What is the appropriate pediatric dose of ranitidine?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 17, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Ranitidin Anak

Untuk anak-anak, dosis ranitidin yang direkomendasikan adalah 5-10 mg/kg/hari dibagi menjadi 2-3 dosis dengan maksimum 300 mg/hari untuk pengobatan GERD atau penyakit ulkus peptikum pada pasien usia 1 bulan hingga 16 tahun. 1

Dosis Oral

  • Dosis standar: 5-10 mg/kg/hari dibagi menjadi 2-3 dosis, sesuai rekomendasi American Academy of Pediatrics untuk manajemen GERD 1
  • Dosis maksimum: 300 mg/hari 1
  • Rentang usia yang disetujui FDA: 1 bulan hingga 16 tahun 1
  • Bioavailabilitas oral: Sekitar 27,5% pada anak-anak, mirip dengan dewasa 2

Dosis Parenteral (IV/IM)

Untuk Pasien Rawat Inap Umum

  • Dosis total harian: 2-4 mg/kg/hari, dibagi dan diberikan setiap 6-8 jam 3
  • Dosis maksimum per pemberian: 50 mg setiap 6-8 jam 3
  • Rekomendasi ini berasal dari studi klinis dewasa dan data farmakokinetik pada pasien anak 3

Untuk Neonatus (< 1 bulan) pada ECMO

  • Dosis: 2 mg/kg setiap 12-24 jam atau sebagai infus kontinu 3
  • Data terbatas menunjukkan bahwa dosis 2 mg/kg biasanya cukup untuk meningkatkan pH lambung >4 selama minimal 15 jam 3, 4
  • Waktu paruh eliminasi pada neonatus adalah 6,61 ± 2,75 jam 4

Untuk Profilaksis Stress Ulcer pada Anak Kritis

  • Dosis yang direkomendasikan: 1,5 mg/kg IV setiap 6 jam untuk inhibisi asam lambung yang optimal 5
  • Studi menunjukkan 80% pasien mencapai pH ≥4 lebih dari 80% waktu dengan dosis ini 5
  • Dosis yang lebih rendah (0,75 mg/kg setiap 6 jam) kurang efektif 5

Dosis untuk Anafilaksis (Terapi Lini Kedua)

  • Dosis IM: 1 mg/kg per dosis, maksimum 50 mg 1, 6
  • Digunakan sebagai terapi lini kedua dikombinasikan dengan difenhidramin, tidak boleh diberikan sendiri 6
  • Untuk IV: Encerkan dalam 20 mL D5W dan berikan selama 5 menit 1
  • Kombinasi difenhidramin plus ranitidin lebih superior dibanding difenhidramin saja 1

Pertimbangan Khusus Berdasarkan Usia

Bayi < 3 Bulan

  • Klirens plasma dan renal ranitidin menurun dibandingkan bayi >3 bulan 3, 2
  • Frekuensi pemberian: Sekali sehari untuk bayi <3 bulan 3
  • Penyesuaian dosis diperlukan karena fungsi ginjal yang belum matang 2

Bayi > 3 Bulan hingga 12 Bulan

  • Parameter farmakokinetik mirip dengan anak yang lebih besar dan dewasa 3
  • Frekuensi pemberian: Setiap 12 jam 3

Anak dengan Gagal Jantung atau Pasca Operasi Jantung

  • Penyesuaian dosis: Kurangi klirens dengan faktor 0,46 2
  • Anak-anak ini memerlukan dosis yang lebih rendah atau interval pemberian yang lebih jarang untuk menghindari akumulasi 2

Penyesuaian Dosis pada Gangguan Ginjal

  • Untuk klirens kreatinin <50 mL/menit: 50 mg setiap 18-24 jam 3
  • Frekuensi dapat ditingkatkan menjadi setiap 12 jam jika kondisi pasien memerlukan, dengan hati-hati 3
  • Hemodialisis mengurangi kadar ranitidin yang bersirkulasi; jadwal dosis sebaiknya disesuaikan agar pemberian bertepatan dengan akhir hemodialisis 3

Peringatan Penting

  • Takifilaksis: Ranitidin mengalami takifilaksis dalam 6 minggu penggunaan berkelanjutan 1
  • Efektivitas terbatas: Kurang efektif dibanding PPI untuk penyembuhan esofagitis erosif 1
  • Durasi supresi asam: Hanya 6 jam, sehingga memerlukan pemberian 2-3 kali sehari 1
  • Monitoring: Respons terapi harus dimonitor dengan pengukuran pH lambung berulang, terutama pada neonatus 4

References

Guideline

Ranitidine Dosing Guidelines for Pediatric Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Intramuscular Ranitidine Dosing

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.