Metilprednisolon pada Bayi Baru Lahir
Metilprednisolon tidak boleh diberikan pada bayi baru lahir prematur, terutama yang menggunakan formulasi dengan benzyl alcohol, karena label FDA secara eksplisit melarang penggunaannya pada populasi ini. 1
Kontraindikasi Absolut
- Formulasi metilprednisolon yang mengandung benzyl alcohol dikontraindikasikan secara absolut untuk bayi prematur karena risiko toksisitas benzyl alcohol yang dapat menyebabkan "gasping syndrome" yang fatal. 1
- Label FDA menyatakan dengan jelas bahwa setelah dilarutkan sesuai petunjuk, metilprednisolon mengandung benzyl alcohol dan penggunaannya dikontraindikasikan pada bayi prematur. 1
Alternatif yang Lebih Aman untuk Neonatus
Untuk Bayi Prematur dengan Displasia Bronkopulmoner (BPD)
- Hidrokortizon (1 mg/kg/hari) adalah pilihan lini pertama untuk terapi glukokortikoid yang tidak dapat dihindari pada bayi prematur, karena memiliki profil keamanan neurodevelopmental yang lebih baik dibandingkan deksametason atau metilprednisolon. 2
- Hidrokortizon dapat meningkatkan kelangsungan hidup tanpa BPD, terutama pada bayi yang terpapar inflamasi prenatal, dan tidak mempengaruhi perkembangan neurologis secara negatif. 2
Jika Glukokortikoid Diperlukan
- Hindari pemberian steroid postnatal selama 7 hari pertama kehidupan karena terkait dengan perforasi gastrointestinal, terutama bila dikombinasikan dengan inhibitor sintesis prostaglandin. 2
- Terapi steroid postnatal hanya boleh dipertimbangkan untuk bayi prematur yang tetap bergantung pada ventilator setelah 7-14 hari meskipun telah mendapat dukungan ventilasi dan oksigen maksimal. 2
Risiko Khusus pada Neonatus
Supresi Adrenal
- Supresi adrenal yang mengancam jiwa telah dilaporkan pada bayi baru lahir yang ibunya menerima metilprednisolon dosis tinggi pada akhir kehamilan, memerlukan suplementasi hidrokortizon dan terapi intensif. 3
- Bayi yang terpapar metilprednisolon in utero harus dipantau ketat untuk tanda-tanda insufisiensi adrenal (hipotensi, hipoglikemia, hiponatremia, hiperkalemia) dalam 3 jam pertama setelah lahir. 3
Efek Neurodevelopmental
- Kortikosteroid sistemik pada masa bayi dini dikaitkan dengan penurunan jumlah alveolar, hasil neurologis yang merugikan, dan komplikasi jantung termasuk kardiomiopati fatal. 4
- Deksametason dosis tinggi (≥0.5 mg/kg/hari) tidak boleh digunakan pada bayi prematur karena menyebabkan cedera neurodevelopmental berat termasuk cerebral palsy, IQ lebih rendah, dan degenerasi neuronal hipokampus. 2
Pertimbangan untuk Bayi Cukup Bulan
- Metilprednisolon, prednison, dan prednisolon kurang tersedia untuk janin (10% dari dosis maternal) karena dimetabolisme dengan baik oleh plasenta, sehingga lebih disukai untuk pengobatan gangguan maternal. 5
- Tidak ada bukti bahwa metilprednisolon bersifat teratogenik pada manusia (kategori risiko FDA B), dan insiden infeksi tidak meningkat pada neonatus yang terpapar glukokortikoid in utero. 5
- Namun, ini tidak berarti metilprednisolon aman untuk pemberian langsung pada bayi baru lahir, terutama formulasi yang mengandung benzyl alcohol. 1
Pemantauan Jika Glukokortikoid Tidak Dapat Dihindari
- Anak yang menerima glukokortikoid harus diperiksa secara teratur untuk pertumbuhan linear dan dipertimbangkan untuk penggantian hormon pertumbuhan jika terjadi gangguan pertumbuhan. 5
- Pantau tekanan darah, glukosa darah, dan tanda-tanda infeksi oportunistik selama terapi. 6
Kesimpulan Praktis
Untuk bayi baru lahir yang memerlukan terapi glukokortikoid, gunakan hidrokortizon bukan metilprednisolon, hindari 7 hari pertama kehidupan, gunakan dosis serendah mungkin untuk durasi sesingkat mungkin, dan dapatkan informed consent orang tua yang menjelaskan risiko neurodevelopmental. 2