A 10-year-old child has frequent eye blinking and neck/shoulder jerks several times daily; what is the likely diagnosis, when should it be diagnosed, and what is the appropriate management?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 7, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Diagnosis Gangguan Tic pada Anak 10 Tahun dengan Kedipan Mata dan Sentakan Leher/Bahu

Anak ini kemungkinan besar mengalami gangguan tic, paling sering berupa Transient Tic Disorder (gangguan tic sementara), yang dapat didiagnosis setelah evaluasi klinis menyeluruh dan memerlukan observasi untuk menentukan apakah pengobatan diperlukan.

Kemungkinan Diagnosis

Gangguan tic adalah diagnosis paling mungkin berdasarkan presentasi klinis kedipan mata berlebihan dan sentakan leher/bahu yang terjadi berulang kali sepanjang hari 1, 2.

Karakteristik Gangguan Tic yang Mendukung Diagnosis:

  • Tic adalah gerakan involunter, tiba-tiba, cepat, berulang, non-ritmik, dan stereotipik yang dapat berupa gerakan motorik atau vokalisasi 1
  • Kedipan mata berlebihan merupakan manifestasi tic motorik sederhana yang paling umum pada anak-anak 3, 2
  • Sentakan leher dan bahu merupakan tic motorik kompleks yang sering menyertai tic mata 1, 2
  • Tic biasanya memburuk dengan stres atau kecemasan tetapi berkurang saat tidur 1
  • Lebih dari 80% pasien dengan tic mengalami "sensasi premonitory" - perasaan tidak nyaman sebelum tic terjadi 1

Klasifikasi Gangguan Tic:

Transient Tic Disorder (Gangguan Tic Sementara):

  • Paling umum - hingga 10% anak mengalami gangguan tic sementara 1
  • Onset tipikal sekitar usia 7 tahun 1
  • Durasi gejala kurang dari 12 bulan 1
  • 39 dari 43 anak (91%) dengan kedipan mata berlebihan didiagnosis dengan gangguan tic sementara 2

Chronic Tic Disorder (Gangguan Tic Kronik):

  • Tic motorik atau vokal (bukan keduanya) berlangsung lebih dari 12 bulan 1
  • Hanya 2 dari 43 anak (5%) dengan kedipan mata berlebihan memiliki gangguan tic kronik 2

Tourette Syndrome:

  • Memerlukan tic motorik multipel DAN minimal satu tic vokal 1
  • Prevalensi 0,05-3% pada populasi umum 1
  • Hanya 2 dari 43 anak (5%) dengan kedipan mata berlebihan didiagnosis Tourette syndrome 2

Kapan Perlu Dievaluasi dan Didiagnosis

Evaluasi Awal yang Diperlukan:

Pemeriksaan oftalmologi lengkap harus dilakukan terlebih dahulu untuk menyingkirkan penyebab oftalmologis 2, 4:

  • 37% kasus kedipan berlebihan disebabkan kelainan segmen anterior/kelopak mata 4
  • 14% disebabkan kesalahan refraksi yang tidak dikoreksi 4
  • 11% disebabkan intermittent exotropia 4
  • Pasien dengan strabismus atau kesalahan refraksi harus dieksklusi sebelum diagnosis tic 2

Konsultasi psikiatri/neurologi diperlukan jika 2:

  • Gejala berlangsung lama dan frekuensi tinggi 2
  • Terdapat tic motorik kompleks atau tic vokal 2
  • Gejala memburuk setelah 6 bulan 2
  • Terdapat gangguan komorbid seperti ADHD, OCD, atau gangguan perilaku 1

Peringatan Penting:

Evaluasi neurologis rutin dan neuroimaging TIDAK diperlukan pada sebagian besar kasus 4:

  • Penyakit yang mengancam jiwa hanya ditemukan pada 4% kasus, dan semuanya sudah diketahui sebelumnya 4
  • Penyakit yang mengancam penglihatan hanya 6% dan mudah dideteksi pada pemeriksaan klinis standar 4

Namun, perhatikan bahwa remisi lengkap jarang terjadi 5:

  • Dalam studi prospektif, SEMUA 39 anak masih memiliki tic pada follow-up 12 bulan, meskipun minimal 5
  • Hanya 2 anak yang mengalami gangguan lebih dari minimal pada follow-up 5

Tatalaksana

Prinsip Umum Pengelolaan:

Sebagian besar kasus ringan TIDAK memerlukan pengobatan 1:

  • Kemampuan mentolerir tic sangat bervariasi antar individu 1
  • Kebutuhan pengobatan lebih baik ditentukan oleh pasien/keluarga daripada dokter 1
  • Tic terutama merupakan disabilitas sosial, bukan medis 1

Pendekatan Bertahap:

1. Edukasi dan Dukungan (Lini Pertama):

  • Jelaskan kepada keluarga bahwa gangguan tic sementara adalah kondisi jinak dan self-limiting 1, 2
  • Manajemen idealnya multidisiplin, mulai dari edukatif hingga suportif 1
  • Observasi tanpa intervensi farmakologis untuk kasus ringan 1

2. Indikasi Pengobatan Farmakologis:

Pengobatan dipertimbangkan jika 1, 2:

  • Tic menyebabkan gangguan fungsional signifikan 1
  • Terdapat komorbiditas psikiatrik (ADHD, OCD, gangguan kecemasan) 1
  • Gejala memburuk atau persisten setelah 6 bulan 2

Pilihan Obat:

Neuroleptik Atipikal (Pilihan Pertama) 1:

  • Olanzapine 5-10 mg/hari 1
  • Risperidone atau clozapine 1
  • Lebih disukai karena profil efek samping lebih baik dibanding neuroleptik tipikal 1

Neuroleptik Tipikal (Alternatif) 1:

  • Tiapride, pimozide, atau haloperidol 1
  • Efektif tetapi memiliki risiko efek samping serius yang lebih tinggi 1

Obat Lain:

  • Clonidine atau pergolide - efektivitas masih dipertanyakan 1
  • SSRI (sertraline, citalopram, fluoxetine, fluvoxamine) atau clomipramine untuk komorbiditas psikiatrik 1
  • Injeksi botulinum toxin untuk tic spesifik (blepharospasm, otot leher/wajah) 1

Prediktor Outcome yang Perlu Diperhatikan:

Faktor yang memprediksi outcome lebih buruk pada follow-up 12 bulan 5:

  • Keparahan tic baseline yang lebih tinggi 5
  • Gejala subsyndromal autism spectrum 5
  • Adanya gangguan kecemasan 5

Korelasi dengan Keparahan:

Keparahan tic berkorelasi signifikan dengan 2:

  • Durasi gejala yang lebih lama 2
  • Skor keluhan somatik 2
  • Masalah atensi 2

Peringatan Klinis Penting

Jangan mengabaikan durasi gejala - tic yang berlangsung lama cenderung lebih parah dan mungkin memerlukan intervensi 2.

Jangan terburu-buru memberikan obat - sebagian besar kasus transient tic disorder membaik tanpa pengobatan, meskipun tic mungkin tidak hilang sepenuhnya 1, 5.

Jangan lupa evaluasi oftalmologi - hampir setengah kasus kedipan berlebihan memiliki penyebab oftalmologis yang dapat diobati 4.

Perhatikan komorbiditas psikiatrik - ADHD, OCD, dan gangguan kecemasan sering menyertai gangguan tic dan mungkin memerlukan pengobatan terpisah 1, 5.

References

Research

[Tic syndrome].

Neurologia i neurochirurgia polska, 2002

Research

Tic disorders in children with frequent eye blinking.

Journal of AAPOS : the official publication of the American Association for Pediatric Ophthalmology and Strabismus, 2004

Research

Tourette syndrome and the eye.

Optometry (St. Louis, Mo.), 2008

Research

Provisional Tic Disorder is not so transient.

Scientific reports, 2019

Related Questions

What causes excessive blinking in a child?
What is the appropriate diagnosis and treatment for a 14-year-old male presenting with excessive blinking as a nervous tic?
What is the best course of action for a 24-year-old male with a history of absence seizures, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), Irritable Bowel Syndrome (IBS), bipolar disorder, Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), transient tic disorder, intermittent explosive disorder, oppositional defiance disorder, separation anxiety, sleep disturbances, and syncopal episodes with nocturnal bradycardia?
Are movement tics (Transient Tic Disorder) normal in a 9-year-old child under stress?
What treatment and referrals are recommended for an 11-year-old female with an 8-month history of eye rolling, suspected to be a tic disorder, after neurology (neuro) and ophthalmology (optho) evaluations have ruled out vision and neurological issues?
What is the proper technique for a comprehensive obstetric physical examination at each prenatal visit?
What are the clinical features and evidence‑based management of bronchiolitis in infants and young children, including indications for oxygen, hydration, bronchodilators, corticosteroids, ribavirin, antibiotics, and prophylaxis?
How do I adjust medication dosing for patients with hyponatremia, hypernatremia, hypo‑ or hyperkalemia, hypo‑ or hypercalcemia, especially when renal function is impaired?
What is the recommended first‑line medication regimen (including dosage and alternatives) for an adult with symptomatic uncomplicated varicose veins?
Is vardenafil safe to use concomitantly with selective serotonin‑reuptake inhibitors (SSRIs)?
How should escitalopram (Lexapro) and haloperidol (Haldol) be taken together regarding dosing, timing, and safety monitoring?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.