Mengapa Imunisasi Campak Penting untuk Mencegah Komplikasi Campak?
Imunisasi campak sangat penting karena mencegah komplikasi serius dan kematian—campak menyebabkan ensefalitis pada sekitar 1 dari 1.000 kasus dan kematian pada 1-2 dari 1.000 kasus yang dilaporkan, dengan pneumonia dan ensefalitis sebagai penyebab utama kematian terkait campak. 1, 2
Beban Penyakit Campak Tanpa Vaksinasi
Sebelum program vaksinasi nasional dimulai pada tahun 1963, campak memiliki dampak yang sangat besar:
- Sekitar 3-4 juta orang di Amerika Serikat terinfeksi campak setiap tahun, dengan hampir setiap anak mengalami campak sebelum dewasa 1, 3
- Sekitar 500.000 kasus dilaporkan setiap tahun, dengan 500 kematian, 48.000 rawat inap, dan 1.000 orang mengalami kerusakan otak permanen akibat ensefalitis campak 1
- Secara global, diperkirakan 20 juta kasus campak terjadi setiap tahun dengan sekitar 164.000 kematian, sebagian besar pada anak-anak di bawah lima tahun 1, 2, 4
Komplikasi Serius yang Dapat Dicegah dengan Vaksinasi
Komplikasi Neurologis
- Ensefalitis akut terjadi pada sekitar 1 dari 1.000 kasus campak dan merupakan penyebab utama kematian terkait campak 1, 2
- Risiko ensefalitis paling tinggi pada bayi dan orang dewasa dibandingkan dengan anak-anak yang lebih besar 1
- Subacute sclerosing panencephalitis (SSPE) adalah komplikasi langka namun fatal yang dapat muncul bertahun-tahun setelah infeksi campak 2, 5
Komplikasi Pernapasan
- Pneumonia adalah komplikasi paling umum dan penyebab utama kematian terkait campak 2, 5, 6
- Bronkopneumonia sering terjadi dan memerlukan perawatan antibiotik untuk infeksi bakteri sekunder 5, 6
Komplikasi Lainnya
- Diare adalah komplikasi paling sering, diikuti oleh otitis media (infeksi telinga tengah) 5, 6
- Pada wanita hamil, campak meningkatkan risiko keguguran spontan, persalinan prematur, dan bayi dengan berat lahir rendah 1
- Individu dengan sistem kekebalan yang lemah dapat mengalami infeksi yang parah dan berkepanjangan 1, 5
Efektivitas Vaksinasi dalam Mencegah Komplikasi
Perlindungan Langsung
- Satu dosis vaksin campak yang diberikan pada usia ≥15 bulan memberikan perlindungan jangka panjang terhadap penyakit campak pada ≥95% anak-anak yang divaksinasi 1
- Vaksinasi adalah cara utama untuk mencegah infeksi virus campak, gondongan, dan rubella serta komplikasi terkaitnya 1
Dampak Kesehatan Masyarakat
- Selama 20 tahun pertama setelah lisensi vaksin, vaksinasi campak mencegah 52 juta kasus, 5.200 kematian, dan 17.400 kasus keterbelakangan mental 7
- Cakupan vaksinasi MMR dosis-2 yang tinggi di Amerika Serikat telah menyebabkan eliminasi campak endemik pada tahun 2000 1
- SSPE telah menurun secara dramatis di negara-negara dengan cakupan vaksinasi tinggi 7, 5
Populasi Berisiko Tinggi yang Memerlukan Perlindungan
- Bayi dan anak-anak di bawah 3 tahun memiliki risiko kematian campak tertinggi 2
- Orang dewasa berusia ≥20 tahun juga mengalami tingkat komplikasi yang lebih tinggi 1, 2
- Wanita hamil berisiko mengalami komplikasi maternal dan fetal 1, 2
- Individu dengan imunosupresi menghadapi risiko infeksi berat dan berkepanjangan 1, 5
Rekomendasi Vaksinasi
Jadwal Standar
- Dosis pertama vaksin MMR harus diberikan pada usia 12-15 bulan 5, 8
- Dosis kedua direkomendasikan pada usia 4-6 tahun (sebelum masuk sekolah dasar), tetapi dapat diberikan lebih awal asalkan minimal 1 bulan setelah dosis pertama 1, 5, 8
Situasi Khusus
- Mahasiswa dan petugas kesehatan harus memiliki dokumentasi dua dosis vaksin campak 1
- Selama wabah campak, bayi berusia 6-11 bulan dapat menerima dosis vaksin campak dini 1, 5
Peringatan Penting
- Campak tetap endemik di banyak negara di luar Belahan Bumi Barat, sehingga importasi kasus terus terjadi 1
- Karena campak sangat menular, pengendalian memerlukan tingkat kekebalan populasi yang tinggi (>90%) 1, 9
- Penurunan cakupan vaksinasi sejak 2021 telah menyebabkan peningkatan kasus campak secara global 4
- Mempertahankan cakupan vaksinasi MMR dosis-2 yang tinggi sangat penting untuk mencegah transmisi lokal 1