Arti Herd Immunity (Kekebalan Kelompok)
Herd immunity adalah proporsi populasi yang memiliki kekebalan terhadap penyakit menular tertentu, yang dicapai paling aman melalui vaksinasi—bukan melalui infeksi alami—untuk melindungi individu yang tidak dapat divaksinasi dan mencegah penyebaran penyakit.
Definisi dan Mekanisme Dasar
Herd immunity (kekebalan kelompok) terjadi ketika hampir semua individu yang tidak memiliki kontraindikasi vaksin telah diimunisasi dengan tepat, sehingga meminimalkan risiko penyakit atau penyebaran agen infeksius yang dapat dicegah dengan vaksin kepada mereka yang tidak mendapat manfaat langsung dari imunisasi. 1
- Tingkat imunisasi populasi minimal 90% umumnya diperlukan untuk mencapai herd immunity, sesuai dengan target Healthy People 2020 1
- Penyakit yang sangat menular seperti pertusis dan campak memerlukan tingkat imunisasi populasi ≥95% untuk mencapai herd immunity 1
- Herd immunity melindungi individu yang tidak dapat divaksinasi karena usia atau kondisi kesehatan tertentu (seperti bayi, pasien immunocompromised, penerima transplantasi organ) 1
Cara Paling Aman Mencapai Herd Immunity
Vaksinasi: Metode Pilihan
Vaksinasi adalah satu-satunya cara aman untuk mencapai herd immunity karena mencegah morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan infeksi alami. 1
- Imunisasi rutin pada kohort kelahiran AS tahun 2009 akan mencegah sekitar 42.000 kematian dini dan 20 juta kasus penyakit, menghemat $13.5 miliar biaya langsung dan $68.8 miliar biaya sosial 1
- Vaksin tidak 100% efektif pada setiap individu, sehingga herd immunity menjadi krusial untuk melindungi mereka yang tidak merespons vaksin dengan baik 1
Mengapa Infeksi Alami Bukan Pilihan yang Aman
Mencapai herd immunity melalui infeksi alami akan menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tidak dapat diterima, terutama pada populasi rentan. 1
- Tanpa herd immunity, anggota masyarakat yang tidak diimunisasi tidak hanya rentan terhadap infeksi morbid dan berpotensi fatal, tetapi juga menyebarkan penyakit dari anak ke dewasa dan sebaliknya 1
- Anak-anak dengan immunodeficiency sangat berisiko tinggi terhadap penyakit menular masa kanak-kanak, terutama dalam kondisi hidup yang padat karena penyebaran melalui droplet aerosol atau rute oral-fekal 1
Konsekuensi Hilangnya Herd Immunity
Kebangkitan Penyakit yang Dapat Dicegah
Penurunan tingkat vaksinasi telah menyebabkan kebangkitan penyakit yang sebelumnya jarang terjadi, seperti pertusis, campak, gondongan, dan rubella. 1
- Kasus pertusis di AS meningkat dari rata-rata 5.000 kasus per tahun (setelah vaksin diperkenalkan pada 1940-an) menjadi puncak 41.000 kasus per tahun, sebagian karena penolakan vaksin 1
- Wabah campak di California pada Januari 2015 terjadi di daerah dengan 3.1% anak TK memiliki pengecualian non-medis dari vaksin MMR, dengan mayoritas kasus pada anak yang tidak divaksinasi (45%) atau status vaksinasi tidak diketahui (38%) 1
Dampak pada Populasi Rentan
Anak-anak dengan immunodeficiency primer menghadapi ancaman khusus ketika herd immunity menurun. 1
- Herd immunity melindungi terhadap poliovirus tipe liar yang ditularkan oleh imigran baru dari negara di mana infeksi poliovirus masih ada 1
- Herd immunity juga melindungi terhadap penyebaran infeksi poliovirus hidup yang berasal dari vaksin 1
Peringatan Penting dan Kesalahan Umum
Kesalahpahaman tentang Keamanan Vaksin
- Kepercayaan keliru bahwa vaksinasi masa kanak-kanak memiliki efek samping parah, termasuk perkembangan autism, telah dibantah oleh bukti ilmiah yang luar biasa 1
- Orang tua yang memilih untuk tidak memvaksinasi anak-anak mereka sebenarnya menempatkan diri mereka dan anak-anak mereka pada peningkatan risiko infeksi serius dan bahkan kematian 1
Pengecualian Non-Medis Merusak Herd Immunity
Pengecualian filosofis atau kepercayaan pribadi dari vaksinasi meningkatkan risiko penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin untuk seluruh komunitas. 1
- Tingkat pengecualian non-medis di negara bagian yang mengizinkan pengecualian filosofis adalah 2.5 kali lebih tinggi daripada di negara bagian yang hanya mengizinkan pengecualian agama 1
- Anak-anak yang dikecualikan secara filosofis dari vaksinasi tidak hanya berisiko lebih tinggi mengembangkan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, tetapi juga menempatkan anak-anak yang divaksinasi dan anak-anak yang dikecualikan secara medis yang tinggal di daerah yang sama pada risiko 1
Pengecualian Medis yang Tepat
- Pengecualian medis yang tepat termasuk alergi terhadap komponen vaksin, reaksi merugikan signifikan sebelumnya terhadap vaksin atau komponennya, atau kondisi kesehatan mendasar seperti penerima transplantasi organ yang immunosuppressed 1
- Hanya proporsi yang sangat kecil dari anak-anak yang memiliki kondisi medis yang melarang imunisasi spesifik, sehingga pengecualian yang diindikasikan secara medis, ketika diberikan dengan tepat, biasanya tidak membahayakan herd immunity 1
Rekomendasi Praktis
Untuk Populasi Umum
- Semua individu yang memenuhi syarat harus menerima vaksinasi sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh CDC dan American Academy of Pediatrics 1
- Anggota keluarga dari pasien dengan defisiensi imunitas yang dimediasi sel T dan B harus menerima semua imunisasi standar yang tersedia (kecuali poliovirus hidup) untuk menciptakan "lingkaran perlindungan" 1
Untuk Tenaga Kesehatan
- Persyaratan pemberi kerja untuk vaksinasi menghasilkan tingkat cakupan tiga hingga delapan kali lebih tinggi dibandingkan dengan program sukarela 2
- Vaksinasi influenza wajib untuk personel kesehatan direkomendasikan untuk melindungi pasien yang rentan, dengan target cakupan 100% sebagai ukuran kualitas keselamatan pasien 2