Is measles vaccination indicated after a prior measles infection?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 9, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Vaksinasi Campak Setelah Infeksi Campak Tidak Diperlukan

Vaksinasi campak tidak diperlukan setelah seseorang telah terinfeksi campak alami, karena infeksi campak memberikan kekebalan seumur hidup yang lebih kuat dibandingkan vaksinasi. 1

Bukti Kekebalan Seumur Hidup dari Infeksi Alami

  • Infeksi campak alami menghasilkan kekebalan yang bertahan seumur hidup pada hampir semua individu yang terinfeksi 2, 3
  • Studi retrospektif menunjukkan bahwa individu dengan riwayat infeksi campak alami memiliki tingkat antibodi pelindung yang jauh lebih tinggi (GMT = 213.3) dibandingkan mereka yang divaksinasi (GMT = 92.2) 2
  • Hanya 6% individu dengan riwayat infeksi campak alami yang kehilangan antibodi pelindung, dibandingkan dengan 20% pada individu yang divaksinasi 2

Rekomendasi Resmi tentang Vaksinasi Pasca-Infeksi

  • Tidak ada bukti yang menunjukkan peningkatan risiko dari pemberian vaksin campak hidup pada orang yang sudah kebal terhadap campak akibat infeksi alami atau vaksinasi sebelumnya 1
  • Pedoman ACIP (Advisory Committee on Immunization Practices) menyatakan bahwa dokumentasi penyakit campak yang didiagnosis dokter merupakan bukti kekebalan yang dapat diterima dan tidak memerlukan vaksinasi 1
  • Individu dengan bukti laboratorium kekebalan campak atau dokumentasi penyakit yang didiagnosis dokter tidak perlu divaksinasi 1

Kapan Vaksinasi Mungkin Dipertimbangkan (Meskipun Tidak Wajib)

  • Jika tidak ada dokumentasi yang jelas tentang infeksi campak sebelumnya (tidak ada diagnosis dokter atau bukti laboratorium), vaksinasi dapat diberikan dengan aman 1
  • Dalam situasi wabah atau paparan, jika status kekebalan tidak pasti, vaksinasi dalam 72 jam setelah paparan dapat memberikan perlindungan 1
  • Pemberian vaksin pada individu yang sudah kebal tidak menyebabkan reaksi merugikan yang meningkat 1

Peringatan Penting

  • Jangan memberikan vaksinasi campak jika ada dokumentasi yang jelas tentang infeksi campak alami sebelumnya - ini tidak memberikan manfaat tambahan karena kekebalan alami sudah seumur hidup 1, 2
  • Jangan mengabaikan fakta bahwa infeksi campak alami memberikan kekebalan yang lebih kuat dan lebih tahan lama dibandingkan vaksinasi - tingkat kehilangan antibodi tiga kali lebih rendah pada infeksi alami 2
  • Jika ragu tentang riwayat infeksi, pemeriksaan serologi IgG campak dapat mengkonfirmasi status kekebalan sebelum memutuskan vaksinasi 4

Konteks Klinis Penting

  • Meskipun vaksinasi tidak diperlukan setelah infeksi alami, infeksi campak menyebabkan penekanan kekebalan jangka panjang yang dapat menghilangkan 11-73% dari repertoar antibodi terhadap patogen lain 5
  • Efek imunosupresi ini meningkatkan kerentanan terhadap infeksi lain selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah infeksi campak 5, 6
  • Inilah mengapa pencegahan campak melalui vaksinasi sebelum infeksi sangat penting, tetapi setelah infeksi terjadi, vaksinasi campak tidak akan membalikkan efek imunosupresi ini 5, 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Measles and mumps immunization: benefit versus risk factors.

Developments in biological standardization, 1979

Guideline

Management of Side Effects After MMR Vaccination

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.