Kapan Memulai Sikat Gigi pada Bayi dan Panduannya
Mulai menyikat gigi bayi segera setelah gigi pertama erupsi (biasanya usia 6-8 bulan), dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, dan jadwalkan kunjungan gigi pertama dalam 6 bulan setelah gigi pertama muncul tetapi tidak lebih dari usia 12 bulan. 1, 2, 3
Waktu Mulai Menyikat Gigi
- Sikat gigi harus dimulai segera saat gigi pertama erupsi, yang biasanya terjadi pada usia 6-8 bulan dengan gigi seri bawah tengah muncul terlebih dahulu 3
- Gigi susu akan terus erupsi hingga sekitar usia 24-30 bulan ketika semua gigi primer telah muncul 2, 3
- Pada populasi berisiko tinggi, konsep "dua tahun sudah terlambat" sangat penting karena gigi yang baru erupsi paling rentan terhadap karies dan kolonisasi bakteri kariogenik terjadi segera setelah erupsi 1, 3
Panduan Teknik Menyikat Gigi
Frekuensi dan Jumlah Pasta Gigi
- Sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride (1000-1100 ppm fluoride) 1, 2, 4
- Untuk bayi di bawah 36 bulan: gunakan pasta gigi seukuran butir beras 1, 3
- Untuk anak usia 36 bulan ke atas: gunakan pasta gigi seukuran kacang polong 1
- Pastikan pasta gigi tidak tertelan dan hindari berkumur dengan air setelah menyikat gigi 5
Pengawasan Orang Tua
- Orang tua harus mengawasi dan membantu menyikat gigi anak karena anak tidak dapat mengontrol faktor kebersihan mulut mereka sendiri 6, 2, 5
- Ibu adalah sumber utama pengetahuan gigi anak dan juga penular utama bakteri kariogenik, sehingga edukasi dini kepada ibu sangat penting 6, 2
Kunjungan Gigi Pertama
- American Academy of Pediatric Dentistry merekomendasikan pemeriksaan gigi pertama dalam 6 bulan setelah erupsi gigi pertama tetapi tidak lebih dari usia 12 bulan 6, 2, 3
- Ini berbeda dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics yang menyarankan evaluasi gigi pada usia 24 bulan, namun pada usia 3 tahun kebersihan mulut yang buruk atau kebiasaan makan yang tidak tepat mungkin sudah mengkompromikan kesehatan mulut 6
- Intervensi gigi dini memberikan kesempatan untuk melengkapi edukasi kesehatan mulut orang tua dalam hal kebersihan mulut yang tepat, pencegahan cedera gigi, dan pencegahan karies nursing 6
Aplikasi Fluoride Profesional
- Aplikasi fluoride varnish harus dimulai sejak erupsi gigi pertama, kemudian setiap 3-6 bulan 1, 3
- Fluoride bekerja secara sistemik (dimasukkan ke dalam gigi yang sedang berkembang) dan topikal (dalam air liur dan plak) untuk mencegah karies 6, 2
- Suplemen fluoride hanya boleh diberikan setelah pengujian mengkonfirmasi kadar fluoride dalam air minum suboptimal 6, 2
Praktik Pemberian Makan yang Penting
Menghindari Karies Botol Susu
- Hentikan penggunaan botol pada usia 12-24 bulan untuk mencegah paparan berkepanjangan terhadap karbohidrat yang dapat difermentasi 2, 7
- Hindari membiarkan anak tidur dengan botol yang berisi apa pun selain air 2
- Pemberian ASI hingga 12 bulan sebenarnya mengurangi risiko karies masa kanak-kanak dini (ECC) hingga setengahnya, tetapi pemberian ASI di luar 24 bulan, terutama pemberian malam hari sesuka hati, meningkatkan risiko karies 2,4 kali lipat 2
- Jika menyusui di luar 12 bulan, usap gusi dan gigi yang erupsi setelah pemberian malam hari untuk meminimalkan risiko karies 2
Pembatasan Gula
- Batasi asupan gula bebas hingga kurang dari 10% dari total asupan energi, idealnya kurang dari 5% untuk meminimalkan risiko karies seumur hidup 2
- Batasi total kesempatan makan menjadi empat kali atau kurang per hari untuk mengurangi efek kariogenik 2
- Hindari pemberian makan berkepanjangan, konsumsi permen, dan ngemil terus-menerus karena secara signifikan meningkatkan risiko karies gigi 2
Peringatan Penting
- Karies gigi tetap menjadi penyakit masa kanak-kanak tunggal yang paling umum yang tidak dapat sembuh sendiri atau dapat diobati dengan antibiotik, mempengaruhi 56% anak pada usia 9 tahun 2
- Karies masa kanak-kanak dini mempengaruhi sekitar 1-11% bayi perkotaan dan berhubungan langsung dengan praktik pemberian makan berkepanjangan 2
- Bayi memperoleh bakteri penyebab karies terutama dari ibu mereka, dan kolonisasi memerlukan adanya gigi yang telah erupsi 2
- "Jendela infektivitas" kritis untuk bakteri kariogenik (Streptococcus mutans) terjadi antara usia 19-31 bulan, membuat intervensi preventif dini sangat penting 2
Peran Dokter Anak dan Dokter Keluarga
- Dokter melihat bayi lebih sering daripada dokter gigi pada tahun pertama kehidupan, menempatkan mereka pada posisi ideal untuk memberikan edukasi kesehatan mulut preventif 2
- Dokter yang memberikan perawatan primer untuk anak-anak berada dalam posisi unik untuk membantu memastikan bahwa orang tua dan pengasuh lainnya menerima informasi tentang pencegahan penyakit mulut pada bayi dan anak kecil 6