Dosis Asam Traneksamat Intravena
Untuk perdarahan masif pada trauma, berikan asam traneksamat 1 g IV selama 10 menit diikuti dengan 1 g IV selama 8 jam, dimulai dalam 3 jam sejak cedera untuk mengurangi mortalitas. 1, 2
Dosis Standar untuk Dewasa
Perdarahan Trauma
- Dosis loading: 1 g IV selama 10 menit 3, 1, 2
- Dosis maintenance: 1 g IV selama 8 jam 3, 1, 2
- Waktu kritis: Harus diberikan dalam 3 jam sejak cedera untuk efektivitas maksimal; pemberian dalam window ini mengurangi risiko kematian akibat perdarahan sekitar sepertiga 1, 2
- Pemberian setelah 3 jam tidak direkomendasikan karena dapat meningkatkan risiko tanpa manfaat mortalitas 1
Regimen Dosis Alternatif
- Dosis berbasis berat badan: 10-15 mg/kg bolus diikuti infus 1-5 mg/kg/jam 3, 1
- Studi terbaru menunjukkan bahwa bolus tunggal 1 g atau 2 g memiliki outcome klinis yang setara dengan regimen bolus plus infusi, sehingga pemberian bolus tunggal mungkin lebih praktis 4
Perdarahan Postpartum
- Dosis awal: 1 g IV dalam 3 jam setelah persalinan 1
- Dosis kedua: Dapat diulang 0.5-23.5 jam kemudian jika perdarahan berlanjut 1
- Jangan gunakan secara profilaksis pada operasi caesar rutin karena risiko efek samping serius meskipun jarang 1
Dosis untuk Anak
Gunakan dosis berbasis berat badan: 10-15 mg/kg bolus diikuti dengan infus 1-5 mg/kg/jam 3
Penyesuaian untuk Gangguan Ginjal
- Perhatian khusus: Asam traneksamat diekskresikan terutama melalui ginjal dalam bentuk tidak berubah 5
- Gangguan ginjal: Gunakan dosis ulangan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal 3
- Gangguan ginjal kronik merupakan kontraindikasi relatif karena laporan tentang bekuan ureter dan gagal ginjal akut dari nekrosis kortikal 6
- Meskipun demikian, asam traneksamat telah digunakan dengan aman pada beberapa pasien dengan CKD untuk hematuria berat dengan dosis 1000 mg per oral 6
Kontraindikasi
- Perdarahan subaraknoid: Kontraindikasi absolut karena pengalaman anekdotal menunjukkan dapat terjadi edema serebral dan infark serebral 3
- Trombosis aktif: Meskipun risiko trombosis teoritis menjadi perhatian, review Cochrane tidak menunjukkan peningkatan risiko trombosis yang signifikan 3
- Tingkat tromboemboli vena serupa di berbagai regimen dosis (4-8%) 4
Monitoring dan Panduan Terapi
Indikasi untuk Pemberian
- Berikan secara empiris dalam window 3 jam pada trauma akut tanpa menunggu konfirmasi laboratorium hiperfibrinolisis 1
- Jika tersedia monitoring viskoelastik (TEG/ROTEM), berikan ketika terdapat bukti hiperfibrinolisis 3, 1
- Target kadar fibrinogen >200 mg/dL pada kehamilan untuk mengurangi risiko perdarahan postpartum berat 1
Monitoring Keamanan
- Risiko kejang: Dosis tinggi meningkatkan risiko kejang, terutama pada bedah jantung dan cedera otak traumatik 1
- Monitoring koagulasi: Gunakan tromboelastografi/tromboelastometri untuk memandu terapi jika tersedia 3, 1
- APTT bukan indikator yang reliabel untuk efikasi atau keamanan asam traneksamat 1
Penghentian Terapi
Hentikan terapi antifibrinolitik setelah perdarahan terkontrol secara adekuat 3
Pertimbangan Praktis Penting
- Jangan membatasi penggunaan hanya untuk pasien yang paling parah atau dengan diagnosis 'hiperfibrinolisis' karena akan mengakibatkan ribuan kematian yang dapat dihindari 2
- Asam traneksamat dapat diberikan pada spektrum luas pasien trauma dengan perdarahan karena tidak memiliki efek samping serius 2
- Pada pasien dengan terapi antikoagulan, berikan asam traneksamat (15 mg/kg atau 1 g) dalam window 3 jam tanpa menunggu strategi reversal 1
- Bioavailabilitas oral adalah 46% dan intramuskular 105%, sehingga rute IV tetap diutamakan untuk perdarahan akut 7