From the FDA Drug Label
The FDA drug label does not answer the question.
From the Research
Dosis cetuximab yang direkomendasikan untuk pasien dengan kanker sel skuamosa (SCC) adalah 500 mg/m² yang diberikan sebagai infus intravena setiap 2 minggu. Sebelum infus pertama, pasien harus menerima premedikasi dengan antihistamin dan kortikosteroid untuk mencegah reaksi infus. Dosis loading awal cetuximab biasanya adalah 400 mg/m² yang diberikan sebagai infus 120 menit, diikuti dengan dosis pemeliharaan 500 mg/m² yang diberikan sebagai infus 60 menit. Pengobatan harus dilanjutkan sampai terjadi progresi penyakit atau toksisitas yang tidak dapat diterima. Cetuximab bekerja dengan mengikat reseptor faktor pertumbuhan epidermal (EGFR), yang sering overekspresi pada SCC, sehingga menghambat pengikatan ligan dan menghambat aktivasi reseptor. Hal ini menyebabkan inhibisi pertumbuhan sel, induksi apoptosis, dan penurunan produksi metaloproteinase matriks dan faktor pertumbuhan endotel vaskular. Pemantauan teratur untuk reaksi kulit, ketidakseimbangan elektrolit (terutama hipomagnesemia), dan reaksi terkait infus sangat penting selama pengobatan 1.
Beberapa studi telah menunjukkan bahwa cetuximab dapat meningkatkan kontrol lokal dan memperbaiki hasil pengobatan pada pasien dengan kanker sel skuamosa kepala dan leher 2, 3. Namun, perlu diingat bahwa pengobatan dengan cetuximab harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan individu pasien, serta harus dipantau secara ketat untuk meminimalkan risiko efek sampingan.
Dalam beberapa kasus, cetuximab dapat digunakan dalam kombinasi dengan terapi lain, seperti radiasi atau kemoterapi, untuk meningkatkan efektivitas pengobatan 4, 5. Namun, keputusan untuk menggunakan cetuximab harus dibuat berdasarkan pada evaluasi yang cermat dari manfaat dan risiko potensial, serta harus sesuai dengan pedoman pengobatan yang ada.
Dalam praktek klinis, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia pasien, kondisi kesehatan umum, dan riwayat pengobatan sebelumnya saat memutuskan untuk menggunakan cetuximab. Selain itu, pemantauan teratur dan penyesuaian dosis yang tepat juga sangat penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan.