What is the recommended insulin regimen for a child with type 1 diabetes who is fasting?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 19, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengaturan Insulin pada Anak DM Tipe 1 Saat Puasa

Anak dengan diabetes tipe 1 yang berpuasa memerlukan modifikasi regimen insulin intensif dengan pengurangan dosis insulin basal 20-50% dan penyesuaian insulin prandial yang dipindahkan ke waktu berbuka dan sahur, disertai monitoring glukosa yang sangat ketat setiap 2-3 jam untuk mencegah hipoglikemia dan hiperglikemia. 1

Prinsip Dasar Manajemen Insulin

Anak dengan DM tipe 1 memerlukan terapi insulin intensif sebagai dasar pengobatan, baik melalui multiple daily injections (MDI) atau continuous subcutaneous insulin infusion (CSII/pompa insulin). 2 Saat puasa, prinsip ini tetap berlaku namun dengan modifikasi signifikan pada timing dan dosis.

Modifikasi Regimen Insulin Basal

  • Kurangi insulin basal 20-50% untuk mencegah hipoglikemia selama periode puasa di siang hari ketika anak tidak makan atau minum 2, 1
  • Untuk pengguna pompa insulin, pertimbangkan menurunkan basal rate 10-50% atau suspend pompa selama 1-2 jam jika diperlukan 2
  • Insulin long-acting (glargine, detemir, degludec) yang biasanya diberikan sekali sehari mungkin perlu dikurangi dosisnya atau dipindahkan waktu pemberiannya 2

Penyesuaian Insulin Prandial

  • Pindahkan insulin rapid-acting (aspart, lispro, glulisine) ke waktu berbuka puasa (Iftar) dan sahur (Sohur) 2, 1
  • Dosis insulin prandial harus disesuaikan dengan jumlah karbohidrat yang dikonsumsi pada waktu berbuka dan sahur 2
  • Pertimbangkan square-wave atau dual-wave bolus untuk makanan tinggi protein dan lemak yang sering dikonsumsi saat berbuka 2

Monitoring Glukosa yang Intensif

Monitoring glukosa darah harus dilakukan 6-10 kali per hari, termasuk sebelum sahur, mid-morning, mid-afternoon, sebelum berbuka, 2 jam setelah berbuka, dan sebelum tidur. 2

Continuous Glucose Monitoring (CGM)

  • CGM sangat direkomendasikan untuk semua anak dengan DM tipe 1 yang berpuasa karena dapat mendeteksi hipoglikemia dan hiperglikemia secara real-time 2
  • Manfaat CGM berkorelasi dengan kepatuhan penggunaan device secara konsisten 2
  • CGM menurunkan risiko hipoglikemia pada anak <8 tahun 2

Monitoring Keton

  • Periksa keton darah (β-hydroxybutyrate) atau urin saat glukosa >250 mg/dL atau saat anak sakit 2
  • Keton darah >1.5 mmol/L atau keton urin moderate-large memerlukan penghentian puasa dan evaluasi medis segera 2
  • Perlu diingat bahwa fasting morning ketosis dapat terjadi pada anak kecil tanpa dekompensasi metabolik 2

Kriteria Penghentian Puasa (Break Fast)

Puasa harus segera dihentikan dalam kondisi berikut:

  • Glukosa darah <70 mg/dL (3.9 mmol/L) atau gejala hipoglikemia 2, 1
  • Glukosa darah >300 mg/dL (16.7 mmol/L) dengan keton positif 2, 1
  • Glukosa darah >350 mg/dL (19.4 mmol/L) bahkan tanpa keton 2
  • Gejala hipoglikemia berat atau penurunan kesadaran 1
  • Muntah atau diare 1

Target Glikemik Selama Puasa

  • Target glukosa pre-meal: 90-130 mg/dL (5.0-7.2 mmol/L) 2
  • Target glukosa bedtime: 90-150 mg/dL (5.0-8.3 mmol/L) 2
  • Target HbA1c: <7.5% untuk sebagian besar anak, dengan individualisasi berdasarkan risiko hipoglikemia 2
  • Untuk anak <6 tahun, target dapat lebih longgar mengingat risiko hipoglikemia yang lebih tinggi dan ketidakmampuan mengenali gejala 2

Pertimbangan Khusus untuk Anak

Risiko Hipoglikemia pada Anak Kecil

Anak usia muda memiliki risiko hipoglikemia lebih tinggi karena:

  • Ketidakmampuan mengenali dan mengkomunikasikan gejala hipoglikemia 2
  • Variabilitas asupan makanan dan aktivitas fisik yang tidak terprediksi 3
  • Kekhawatiran tentang efek hipoglikemia pada perkembangan otak 3, 4
  • Dosis insulin yang lebih kecil sehingga kesalahan kecil dapat berdampak besar 2, 5

Edukasi Pra-Ramadan

Edukasi medis terfokus Ramadan, penilaian medis pra-Ramadan, dan supervisi profesional yang ketat adalah esensial untuk keamanan anak DM tipe 1 yang berpuasa. 1 Ini termasuk:

  • Pelatihan self-monitoring glukosa darah yang intensif 1
  • Edukasi tentang pengenalan dan penanganan hipoglikemia dan hiperglikemia 2, 1
  • Perencanaan diet sehat dan pola aktivitas fisik 1
  • Pemahaman kapan harus menghentikan puasa 1

Peringatan Penting

  • Anak dengan kontrol glikemik buruk, riwayat hipoglikemia berat berulang, atau hipoglycemia unawareness sebaiknya TIDAK berpuasa karena risiko sangat tinggi 1
  • Meskipun beberapa ahli berpendapat puasa aman untuk anak DM tipe 1 dengan kontrol baik, American Diabetes Association mengklasifikasikan pasien DM tipe 1 yang berpuasa sebagai kategori risiko sangat tinggi 1
  • Supervisi orang dewasa yang ketat tetap diperlukan untuk semua anak, bahkan remaja yang tampak mandiri 2
  • Insulin adalah life-saving medication dan tidak boleh dihentikan total dalam kondisi apapun 2

References

Research

Fasting guidelines for diabetic children and adolescents.

Indian journal of endocrinology and metabolism, 2012

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Diagnosing and Managing Diabetes in Toddlers

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.