Vaksinasi Campak Setelah Infeksi Campak Tidak Diperlukan
Vaksinasi campak tidak diperlukan setelah seseorang telah terinfeksi campak alami, karena infeksi campak memberikan kekebalan seumur hidup yang lebih kuat dibandingkan vaksinasi. 1
Bukti Kekebalan Seumur Hidup dari Infeksi Alami
- Infeksi campak alami menghasilkan kekebalan yang bertahan seumur hidup pada hampir semua individu yang terinfeksi 2, 3
- Studi retrospektif menunjukkan bahwa individu dengan riwayat infeksi campak alami memiliki tingkat antibodi pelindung yang jauh lebih tinggi (GMT = 213.3) dibandingkan mereka yang divaksinasi (GMT = 92.2) 2
- Hanya 6% individu dengan riwayat infeksi campak alami yang kehilangan antibodi pelindung, dibandingkan dengan 20% pada individu yang divaksinasi 2
Rekomendasi Resmi tentang Vaksinasi Pasca-Infeksi
- Tidak ada bukti yang menunjukkan peningkatan risiko dari pemberian vaksin campak hidup pada orang yang sudah kebal terhadap campak akibat infeksi alami atau vaksinasi sebelumnya 1
- Pedoman ACIP (Advisory Committee on Immunization Practices) menyatakan bahwa dokumentasi penyakit campak yang didiagnosis dokter merupakan bukti kekebalan yang dapat diterima dan tidak memerlukan vaksinasi 1
- Individu dengan bukti laboratorium kekebalan campak atau dokumentasi penyakit yang didiagnosis dokter tidak perlu divaksinasi 1
Kapan Vaksinasi Mungkin Dipertimbangkan (Meskipun Tidak Wajib)
- Jika tidak ada dokumentasi yang jelas tentang infeksi campak sebelumnya (tidak ada diagnosis dokter atau bukti laboratorium), vaksinasi dapat diberikan dengan aman 1
- Dalam situasi wabah atau paparan, jika status kekebalan tidak pasti, vaksinasi dalam 72 jam setelah paparan dapat memberikan perlindungan 1
- Pemberian vaksin pada individu yang sudah kebal tidak menyebabkan reaksi merugikan yang meningkat 1
Peringatan Penting
- Jangan memberikan vaksinasi campak jika ada dokumentasi yang jelas tentang infeksi campak alami sebelumnya - ini tidak memberikan manfaat tambahan karena kekebalan alami sudah seumur hidup 1, 2
- Jangan mengabaikan fakta bahwa infeksi campak alami memberikan kekebalan yang lebih kuat dan lebih tahan lama dibandingkan vaksinasi - tingkat kehilangan antibodi tiga kali lebih rendah pada infeksi alami 2
- Jika ragu tentang riwayat infeksi, pemeriksaan serologi IgG campak dapat mengkonfirmasi status kekebalan sebelum memutuskan vaksinasi 4
Konteks Klinis Penting
- Meskipun vaksinasi tidak diperlukan setelah infeksi alami, infeksi campak menyebabkan penekanan kekebalan jangka panjang yang dapat menghilangkan 11-73% dari repertoar antibodi terhadap patogen lain 5
- Efek imunosupresi ini meningkatkan kerentanan terhadap infeksi lain selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah infeksi campak 5, 6
- Inilah mengapa pencegahan campak melalui vaksinasi sebelum infeksi sangat penting, tetapi setelah infeksi terjadi, vaksinasi campak tidak akan membalikkan efek imunosupresi ini 5, 6