Pengaturan Insulin pada Anak DM Tipe 1 Saat Puasa
Anak dengan diabetes tipe 1 yang berpuasa memerlukan modifikasi regimen insulin intensif dengan pengurangan dosis insulin basal 20-50% dan penyesuaian insulin prandial yang dipindahkan ke waktu berbuka dan sahur, disertai monitoring glukosa yang sangat ketat setiap 2-3 jam untuk mencegah hipoglikemia dan hiperglikemia. 1
Prinsip Dasar Manajemen Insulin
Anak dengan DM tipe 1 memerlukan terapi insulin intensif sebagai dasar pengobatan, baik melalui multiple daily injections (MDI) atau continuous subcutaneous insulin infusion (CSII/pompa insulin). 2 Saat puasa, prinsip ini tetap berlaku namun dengan modifikasi signifikan pada timing dan dosis.
Modifikasi Regimen Insulin Basal
- Kurangi insulin basal 20-50% untuk mencegah hipoglikemia selama periode puasa di siang hari ketika anak tidak makan atau minum 2, 1
- Untuk pengguna pompa insulin, pertimbangkan menurunkan basal rate 10-50% atau suspend pompa selama 1-2 jam jika diperlukan 2
- Insulin long-acting (glargine, detemir, degludec) yang biasanya diberikan sekali sehari mungkin perlu dikurangi dosisnya atau dipindahkan waktu pemberiannya 2
Penyesuaian Insulin Prandial
- Pindahkan insulin rapid-acting (aspart, lispro, glulisine) ke waktu berbuka puasa (Iftar) dan sahur (Sohur) 2, 1
- Dosis insulin prandial harus disesuaikan dengan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi pada waktu berbuka dan sahur 2
- Pertimbangkan square-wave atau dual-wave bolus untuk makanan tinggi protein dan lemak yang sering dikonsumsi saat berbuka 2
Monitoring Glukosa yang Intensif
Monitoring glukosa darah harus dilakukan 6-10 kali per hari, termasuk sebelum sahur, mid-morning, mid-afternoon, sebelum berbuka, 2 jam setelah berbuka, dan sebelum tidur. 2
Continuous Glucose Monitoring (CGM)
- CGM sangat direkomendasikan untuk semua anak dengan DM tipe 1 yang berpuasa karena dapat mendeteksi hipoglikemia dan hiperglikemia secara real-time 2
- Manfaat CGM berkorelasi dengan kepatuhan penggunaan device secara konsisten 2
- CGM menurunkan risiko hipoglikemia pada anak <8 tahun 2
Monitoring Keton
- Periksa keton darah (β-hydroxybutyrate) atau urin saat glukosa >250 mg/dL atau saat anak sakit 2
- Keton darah >1.5 mmol/L atau keton urin moderate-large memerlukan penghentian puasa dan evaluasi medis segera 2
- Perlu diingat bahwa fasting morning ketosis dapat terjadi pada anak kecil tanpa dekompensasi metabolik 2
Kriteria Penghentian Puasa (Break Fast)
Puasa harus segera dihentikan dalam kondisi berikut:
- Glukosa darah <70 mg/dL (3.9 mmol/L) atau gejala hipoglikemia 2, 1
- Glukosa darah >300 mg/dL (16.7 mmol/L) dengan keton positif 2, 1
- Glukosa darah >350 mg/dL (19.4 mmol/L) bahkan tanpa keton 2
- Gejala hipoglikemia berat atau penurunan kesadaran 1
- Muntah atau diare 1
Target Glikemik Selama Puasa
- Target glukosa pre-meal: 90-130 mg/dL (5.0-7.2 mmol/L) 2
- Target glukosa bedtime: 90-150 mg/dL (5.0-8.3 mmol/L) 2
- Target HbA1c: <7.5% untuk sebagian besar anak, dengan individualisasi berdasarkan risiko hipoglikemia 2
- Untuk anak <6 tahun, target dapat lebih longgar mengingat risiko hipoglikemia yang lebih tinggi dan ketidakmampuan mengenali gejala 2
Pertimbangan Khusus untuk Anak
Risiko Hipoglikemia pada Anak Kecil
Anak usia muda memiliki risiko hipoglikemia lebih tinggi karena:
- Ketidakmampuan mengenali dan mengkomunikasikan gejala hipoglikemia 2
- Variabilitas asupan makanan dan aktivitas fisik yang tidak terprediksi 3
- Kekhawatiran tentang efek hipoglikemia pada perkembangan otak 3, 4
- Dosis insulin yang lebih kecil sehingga kesalahan kecil dapat berdampak besar 2, 5
Edukasi Pra-Ramadan
Edukasi medis terfokus Ramadan, penilaian medis pra-Ramadan, dan supervisi profesional yang ketat adalah esensial untuk keamanan anak DM tipe 1 yang berpuasa. 1 Ini termasuk:
- Pelatihan self-monitoring glukosa darah yang intensif 1
- Edukasi tentang pengenalan dan penanganan hipoglikemia dan hiperglikemia 2, 1
- Perencanaan diet sehat dan pola aktivitas fisik 1
- Pemahaman kapan harus menghentikan puasa 1
Peringatan Penting
- Anak dengan kontrol glikemik buruk, riwayat hipoglikemia berat berulang, atau hipoglycemia unawareness sebaiknya TIDAK berpuasa karena risiko sangat tinggi 1
- Meskipun beberapa ahli berpendapat puasa aman untuk anak DM tipe 1 dengan kontrol baik, American Diabetes Association mengklasifikasikan pasien DM tipe 1 yang berpuasa sebagai kategori risiko sangat tinggi 1
- Supervisi orang dewasa yang ketat tetap diperlukan untuk semua anak, bahkan remaja yang tampak mandiri 2
- Insulin adalah life-saving medication dan tidak boleh dihentikan total dalam kondisi apapun 2