What is the recommended initial evaluation and management for a healthy 20‑40‑year‑old couple without chronic disease who want to start a pregnancy program?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 13, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Solusi untuk Program Hamil

Untuk pasangan sehat usia 20-40 tahun tanpa penyakit kronis yang ingin memulai program kehamilan, mulailah dengan suplementasi asam folat 400 mcg per hari, evaluasi riwayat kesehatan reproduksi kedua pasangan secara bersamaan, dan lakukan skrining infeksi menular seksual serta pemeriksaan laboratorium dasar. 1

Evaluasi Awal Kedua Pasangan

Kapan Memulai Evaluasi Infertilitas

  • Evaluasi infertilitas dimulai setelah 12 bulan hubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi untuk wanita di bawah 35 tahun 1, 2
  • Untuk wanita ≥35 tahun, evaluasi harus dimulai lebih cepat setelah 6 bulan karena penurunan fertilitas terkait usia 1, 2
  • Kedua pasangan harus dievaluasi secara bersamaan sejak awal untuk mengidentifikasi penyebab infertilitas dengan akurat, karena faktor pria berkontribusi pada sekitar 50% kasus 1, 2

Riwayat Kesehatan Reproduksi Wanita

  • Frekuensi dan waktu hubungan seksual 1
  • Riwayat kehamilan sebelumnya, durasi infertilitas saat ini, dan hasil kehamilan sebelumnya 1
  • Usia menarche, panjang siklus menstruasi, dan karakteristik menstruasi 1
  • Riwayat operasi panggul, penyakit radang panggul, atau endometriosis 1
  • Riwayat penyakit menular seksual 1
  • Penggunaan obat-obatan (resep dan non-resep) 1
  • Paparan toksin gonad termasuk panas berlebihan 1

Riwayat Kesehatan Reproduksi Pria

  • Riwayat kriptorkismus bilateral atau kelainan testis lainnya 1
  • Riwayat fertilitas sebelumnya 1
  • Penyakit sistemik dan operasi sebelumnya 1
  • Riwayat seksual termasuk penyakit menular seksual 1
  • Paparan toksin gonad dan panas 1

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Wanita

  • Pemeriksaan panggul lengkap 1
  • Pengukuran indeks massa tubuh (BMI) 1
  • Pemeriksaan tanda-tanda gangguan endokrin (hirsutisme, distribusi rambut abnormal) 1

Pemeriksaan Pria

  • Lokasi meatus uretra pada penis 1
  • Pengukuran dan palpasi testis (volume normal ≥15 mL) 1
  • Pemeriksaan keberadaan dan konsistensi vas deferens dan epididimis 1
  • Pemeriksaan varikokel 1
  • Habitus tubuh dan karakteristik seks sekunder 1
  • Pemeriksaan rektal digital 1

Pemeriksaan Laboratorium Dasar

Skrining untuk Kedua Pasangan

  • Hitung darah lengkap untuk mendeteksi anemia 1
  • Golongan darah dan skrining antibodi 1
  • Skrining penyakit menular seksual: gonore, klamidia, sifilis, hepatitis B, hepatitis C, dan HIV 1
  • Skrining rubella - jika tidak kebal, berikan vaksinasi sebelum konsepsi 1

Pemeriksaan Khusus Wanita

  • Urinalisis 1
  • Sitologi serviks (Pap smear) jika belum dilakukan sesuai jadwal 1
  • Thyroid-stimulating hormone (TSH) untuk mendeteksi disfungsi tiroid 1
  • Skrining diabetes jika ada faktor risiko 1

Analisis Semen untuk Pria

  • Dua analisis semen dengan jarak minimal 1 bulan 1
  • Instruksi pengumpulan: abstinens 2-3 hari sebelum pengumpulan 1
  • Spesimen harus diperiksa dalam 1 jam setelah pengumpulan pada suhu ruangan atau tubuh 1
  • Parameter yang dinilai: volume semen, konsentrasi sperma, motilitas, dan morfologi 1

Suplementasi dan Nutrisi

Suplementasi Wajib

  • Asam folat 400 mcg per hari dimulai sebelum konsepsi dan dilanjutkan hingga 6-12 minggu pasca-konsepsi untuk mengurangi risiko defek tabung saraf hingga 75% 1
  • Wanita dengan riwayat bayi dengan defek tabung saraf atau yang menggunakan antagonis folat memerlukan 4-5 mg asam folat per hari dimulai 3 bulan sebelum konsepsi 1

Penilaian Nutrisi Komprehensif

  • Evaluasi status berat badan: kelebihan berat badan, obesitas, atau kekurangan berat badan 1
  • Perencanaan makan dan koreksi defisiensi nutrisi 1
  • Batasi asupan kafein (kurang dari 5 cangkir per hari) 1
  • Teknik persiapan makanan yang aman 1

Optimalisasi Gaya Hidup

Modifikasi Gaya Hidup Esensial

  • Berhenti merokok sepenuhnya - merokok mengurangi fertilitas pada pria dan wanita 1
  • Hindari alkohol - konsumsi alkohol mengurangi fertilitas 1
  • Hindari obat-obatan rekreasional 1
  • Olahraga teratur sedang 1
  • Hindari hipertermia (hot tub, sauna) 1
  • Tidur yang cukup 1

Optimalisasi Berat Badan

  • Wanita dengan kelebihan berat badan, obesitas, atau kekurangan berat badan harus mencapai berat badan sehat sebelum hamil 1
  • Obesitas secara langsung mengurangi tingkat fertilitas pada wanita 2
  • Modifikasi gaya hidup dan perubahan diet adalah manajemen awal yang paling tepat untuk wanita dengan BMI tinggi 2

Imunisasi

Vaksinasi yang Direkomendasikan Sebelum Konsepsi

  • Influenza inaktif 1
  • Tdap (tetanus, difteri, dan pertusis) 1
  • Campak, gondongan, rubella (MMR) jika tidak kebal 1
  • Varicella jika tidak kebal 1
  • Hepatitis A dan B untuk populasi tertentu 1
  • COVID-19 untuk populasi tertentu 1

Skrining Genetik

Indikasi Konseling Genetik

  • Riwayat pribadi atau keluarga dengan anomali kongenital atau gangguan genetik 1
  • Skrining status carrier berdasarkan riwayat: fibrosis kistik, anemia sel sabit, penyakit Tay-Sachs, talasemia 1

Manajemen Kondisi Medis Kronis

Evaluasi Diabetes (Jika Ada)

  • Kontrol glikemik sangat penting sebelum konsepsi untuk mengurangi risiko anomali kongenital 1
  • Target A1C sedekat mungkin dengan normal 1
  • Evaluasi komplikasi diabetes: retinopati, nefropati, neuropati 1

Review Obat-Obatan

  • Identifikasi obat teratogenik dan ganti dengan alternatif yang lebih aman jika memungkinkan 1
  • Gunakan obat sesedikit mungkin dengan dosis serendah mungkin untuk mengontrol penyakit 1

Edukasi Fertilitas dan Waktu Hubungan Seksual

Memaksimalkan Peluang Konsepsi

  • Edukasi tentang periode subur 6 hari yang berakhir pada hari ovulasi, ditandai dengan lendir serviks yang licin dan elastis 1
  • Wanita dengan siklus menstruasi teratur disarankan melakukan hubungan seksual setiap 1-2 hari dimulai segera setelah menstruasi berakhir 1
  • Pertimbangkan metode atau alat untuk menentukan atau memprediksi waktu ovulasi (kit ovulasi over-the-counter, aplikasi digital, atau cycle beads) 1

Hal yang Harus Dihindari

  • Hindari pelumas vagina komersial karena sebagian besar mengurangi fertilitas 1, 2
  • Hindari ikan besar (hiu, ikan todak, tilefish, king mackerel) untuk menghindari paparan merkuri 1
  • Batasi konsumsi ikan lainnya 1

Peringatan Penting

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan menunda evaluasi pada wanita ≥35 tahun; menunggu 12 bulan penuh dapat mengurangi keberhasilan pengobatan 2
  • Jangan membatasi penilaian hanya pada pasangan wanita, karena faktor pria berkontribusi pada sekitar setengah dari semua kasus infertilitas 2
  • Jangan berasumsi fertilitas berdasarkan kehamilan yang berhasil sebelumnya; infertilitas sekunder memerlukan evaluasi komprehensif yang sama dengan infertilitas primer 2
  • Jangan memberikan jaminan palsu bahwa siklus menstruasi teratur menjamin fertilitas 3

Rencana Kontrasepsi Sementara

Jika Kondisi Belum Optimal

  • Gunakan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan sampai target glikemik tercapai (untuk wanita dengan diabetes) 1
  • Semua metode kontrasepsi dianggap aman berdasarkan usia saja (kategori 1 atau 2) untuk wanita usia reproduksi 3
  • Kontrasepsi yang mengandung estrogen menambah risiko kardiovaskular dan tromboemboli 3

Kapan Merujuk ke Spesialis

Indikasi Rujukan Segera

  • Wanita ≥35 tahun dengan infertilitas ≥6 bulan harus dirujuk segera ke endokrinologi reproduksi 3
  • Pasangan dengan faktor risiko infertilitas pria yang diketahui 1
  • Wanita dengan riwayat oligo-amenore, penyakit uterus atau tuba yang diketahui atau dicurigai, atau endometriosis 1
  • Jangan menunda penilaian fertilitas atau rujukan subspesialis; penundaan mengurangi peluang konsepsi yang sudah terbatas 3

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Fertility Concerns and Infertility Definition

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guidelines for Managing Perimenopausal Women Who Desire Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Related Questions

What preconception care measures should women take to optimize their chances of a healthy pregnancy?
What are the key components of pre-conception counseling for women?
What is the importance and recommended protocol for a pre-conception (before pregnancy) check-up?
What are the key recommendations for a pregnant female or a female planning to conceive, particularly regarding prenatal care, diet, and substance avoidance, considering potential pre-existing medical conditions such as diabetes or hypertension?
What are the recommended knowledge, attitude, and practices for a healthy pregnancy?
What is the recommended titration schedule and dosing of quetiapine for adults with schizophrenia or schizoaffective disorder, acute bipolar mania, bipolar depression (as adjunctive therapy), and insomnia?
Can a six‑year‑old take guanfacine and methylphenidate (Ritalin) at the same time of day?
Is valproate indicated for a patient with antisocial personality disorder and substance‑use disorder?
A 70‑year‑old ex‑smoker (30‑year smoking history, quit 5 years ago) with a productive cough, negative tuberculosis work‑up, who improved for 5 days on N‑acetylcysteine 600 mg twice daily and ambroxol syrup but now has recurrence—what are the likely differential diagnoses and recommended management?
What mutations have been reported in hereditary spherocytosis?
What is the recommended fluid management protocol for a 70‑kg adult with 30 % total body surface area involvement due to toxic epidermal necrolysis?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.