What are the causes of hepatomegaly in cystic fibrosis patients?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab Hepatomegali pada Pasien Cystic Fibrosis

Hepatomegali pada pasien cystic fibrosis (CF) terjadi akibat penyakit hati terkait CF (CFALD) yang disebabkan oleh obstruksi duktulus biliaris oleh sekresi mukoid abnormal, yang menyebabkan fibrosis biliaris fokal dan dapat berkembang menjadi sirosis multilobular. 1, 2

Patofisiologi Utama

Mekanisme dasar hepatomegali pada CF melibatkan beberapa jalur patologis:

  • Obstruksi biliaris primer: Disfungsi CFTR (cystic fibrosis transmembrane conductance regulator) pada epitel sekretorik biliaris menyebabkan sekresi mukus yang kental dan abnormal, yang mengobstruksi duktulus empedu kecil 3, 2

  • Fibrosis biliaris fokal: Lesi hepatik patognomonik pada CF yang terjadi pada 25-30% pasien, dimana obstruksi biliaris menyebabkan inflamasi dan fibrosis yang terdistribusi secara fokal 2

  • Progresi ke sirosis multilobular: Lesi fokal dapat meluas menjadi sirosis multilobular dengan komplikasi hipertensi portal dan penyakit hati stadium akhir 3, 2

Faktor Kontribusi Tambahan

Selain mekanisme primer, beberapa faktor lain berkontribusi terhadap hepatomegali:

  • Steatosis hepatik masif: Terjadi pada <5% kasus sebagai konsekuensi malnutrisi, terutama selama periode puasa berkepanjangan atau stres metabolik 2, 4

  • Defisiensi karnitin sekunder: Dapat memperburuk infiltrasi lemak hati, khususnya saat stres puasa berat, hipoglikemia, dan hipoketonuria 4

  • Kongesti hati: Akibat cor pulmonale pada pasien dengan penyakit paru lanjut, yang harus dibedakan dari CFALD sejati 1

  • Abnormalitas metabolisme asam empedu: Akumulasi asam empedu toksik dalam hepatosit berkontribusi pada kerusakan hati 2

Prevalensi dan Manifestasi Klinis

  • Hepatomegali ditemukan pada sepertiga pasien CF dan merupakan temuan fisik paling umum pada CFALD, dilaporkan hingga 30% pasien 1

  • CFALD diamati pada hingga 27% pasien CF selama follow-up jangka panjang, didefinisikan sebagai hepatomegali, peningkatan persisten minimal dua tes fungsi hati, dan temuan abnormal pada ultrasonografi 1

  • Komplikasi CFALD merupakan penyebab kematian terkait penyakit kedua tersering pada pasien CF saat ini 1

Tantangan Diagnostik

Penting memahami keterbatasan diagnostik hepatomegali pada CF:

  • Tes fungsi hati dapat normal bahkan pada kasus sirosis yang jelas karena distribusi lesi yang fokal 2

  • Pemeriksaan fisik memiliki sensitivitas 60% dan spesifisitas 44% untuk hepatomegali dalam mendeteksi CFALD lanjut, namun tetap penting karena non-invasif dan mudah diulang 1

  • Biopsi hati kontroversial karena sifat fokal dari fibrosis/sirosis pada banyak kasus 1

Rekomendasi Skrining

Berdasarkan konsensus Cystic Fibrosis Foundation 2024:

  • Pemeriksaan fisik abdomen tahunan untuk hepatosplenomegali harus dilakukan pada semua pasien CF mulai dari diagnosis CF 1

  • Laboratorium tahunan (bilirubin total, AST, ALT, fosfatase alkali, GGT, hitung trombosit) pada saat stabilitas klinis 1

  • Ultrasonografi abdomen setiap 2 tahun untuk menilai hati dan limpa, dimulai usia 3 tahun atau saat diagnosis jika didiagnosis setelah usia 3 tahun 1

Peringatan Klinis Penting

  • Jangan menunda evaluasi lebih lanjut jika hepatomegali persisten atau tes hati abnormal >3-6 bulan, karena dapat menunda diagnosis CFALD 1

  • Bedakan hepatomegali akibat CFALD dari kongesti hati akibat cor pulmonale, yang memerlukan pendekatan manajemen berbeda 1

  • Gunakan nilai normatif sesuai usia dan jenis kelamin untuk tes hati, karena penggunaan ambang batas tinggi dapat berkontribusi pada diagnosis tertunda 1

  • Elevasi transien enzim hati selama inflamasi sistemik atau pengobatan antibiotik adalah umum, sehingga skrining tahunan harus dilakukan saat stabilitas klinis relatif 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Liver disease in cystic fibrosis.

The Netherlands journal of medicine, 1992

Research

Hepatobiliary disease in patients with cystic fibrosis.

Current opinion in gastroenterology, 2009

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.