What are the recommended therapies for a lactating mother with decreased breast‑milk supply?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Terapi untuk Produksi ASI yang Berkurang

Tingkatkan frekuensi menyusui atau memompa ASI menjadi minimal 8-12 kali per 24 jam sebagai langkah pertama, dan jika intervensi non-farmakologis gagal, pertimbangkan domperidone atau metoclopramide sebagai galaktagog farmakologis.

Langkah 1: Optimalisasi Intervensi Non-Farmakologis Terlebih Dahulu

Sebelum mempertimbangkan obat-obatan, pastikan semua faktor non-farmakologis telah dioptimalkan:

Frekuensi Menyusui/Memompa

  • Tingkatkan frekuensi menyusui atau memompa menjadi minimal 8-12 kali per 24 jam untuk mengoptimalkan produksi ASI 1
  • Mulai memompa 3-6 jam setelah persalinan jika bayi tidak dapat menyusu langsung 2
  • Gunakan pompa ASI elektrik hospital-grade dengan teknik simultan (kedua payudara bersamaan) minimal 5 kali per hari 2

Teknik Menyusui yang Benar

  • Pastikan pelekatan (latch) yang tepat untuk memastikan pengosongan payudara yang efektif 1
  • Tambahkan teknik komplementer seperti hand expression, hands-on-pumping, pijat payudara, dan kompres hangat untuk meningkatkan volume ASI 2

Faktor Maternal

  • Pastikan hidrasi dan nutrisi ibu yang adekuat untuk mendukung laktasi 1
  • Lakukan kontak kulit-ke-kulit (skin-to-skin care) dengan bayi 2
  • Ibu sebaiknya memompa ASI di dekat bayinya, karena dapat meningkatkan volume ASI 2

Akses ke Pompa ASI

  • Pastikan tersedia pompa ASI jika ada penundaan dalam menyusui bayi, untuk mengelola peningkatan produksi ASI 1

Langkah 2: Identifikasi Penyebab yang Mendasari

Sebelum memulai terapi farmakologis, evaluasi kemungkinan penyebab:

  • Faktor maternal: perdarahan postpartum, operasi reduksi payudara, atau kondisi medis lainnya 3
  • Faktor bayi: tongue-tie, penyakit pada bayi, atau masalah kesehatan lainnya 3
  • Hipoplasia mammae: kondisi langka di mana ibu tidak memiliki jaringan kelenjar yang cukup untuk memproduksi ASI yang adekuat, ditandai dengan payudara yang berjarak lebar (≥1,5 inci), asimetris, atau tubular 4
  • Fungsi tiroid: periksa fungsi tiroid karena dapat mempengaruhi produksi ASI 5

Langkah 3: Pertimbangkan Intervensi Farmakologis

Jika intervensi non-farmakologis gagal, galaktagog farmakologis dapat dipertimbangkan:

Pilihan Utama: Metoclopramide atau Domperidone

Metoclopramide:

  • Dapat meningkatkan produksi ASI dan secara eksplisit kompatibel dengan ibu menyusui 6, 1
  • Kadar dalam ASI rendah karena metabolisme first-pass hepatik 6
  • Peringatan: metoclopramide memiliki black box warning untuk efek samping serius yang potensial 7

Domperidone:

  • Digunakan sebagai galaktagog dan dapat meningkatkan produksi ASI 6
  • Kadar dalam ASI rendah karena metabolisme first-pass hepatik dan intestinal 6
  • Lebih disukai dibandingkan metoclopramide karena profil keamanan yang lebih baik 7, 3
  • Pastikan ibu memiliki akses ke pompa ASI jika ada penundaan dalam menyusui bayi 6
  • Catatan penting: Domperidone tidak disetujui FDA, namun diidentifikasi sebagai obat utama untuk induksi laktasi 1

Peringatan Penting

  • Hindari obat-obatan yang dapat menghambat laktasi, seperti atropin (dapat menghambat laktasi meskipun kompatibel dengan menyusui) 6, 8
  • Hindari antihistamin (seperti dalam NyQuil) untuk penggunaan rutin atau berkepanjangan, terutama pada periode postpartum awal saat laktasi sedang terbentuk, karena dapat menghambat laktasi 8
  • Merokok atau penggunaan produk nikotin dikaitkan dengan penurunan produksi ASI dan durasi laktasi yang lebih pendek 6

Pertimbangan Khusus

Untuk Ibu dengan Bayi Prematur di Rumah Sakit

  • Ibu dari bayi prematur yang dirawat di rumah sakit memiliki risiko lebih tinggi untuk produksi ASI yang tidak adekuat 7
  • Protokol pengobatan domperidone khusus telah dikembangkan untuk populasi ini dengan koordinasi tim obstetri, neonatal, laktasi, dan farmakologi 7

Dukungan Tambahan

  • Staf terlatih dalam dukungan menyusui harus tersedia untuk membantu jika diperlukan, termasuk bantuan memompa ASI jika terjadi pemisahan yang berkepanjangan 6
  • Pompa ASI harus tersedia untuk mengurangi risiko mastitis 6

Jika Produksi ASI Memang Adekuat

  • Banyak wanita menyusui memiliki kekhawatiran tentang produksi ASI mereka, namun kekhawatiran tersebut sering tidak berdasar 3
  • Dokter dapat memberikan reassurance jika produksi ASI memang adekuat, atau membantu menyelesaikan masalah jika produksi ASI memang rendah 3

References

Guideline

Domperidone for Lactation Enhancement in Breastfeeding Mothers

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Nonpharmacologic Factors Affecting Milk Production in Pump-Dependent Mothers of Critically Ill Infants: State of the Science.

Advances in neonatal care : official journal of the National Association of Neonatal Nurses, 2023

Research

Breastfeeding--managing 'supply' difficulties.

Australian family physician, 2006

Research

Mammary hypoplasia: not every breast can produce sufficient milk.

Journal of midwifery & women's health, 2013

Research

Diagnosis and Management of Breast Milk Oversupply.

Journal of the American Board of Family Medicine : JABFM, 2016

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Domperidone for Treatment of Low Milk Supply in Breast Pump-Dependent Mothers of Hospitalized Premature Infants: A Clinical Protocol.

Journal of human lactation : official journal of International Lactation Consultant Association, 2016

Guideline

NyQuil and Breastfeeding

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.