Can palivizumab be used in a patient who is already infected with respiratory syncytial virus (RSV)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 12, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Palivizumab Tidak Efektif untuk Pengobatan Infeksi RSV Aktif

Palivizumab tidak boleh digunakan untuk pasien yang sudah/sedang terkena infeksi RSV karena obat ini hanya efektif sebagai profilaksis pencegahan, bukan sebagai terapi untuk penyakit RSV yang sudah terjadi. 1, 2

Bukti Ketidakefektifan sebagai Terapi

  • Pedoman American Academy of Pediatrics secara eksplisit menyatakan bahwa pemberian antibodi pasif tidak efektif dalam pengobatan penyakit RSV dan tidak disetujui atau direkomendasikan untuk indikasi ini. 1

  • Label FDA untuk palivizumab dengan jelas menyatakan bahwa keamanan dan efikasi palivizumab belum ditetapkan untuk pengobatan penyakit RSV. 2

  • Palivizumab adalah antibodi monoklonal yang dirancang untuk mencegah infeksi RSV serius pada populasi berisiko tinggi, bukan untuk mengobati infeksi yang sudah ada. 3, 4

Mekanisme Kerja yang Mendukung Penggunaan Profilaksis Saja

  • Palivizumab bekerja dengan memberikan antibodi pasif yang mengikat protein F virus RSV, mencegah virus menginfeksi sel-sel saluran pernapasan. 3

  • Untuk efektif, palivizumab harus diberikan sebelum paparan RSV sehingga konsentrasi antibodi protektif (≥40 mcg/mL) sudah ada dalam serum saat virus masuk ke tubuh. 3

  • Setelah infeksi RSV sudah terjadi dan virus sudah bereplikasi di saluran pernapasan, pemberian antibodi tidak dapat menghentikan proses penyakit yang sudah berlangsung. 1

Situasi Khusus: Infeksi Breakthrough

Jika pasien yang sedang menerima profilaksis palivizumab mengalami infeksi RSV breakthrough (terinfeksi meskipun sudah mendapat profilaksis), profilaksis bulanan harus tetap dilanjutkan hingga maksimum dosis yang direkomendasikan tercapai. 1

  • Rekomendasi ini didasarkan pada observasi bahwa bayi berisiko tinggi dapat dirawat di rumah sakit lebih dari sekali dalam musim yang sama dengan penyakit saluran pernapasan bawah RSV, dan lebih dari satu strain RSV sering beredar bersamaan di komunitas. 1

  • Namun, pedoman yang lebih baru (2014) merekomendasikan penghentian profilaksis setelah hospitalisasi RSV karena kemungkinan hospitalisasi RSV kedua dalam musim yang sama sangat rendah (<0,5%). 1

Peringatan Penting

  • Jangan menggunakan palivizumab sebagai terapi penyelamatan atau pengobatan untuk pasien dengan gejala RSV aktif—ini tidak akan memberikan manfaat klinis. 1, 2

  • Palivizumab dapat mengganggu tes diagnostik RSV berbasis imunologi (seperti uji deteksi antigen) dan kultur virus, yang dapat menyebabkan hasil negatif palsu. 2

  • Hasil tes diagnostik harus digunakan bersama dengan temuan klinis untuk memandu keputusan medis pada pasien yang menerima palivizumab. 2

Related Questions

Which RSV (Respiratory Syncytial Virus) vaccine to prescribe?
What medication could have prevented death in a 2-month-old girl with bronchopulmonary dysplasia, presenting with fever, respiratory distress, and hypoxemia, who was born preterm at 28 weeks gestation?
Should a 4-month-old infant in December receive the Respiratory Syncytial Virus (RSV) vaccine, specifically Palivizumab (Ribavirin is not a vaccine, but a treatment option)?
Should a 2-month-old child born in September receive palivizumab (Respiratory Syncytial Virus (RSV) prophylaxis)?
Should a 2-month-old infant born at 36 weeks and 6 days receive palivizumab (Respiratory Syncytial Virus (RSV) prophylaxis)?
How should I manage a pregnant woman with preterm premature rupture of membranes (PPROM) and preterm labor?
What is the recommended schedule for pacemaker interrogation and follow‑up after implantation?
Can cyclophosphamide increase left ventricular ejection fraction?
What are the common causes of hand skin peeling and the recommended initial evaluation and treatment?
Why does gamma‑motor‑neuron activity decrease after a transection between the medulla and spinal cord, causing an initial loss of tone and only partial recovery (greater in flexors than extensors) in the animal?
What are the recommended management steps for a 26‑year‑old man with pre‑diabetes (HbA1c 5.9%), hypercholesterolemia (total cholesterol 230 mg/dL, LDL‑cholesterol 159 mg/dL, HDL‑cholesterol 45 mg/dL, triglycerides 129 mg/dL), obesity (BMI 36 kg/m²), and stage 1 hypertension (average blood pressure ~140/90 mm Hg)?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.