kg/hari pada dewasa, tetapi harus dikurangi menjadi 3 mg/kg/hari segera setelah kondisi klinis membaik 4
Untuk pasien dengan fibrosis kistik, luka bakar luas, atau neutropenia demam:
- Mungkin memerlukan dosis lebih besar atau interval lebih sering (setiap 6 jam) berdasarkan kadar serum 1
Peringatan dan Jebakan Umum
JANGAN gunakan dosis sekali sehari untuk endokarditis - efek sinergis memerlukan dosis terbagi setiap 8 jam 3, 5
JANGAN melanjutkan dosis standar jika kreatinin meningkat - gentamisin terakumulasi dengan cepat bahkan pada gangguan ginjal ringan 2, 3
JANGAN mengabaikan pemantauan pada pasien yang menerima lebih dari satu dosis - pemantauan kadar lembah untuk mengoptimalkan interval dosis terbukti mengurangi nefrotoksisitas 6
HATI-HATI dengan obat nefrotoksik bersamaan (NSAID, vankomisin) - meningkatkan risiko nefrotoksisitas 3
Kapan Harus Konsultasi
Konsultasi wajib diperlukan untuk:
- Neonatus dengan kreatinin >1,5 mg/dL atau penurunan fungsi ginjal 2
- Anak dengan klirens kreatinin <50 mL/menit yang memerlukan terapi gentamisin 3, 5
- Penurunan fungsi ginjal yang cepat selama pengobatan 3
- Kegagalan mencapai kadar target meskipun penyesuaian dosis 3
- Durasi pengobatan >10 hari 2
- Penggunaan bersamaan dengan agen nefrotoksik lain 2
Durasi Terapi
Durasi pengobatan yang biasa untuk semua pasien adalah 7-10 hari. 4 Pada infeksi yang sulit dan rumit, terapi yang lebih lama mungkin diperlukan, tetapi pemantauan fungsi ginjal, pendengaran, dan vestibular direkomendasikan karena toksisitas lebih mungkin terjadi dengan pengobatan yang diperpanjang lebih dari 10 hari. 4