Dosis Ranitidin Anak
Untuk anak-anak dengan penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau profilaksis ulkus stres, dosis ranitidin yang direkomendasikan adalah 5-10 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis dengan maksimum 300 mg/hari, namun untuk anak sakit kritis dengan fungsi ginjal dan hati normal, diperlukan minimal 3 mg/kg/hari untuk kontrol pH lambung yang adekuat. 1
Dosis Berdasarkan Indikasi
GERD dan Penyakit Ulkus Peptikum
- Dosis standar: 5-10 mg/kg/hari dibagi dalam 2-3 dosis 1
- Dosis maksimum harian: 300 mg/hari 1
- Rentang usia yang disetujui FDA: 1 bulan hingga 16 tahun 1
Anafilaksis (Terapi Lini Kedua)
- Dosis intramuskular: 1 mg/kg per dosis (maksimum 50 mg) 2, 1
- Dosis dewasa: 50 mg 2
- Dosis anak: 12,5-50 mg (1 mg/kg) 2
- Pemberian intravena: Diencerkan dalam 20 mL dekstrosa 5% dan diberikan selama 5 menit 2, 1
- Catatan penting: Ranitidin harus dikombinasikan dengan difenhidramin dan tidak boleh digunakan sebagai monoterapi; epinefrin tetap menjadi terapi lini pertama 2, 1
Dosis untuk Populasi Khusus
Neonatus dan Bayi Prematur
- Bayi prematur (usia gestasi <37 minggu): 0,5 mg/kg dua kali sehari 3
- Bayi cukup bulan: 1,5 mg/kg tiga kali sehari 3
- Bayi prematur memerlukan dosis yang lebih rendah karena efek ranitidin berlangsung lebih lama dan waktu untuk mencapai pH lambung maksimum lebih panjang dibandingkan bayi cukup bulan 3
Anak Sakit Kritis di PICU
- Dosis minimal yang efektif: 3 mg/kg/hari intravena 4
- Dosis yang direkomendasikan: 1,5 mg/kg IV setiap 6 jam (total 6 mg/kg/hari) 5
- Dosis 2-4 mg/kg/hari yang tercantum dalam buku referensi pediatrik standar menghasilkan kontrol pH lambung yang buruk pada 36% pasien PICU 4
- Pada pasien yang menerima <3 mg/kg/hari, 71% mengalami kontrol pH lambung yang buruk, dibandingkan hanya 19% pada pasien yang menerima ≥3 mg/kg/hari 4
- Dosis harus dititrasi untuk mencapai pH lambung ≥4 4
Pertimbangan Farmakokinetik
Durasi Kerja
- Dosis ≥3 mg/kg/dosis diperlukan untuk supresi asam yang berlangsung lebih dari 6 jam 6
- Pada 2 jam terakhir dari interval 6 jam setelah pemberian:
- Pada dosis tinggi, 3 dari 4 pasien mempertahankan pH >4 selama >40% dari waktu pemantauan 9-12 jam 6
Interval Pemberian
- Untuk GERD: 2-3 kali sehari 1
- Untuk profilaksis ulkus stres pada anak sakit kritis: Setiap 6 jam (4 kali sehari) 5
- Durasi supresi asam ranitidin adalah sekitar 6 jam, sehingga memerlukan pemberian 2-3 kali sehari 1
Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Ginjal
Meskipun pedoman tidak memberikan penyesuaian dosis spesifik untuk anak dengan gangguan ginjal, pasien dengan disfungsi ginjal dieksklusi dari studi klinis 4. Pada dewasa, pengurangan dosis direkomendasikan untuk klirens kreatinin <50 mL/menit, sehingga kehati-hatian serupa harus diterapkan pada anak dengan gangguan ginjal.
Peringatan Penting
Takifilaksis dan Keterbatasan
- Ranitidin mengalami takifilaksis dalam 6 minggu penggunaan berkelanjutan 1
- Kurang efektif dibandingkan PPI untuk penyembuhan esofagitis erosif 1
- Memerlukan pemberian 2-3 kali sehari karena durasi supresi asam hanya 6 jam 1
Pemantauan
- Pada anak sakit kritis, pH lambung harus dipantau dan dosis dititrasi untuk mempertahankan pH ≥4 4, 5
- pH pada akhir interval pemberian dosis secara signifikan lebih rendah dibandingkan 1 jam setelah dosis atau pada titik tengah antar dosis 4