What is the recommended platelet transfusion dose for thrombocytopenia in adults and children?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 22, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Transfusi Trombosit untuk Trombositopenia

Dosis Standar yang Direkomendasikan

Berikan satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat trombosit dari whole blood (mengandung sekitar 3-4 × 10¹¹ trombosit) sebagai dosis standar untuk transfusi profilaksis maupun terapeutik. 1

  • Satu unit aferesis mengandung 3-4 × 10¹¹ trombosit dan diharapkan meningkatkan jumlah trombosit sebesar >30 × 10⁹/L 2, 3
  • Setiap unit konsentrat trombosit tunggal mengandung sekitar 7.5 × 10¹⁰ trombosit dan meningkatkan jumlah trombosit sebesar 5-10 × 10⁹/L pada pasien dengan berat badan 70 kg 3
  • Dosis ini cukup untuk mencapai hemostasis pada sebagian besar pasien tanpa faktor risiko tambahan 1

Variasi Dosis Berdasarkan Situasi Klinis

Dosis Rendah (Low-Dose)

  • Dosis rendah (sekitar setengah dari dosis standar, ~1.5-2 × 10¹¹ trombosit) sama efektifnya dengan dosis standar untuk mencegah perdarahan 2, 4, 3
  • Namun, dosis rendah memerlukan transfusi lebih sering dan sebaiknya hanya digunakan pada situasi kekurangan persediaan trombosit 1, 2
  • Pada pasien rawat inap dengan pemantauan ketat, dosis rendah dapat dipertimbangkan untuk menghemat sumber daya 5

Dosis Tinggi (High-Dose)

  • Dosis ganda (double-dose) TIDAK memberikan manfaat tambahan dalam mengurangi risiko perdarahan dibandingkan dosis standar 1, 2
  • Dosis tinggi hanya meningkatkan paparan donor dan biaya tanpa keuntungan klinis 2, 3
  • Pengecualian: pada pasien dengan faktor klinis yang mengganggu pemulihan trombosit (demam tinggi, sepsis, koagulopati), dosis yang lebih tinggi dapat dipertimbangkan untuk mencapai target yang memadai 6, 5

Dosis Berdasarkan Indikasi Transfusi

Transfusi Profilaksis (Pasien Stabil Tanpa Perdarahan)

  • Berikan satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat trombosit ketika jumlah trombosit ≤10 × 10⁹/L 1, 4
  • Dosis standar ini mengurangi risiko perdarahan spontan grade ≥2 sebesar 47% (OR 0.53) tanpa meningkatkan mortalitas 4
  • Interval transfusi yang diharapkan: setiap 2-4 hari pada pasien dengan leukemia akut yang menjalani kemoterapi 4

Transfusi Terapeutik (Pasien dengan Perdarahan Aktif)

  • Untuk perdarahan aktif, berikan dosis standar segera dan ulangi sesuai kebutuhan untuk mempertahankan jumlah trombosit >50 × 10⁹/L 2, 3
  • Untuk perdarahan berat, trauma kepala, atau perdarahan masif: pertahankan jumlah trombosit >100 × 10⁹/L 2, 3
  • Jangan meningkatkan ukuran dosis tunggal; sebagai gantinya, berikan dosis standar berulang kali untuk perdarahan yang persisten 2, 3

Transfusi Pra-Prosedur

Prosedur Target Jumlah Trombosit Dosis yang Direkomendasikan
Pemasangan kateter vena sentral (lokasi yang dapat ditekan) ≥20 × 10⁹/L Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1,2]
Pungsi lumbal ≥50 × 10⁹/L Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1]
Operasi besar non-neuraksial ≥50 × 10⁹/L Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1]
Bedah saraf atau operasi mata segmen posterior ≥100 × 10⁹/L Satu atau lebih unit aferesis sesuai kebutuhan [2]

Cara Pemberian dan Pemantauan

  • Infuskan produk trombosit selama sekitar 30 menit menggunakan set pemberian darah standar dengan filter 170-200 µm 2, 3
  • Trombosit harus ditransfusikan dalam waktu 30 menit setelah dikeluarkan dari inkubator (disimpan pada suhu 22°C) 2
  • Periksa jumlah trombosit 1 jam setelah transfusi untuk memverifikasi peningkatan yang diharapkan 3
  • Periksa kembali jumlah trombosit pada pagi hari berikutnya untuk memantau respons 4

Pertimbangan Khusus untuk Optimalisasi Dosis

Pasien Tanpa Faktor Risiko Perdarahan

  • Pada pasien tanpa faktor klinis yang mengganggu pemulihan trombosit, dosis 0.07 × 10¹¹ per kg berat badan menghasilkan interval transfusi >2 hari pada 95% kasus 6
  • Dosis standar (satu unit aferesis) sudah cukup untuk sebagian besar pasien ini 1

Pasien dengan Faktor Risiko Tinggi

  • Pada pasien dengan demam tinggi, sepsis, penurunan trombosit yang cepat, koagulopati, atau hiperleukositosis, pertimbangkan untuk:
    • Transfusi pada ambang batas yang lebih tinggi (20-50 × 10⁹/L) 2, 4
    • Menggunakan dosis standar tetapi dengan frekuensi yang lebih sering 6, 5
    • Memantau respons lebih ketat karena konsumsi trombosit yang meningkat 6

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan memberikan dosis ganda secara rutin – tidak ada bukti manfaat tambahan dan hanya meningkatkan paparan donor serta biaya 1, 3
  • Jangan menunda transfusi pada pasien dengan perdarahan aktif sambil menunggu jumlah trombosit turun ke ambang batas profilaksis 10 × 10⁹/L 2
  • Jangan menggunakan dosis rendah pada pasien rawat jalan karena akan memerlukan kunjungan klinik yang lebih sering hanya untuk transfusi 5
  • Pertimbangkan produk trombosit yang kompatibel dengan ABO untuk meningkatkan increment trombosit dan mengurangi refraktori 5
  • Untuk wanita usia subur yang menerima trombosit RhD-positif, berikan imunoglobulin Rh untuk mencegah imunisasi 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Platelet Transfusion Thresholds and Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Severe Post‑Transfusion Thrombocytopenia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Platelet Transfusion Guidelines for Thrombocytopenia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.