What NCCN‑recommended chemotherapy regimen is appropriate for a patient with muscle‑invasive bladder cancer stage IIIB (T4a N0 M0 or T3‑4 N1 M0)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Regimen Kemoterapi NCCN untuk Kanker Kandung Kemih Stadium IIIB

Untuk pasien dengan kanker kandung kemih stadium IIIB, NCCN merekomendasikan kemoterapi induksi berbasis cisplatin dengan regimen pilihan: Gemcitabine + Cisplatin (kategori 1) atau DDMVAC dengan growth factor support (kategori 1), diikuti dengan sistektomi radikal dan limfadenektomi pelvis. 1

Definisi Stadium IIIB

Stadium IIIB kanker kandung kemih didefinisikan sebagai T1-T4a dengan metastasis kelenjar getah bening regional multipel di pelvis sejati (perivesikal, obturator, iliaka interna dan eksterna, atau sakral) atau metastasis ke kelenjar getah bening iliaka komunis. 1

Regimen Kemoterapi yang Direkomendasikan

Regimen Pilihan Utama (Preferred Regimens)

Untuk pasien yang eligible untuk cisplatin:

  • Gemcitabine + Cisplatin (kategori 1) 1

    • Jadwal 21 hari atau 28 hari keduanya dapat diterima
    • Kepatuhan dosis yang lebih baik dapat dicapai dengan jadwal 21 hari 1
  • DDMVAC (dose-dense MVAC) dengan growth factor support (kategori 1) 1

    • Lebih ditoleransi dan lebih efektif dibanding MVAC konvensional
    • Jadwal dosis tradisional MVAC tidak lagi direkomendasikan 1
    • Biasanya diberikan 3-4 siklus 1, 2

Pertimbangan Penting untuk Cisplatin

  • Carboplatin TIDAK boleh disubstitusi untuk cisplatin dalam setting perioperatif karena tidak ada data yang mendukung efikasi yang setara 1, 3, 4

  • Untuk pasien dengan fungsi ginjal borderline atau disfungsi minimal, pemberian cisplatin split-dose dapat dipertimbangkan (seperti 35 mg/m² pada hari 1 dan 2, atau hari 1 dan 8) sebagai kategori 2B, meskipun efikasi relatifnya belum terdefinisi dengan jelas 1, 5

Strategi Pengobatan Stadium IIIB

Pendekatan Utama

Kemoterapi induksi (downstaging chemotherapy) atau kemoradioterapi konkuren dapat efektif untuk kanker kandung kemih node-positif, meskipun data prospektif randomized trial yang kuat masih terbatas. 1

Pilihan Pengobatan Setelah Kemoterapi

  1. Sistektomi radikal dengan limfadenektomi pelvis - pendekatan standar setelah kemoterapi neoadjuvan 1, 4

  2. Kemoradioterapi konkuren - alternatif untuk pasien tertentu 1, 4

Bukti Efektivitas Kemoterapi Induksi

  • Studi berbasis populasi menunjukkan untuk penyakit cN1, downstaging patologis dicapai pada 39% pasien yang menerima kemoterapi induksi dibanding 5% yang tidak 1

  • Untuk cN2-3, tingkat downstaging patologis adalah 27% versus 3% 1

  • Overall survival membaik secara signifikan pada pasien yang menerima kemoterapi induksi (P<0.001) 1

Peringatan Klinis Penting

Evaluasi Eligibilitas Cisplatin Wajib Dilakukan

Penilaian eligibilitas cisplatin adalah mandatory sebelum perencanaan pengobatan, karena banyak pasien dengan kanker kandung kemih memiliki komorbiditas termasuk disfungsi ginjal dan/atau jantung yang dapat menghalangi pemberian cisplatin. 3, 6

Jumlah Siklus Kemoterapi

Meskipun NCCN merekomendasikan 4 siklus cisplatin-gemcitabine, bukti terbaru menunjukkan bahwa 3 siklus mungkin sama efektifnya dengan toksisitas jangka panjang yang lebih rendah dalam setting neoadjuvan. 2

Tidak Ada Rekomendasi untuk Pasien Cisplatin-Ineligible

Untuk pasien yang bukan kandidat cisplatin, tidak ada data yang mendukung rekomendasi untuk kemoterapi perioperatif dalam konteks stadium IIIB. 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.