From the Guidelines
Perbedaan antara concurrent dan concomitant dalam kemoterapi dan radiasi terletak pada timing dan administrasi, di mana concurrent berarti pemberian kemoterapi dan radiasi secara bersamaan pada hari yang sama, sedangkan concomitant dapat merujuk pada pemberian kemoterapi dan radiasi selama periode pengobatan yang sama tetapi tidak harus pada hari yang sama. Pendekatan ini memiliki efek sinergis, karena kemoterapi dapat membuat sel kanker lebih sensitif terhadap kerusakan radiasi (radiosensitization) 1. Pendekatan concurrent/concomitant umumnya menyebabkan lebih banyak efek samping daripada terapi berurutan, karena pasien mengalami toksisitas dari kedua pengobatan secara bersamaan. Regimen yang dipilih tergantung pada jenis kanker, stadium, kesehatan pasien secara keseluruhan, dan tujuan pengobatan, dengan tim onkologi yang dengan hati-hati mempertimbangkan efikasi yang ditingkatkan terhadap toksisitas yang meningkat 1. Oleh karena itu, pendekatan concurrent/concomitant harus dipilih berdasarkan kebutuhan dan kondisi pasien, dengan mempertimbangkan manfaat dan risiko yang terkait. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pendekatan concurrent/concomitant dapat meningkatkan kontrol tumor dan kelangsungan hidup pasien dengan kanker lanjut, seperti kanker kepala dan leher, paru-paru, serviks, dan rektum 1. Namun, perlu diingat bahwa pendekatan ini juga dapat meningkatkan risiko efek samping, sehingga perlu dilakukan pemantauan yang ketat dan perawatan yang tepat untuk mengurangi risiko tersebut. Dalam memilih regimen pengobatan, tim onkologi harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti jenis kanker, stadium, kesehatan pasien, dan tujuan pengobatan, serta memilih pendekatan yang paling efektif dan aman untuk pasien. Dengan demikian, pendekatan concurrent/concomitant dapat menjadi pilihan yang efektif untuk pasien dengan kanker lanjut, tetapi perlu dilakukan dengan hati-hati dan pemantauan yang ketat.
From the Research
Perbedaan Concurrent dan Concomitan dalam Kemoterapi dan Radiasi
- Concurrent dan concomitan adalah dua istilah yang terkait dengan pengobatan kanker, khususnya kemoterapi dan radiasi.
- Concurrent merujuk pada pemberian kemoterapi dan radiasi secara bersamaan, artinya keduanya diberikan pada waktu yang sama atau dalam jangka waktu yang sama 2, 3, 4.
- Concomitan juga merujuk pada pemberian kemoterapi dan radiasi secara bersamaan, tetapi lebih menekankan pada aspek waktu dan urutan pemberian, yaitu kemoterapi dan radiasi diberikan secara bersamaan, tetapi tidak harus pada hari yang sama 5.
- Perbedaan antara concurrent dan concomitan terletak pada definisi dan penggunaannya dalam konteks pengobatan kanker, tetapi keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan efektivitas pengobatan kanker dengan menggabungkan kemoterapi dan radiasi.
Contoh Penggunaan Concurrent dan Concomitan
- Pada penelitian yang dilakukan oleh 2, concurrent chemoradiation (CCRT) dibandingkan dengan sequential chemoradiation (SCRT) pada pasien dengan kanker paru non-sel kecil.
- Pada penelitian yang dilakukan oleh 3, pasien dengan kanker payudara diberikan kemoterapi dan radiasi secara concurrent, diikuti dengan kemoterapi tambahan setelah radiasi selesai.
- Pada penelitian yang dilakukan oleh 4, pasien dengan kanker kepala dan leher diberikan kemoterapi dan radiasi secara concurrent, dengan menggunakan carboplatin dan paclitaxel sebagai agen kemoterapi.
- Pada penelitian yang dilakukan oleh 5, variasi dalam timing pemberian kemoterapi dan radiasi pada pasien dengan kanker kepala dan leher yang menerima concurrent chemoradiation dianalisis, dan ditemukan bahwa ada perbedaan dalam pemberian kemoterapi dan radiasi pada hari yang sama atau tidak.