Gastritis Helicobacter pylori adalah Jenis yang Paling Sering pada Anak dan Remaja
Gastritis yang paling sering terjadi pada populasi juvenile adalah gastritis yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori, yang merupakan penyebab utama gastritis kronik pada anak-anak. 1, 2
Epidemiologi dan Karakteristik pada Anak
H. pylori adalah penyebab paling umum gastritis pada anak-anak dan bertanggung jawab atas mayoritas ulkus duodenum pada populasi pediatrik. 2 Infeksi ini menyebabkan gastritis aktif kronik yang persisten dan dapat berlangsung seumur hidup jika tidak diobati. 3
Presentasi Klinis Khas
Anak-anak dengan gastritis H. pylori sering menunjukkan:
- Nyeri epigastrium non-spesifik sebagai keluhan paling umum 4
- Anemia defisiensi besi yang refrakter terhadap suplementasi besi saja 5, 6
- Riwayat keluarga dengan penyakit peptik 4
- Mual dan kenyang dini 5
Temuan Endoskopi dan Histopatologi
Gambaran Endoskopi Karakteristik
- Nodularitas antrum merupakan temuan endoskopi yang sangat khas pada anak dengan gastritis H. pylori 4
- Mukosa lambung dapat menunjukkan eritema dengan atau tanpa erosi 5
Pola Histopatologi Spesifik Pediatrik
Gastritis H. pylori pada anak menunjukkan ekspresi yang lebih berat dibandingkan dewasa, terutama di antrum. 3 Karakteristik histopatologi meliputi:
- Gastritis folikular dengan pembentukan folikel limfoid yang menonjol 4, 3
- Derajat inflamasi dan aktivitas gastritis yang lebih tinggi pada anak dibandingkan dewasa 3
- Kolonisasi H. pylori yang lebih padat 3
- Deplesi mukus yang lebih ekstensif 3
Penting dicatat: Pada anak di bawah 10 tahun, mukosa kolon dapat menunjukkan distorsi arsitektur dan inflamasi yang lebih ringan dibandingkan remaja atau dewasa, namun ini berlaku untuk inflammatory bowel disease, bukan gastritis H. pylori. 7
Lesi Prekursor Kanker pada Anak
Meskipun jarang, lesi prekursor dapat ditemukan pada anak dengan infeksi H. pylori kronik:
- Atrofi glandular lambung ditemukan pada 30,4% anak dengan infeksi H. pylori 8
- Metaplasia intestinal ditemukan pada 4,3% kasus pediatrik 8
- SPEM (spasmolytic peptide-expressing metaplasia) ditemukan pada 8,7% anak, lebih sering pada perempuan 8
Diagnosis
Metode Diagnostik Utama
- Tes urease cepat memiliki sensitivitas 90% untuk mendeteksi infeksi 4
- Serologi IgG dan IgA terhadap H. pylori memberikan sensitivitas kumulatif 95% 4
- Biopsi endoskopi dengan pewarnaan khusus atau imunohistokimia untuk konfirmasi histopatologi 5
Peringatan penting: Proton pump inhibitor (PPI) harus dihentikan 2 minggu sebelum tes berbasis biopsi untuk menghindari hasil false-negative karena PPI mengubah distribusi bakteri dan menurunkan beban bakteri terutama di antrum. 1
Strategi Biopsi yang Optimal
Minimal dua biopsi dari antrum dan dua dari korpus harus diambil dalam wadah terpisah untuk evaluasi optimal, karena distribusi bakteri dapat bersifat patchy. 5, 1
Implikasi Klinis dan Komplikasi
Anemia Defisiensi Besi
Gastritis H. pylori dapat menyebabkan anemia defisiensi besi refrakter tanpa bukti perdarahan gastrointestinal yang jelas. 6 Mekanismenya meliputi:
- Hipoklorhidria akibat gastritis atrofik korpus yang mengganggu absorpsi besi 1
- Suplementasi besi jangka panjang hanya efektif setelah eradikasi H. pylori 6
Rekomendasi Skrining
Pada anak dengan anemia defisiensi besi yang tidak dapat dijelaskan, gastritis atrofik (termasuk yang disebabkan H. pylori) harus dipertimbangkan dalam diagnosis banding. 5, 9
Pengobatan dan Prognosis
Eradikasi H. pylori dengan amoksisilin dan bismuth subsitrat koloid berhasil mengeradikasi infeksi dan memperbaiki gastritis pada 68% anak (13 dari 19). 4
Manfaat Eradikasi
- Perbaikan histopatologi gastritis 4
- Resolusi anemia defisiensi besi yang sebelumnya refrakter 6
- Pencegahan progresi ke lesi prekursor kanker 1, 9
Eradikasi sebelum perkembangan kondisi preneoplastik (atrofi dan metaplasia intestinal) paling efektif dalam mengurangi risiko kanker lambung. 1, 9
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan mengabaikan kemungkinan gastritis H. pylori pada anak dengan anemia defisiensi besi refrakter, bahkan tanpa gejala gastrointestinal yang jelas 6
- Jangan menganggap gastritis ringan pada anak tidak memerlukan evaluasi lebih lanjut, karena ekspresi gastritis pada anak sebenarnya lebih berat daripada dewasa 3
- Jangan lupa menghentikan PPI sebelum tes diagnostik untuk menghindari hasil false-negative 1
- Jangan mengambil biopsi hanya dari satu lokasi, karena distribusi H. pylori dapat tidak merata 1