What is the appropriate management for a patient with inhalational exposure to Gramaxone (paraquat)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 22, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penanganan Pasien dengan Paparan Inhalasi Gramaxone (Paraquat)

Prioritas Manajemen Kritis

Hindari pemberian oksigen kecuali saturasi oksigen turun di bawah 85%, dan kurangi atau hentikan oksigen jika saturasi naik di atas 88%—target saturasi oksigen yang ketat pada 85-88% adalah kunci karena oksigen suplementer secara dramatis memperburuk toksisitas paraquat. 1, 2

Mengapa Manajemen Oksigen Sangat Penting

  • Paraquat menghasilkan radikal bebas superoksida di hadapan oksigen, dan oksigen suplementer mempercepat cedera paru dengan meningkatkan produksi radikal bebas 1, 3
  • Paparan oksigen konsentrasi tinggi telah dilaporkan mempercepat toksisitas paraquat dan meningkatkan mortalitas 3
  • Lingkungan hipoksik (10% oksigen) terbukti protektif pada model hewan, menurunkan mortalitas dari 78% menjadi 32% 3
  • Jangan memberikan oksigen secara liberal seperti pada kasus keracunan lain—ini adalah kesalahan fatal yang umum terjadi 4, 2

Langkah-Langkah Awal Segera

1. Dekontaminasi Kulit dan Pakaian

  • Lepaskan segera semua pakaian dan perhiasan yang terkontaminasi untuk mencegah paparan berkelanjutan 2
  • Cuci menyeluruh semua area kulit yang terpapar dengan sabun dan air untuk mencegah paparan sekunder 4, 2
  • Metode pembilasan dengan air paling efektif untuk menghilangkan paraquat (yang bersifat hidrofilik) dari kulit dibandingkan metode lain 5
  • Waktu adalah kunci—mulai dekontaminasi sesegera mungkin karena efektivitas menurun dengan waktu paparan yang lebih lama 5

2. Hubungi Pusat Informasi Keracunan

  • Hubungi pusat kontrol racun segera untuk panduan ahli dan pertahankan kontak berkelanjutan untuk rekomendasi yang berkembang 4, 2

3. Perlindungan Tenaga Kesehatan

  • Petugas kesehatan harus menggunakan alat pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan dan pakaian pelindung saat menangani pasien atau bahan terkontaminasi 2

Manajemen Saluran Napas dan Hemodinamik

  • Berikan manajemen jalan napas standar jika terjadi distres pernapasan 2
  • Obati hipotensi dan disritmia sesuai protokol standar 2
  • Berikan benzodiazepin untuk kejang atau agitasi berat jika terjadi 2
  • Jangan menunda proteksi jalan napas untuk melakukan dekontaminasi gastrointestinal—risiko aspirasi signifikan 4

Dekontaminasi Gastrointestinal (Jika Ada Riwayat Ingesti)

Meskipun pertanyaan fokus pada paparan inhalasi, penting untuk mengetahui bahwa:

  • American College of Medical Toxicology merekomendasikan untuk tidak melakukan lavage lambung rutin 4
  • Pertimbangkan arang aktif dosis multipel (15-20g setiap 6 jam) hanya setelah mengamankan jalan napas dan mencapai stabilitas hemodinamik 4
  • Arang aktif atau Fuller's earth adalah agen dekontaminasi yang lebih disukai melalui mekanisme adsorpsi 4

Terapi Ekstrakorporeal (Untuk Kasus Berat)

  • Hemoperfusi (HP) dini dan berulang, terutama dalam 4-6 jam pasca-paparan, meningkatkan kelangsungan hidup dengan langsung mengadsorpsi paraquat 6
  • Continuous renal replacement therapy (CRRT) mendukung fungsi ginjal dan memfasilitasi pembuangan toksin berkelanjutan, dengan hasil terbaik diamati ketika dikombinasikan dengan HP 6
  • Terapi kombinasi (HP dengan CRRT) menunjukkan efek sinergis dalam meningkatkan kelangsungan hidup dan dukungan organ 6
  • Hemodialisis (HD) tidak boleh menjadi metode detoksifikasi primer karena tampaknya tidak efektif untuk eliminasi paraquat dan dapat meningkatkan mortalitas, tetapi tetap penting untuk perawatan suportif 6

Dukungan Nutrisi

  • Terapi nutrisi medis harus dipertimbangkan untuk semua pasien ICU yang tinggal lebih dari 48 jam untuk mendukung pemulihan 1

Peringatan Penting dan Kesalahan Umum

Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari:

  1. Memberikan oksigen secara liberal (ini secara unik berbahaya pada toksisitas paraquat) 4, 2
  2. Menunda proteksi jalan napas untuk melakukan dekontaminasi gastrointestinal 4
  3. Menggunakan hemodialisis sebagai metode detoksifikasi utama ketika hemoperfusi adalah alternatif berbasis bukti 6

Pertimbangan Khusus:

  • Paparan singkat kelompok hipoksik ke "normoksia" (udara ruangan) dapat menyebabkan edema paru dan kematian pada model hewan 3
  • Paraquat terkonsentrasi di jaringan paru dan menyebabkan edema paru, perdarahan, atelektasis, atau fibrosis paru berikutnya 3
  • Tidak ada antidot spesifik untuk keracunan paraquat—manajemen bersifat suportif dengan fokus pada pencegahan cedera oksidatif 7

References

Guideline

Management of Paraquat Poisoning

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Paraquat Poisoning

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Hypoxic protection in paraquat poisoning.

Laboratory investigation; a journal of technical methods and pathology, 1976

Guideline

Gastric Lavage for Paraquat Poisoning

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

What is the appropriate emergency management for a patient with suspected paraquat (dipyridylium) ingestion or inhalation?
What is the next step in managing a patient with paraquat poisoning who has had normal values for 48 hours?
What is the treatment for paraquat poisoning?
What is the recommended approach to oxygen therapy in a patient with Paraquat poisoning, considering their medical history and potential for respiratory distress?
What is paraquat poisoning?
What is the recommended immediate management of anaphylaxis, including epinephrine dosing, patient positioning, oxygen therapy, fluid resuscitation, adjunct medications, observation period, and follow‑up?
How do the efficacy and safety outcomes of Venofer (iron sucrose) compare to other iron sucrose preparations in adult patients with iron‑deficiency anemia (including chronic kidney disease, inflammatory bowel disease, or postoperative blood loss)?
What are the indications and criteria for performing a computed tomography (CT) scan in children (0‑18 years), including red‑flag head trauma, suspected intracranial pathology not assessable by magnetic resonance imaging (MRI), severe abdominal or thoracic trauma, radiopaque foreign bodies, complex congenital anomalies, and oncologic staging?
What is the most recent American College of Radiology (ACR) Appropriateness Criteria guideline?
In a pediatric patient with head trauma, how do the frequency, timing, and duration of vomiting influence the decision to obtain a non‑contrast head CT?
What is the best immediate pharmacologic treatment for an adult presenting with an acute anxiety episode who has no contraindications such as severe respiratory depression, uncontrolled glaucoma, or benzodiazepine dependence?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.