Dosis Transfusi Trombosit untuk Trombositopenia
Dosis Standar yang Direkomendasikan
Berikan satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat trombosit dari whole blood (mengandung sekitar 3-4 × 10¹¹ trombosit) sebagai dosis standar untuk transfusi profilaksis maupun terapeutik. 1
- Satu unit aferesis mengandung 3-4 × 10¹¹ trombosit dan diharapkan meningkatkan jumlah trombosit sebesar >30 × 10⁹/L 2, 3
- Setiap unit konsentrat trombosit tunggal mengandung sekitar 7.5 × 10¹⁰ trombosit dan meningkatkan jumlah trombosit sebesar 5-10 × 10⁹/L pada pasien dengan berat badan 70 kg 3
- Dosis ini cukup untuk mencapai hemostasis pada sebagian besar pasien tanpa faktor risiko tambahan 1
Variasi Dosis Berdasarkan Situasi Klinis
Dosis Rendah (Low-Dose)
- Dosis rendah (sekitar setengah dari dosis standar, ~1.5-2 × 10¹¹ trombosit) sama efektifnya dengan dosis standar untuk mencegah perdarahan 2, 4, 3
- Namun, dosis rendah memerlukan transfusi lebih sering dan sebaiknya hanya digunakan pada situasi kekurangan persediaan trombosit 1, 2
- Pada pasien rawat inap dengan pemantauan ketat, dosis rendah dapat dipertimbangkan untuk menghemat sumber daya 5
Dosis Tinggi (High-Dose)
- Dosis ganda (double-dose) TIDAK memberikan manfaat tambahan dalam mengurangi risiko perdarahan dibandingkan dosis standar 1, 2
- Dosis tinggi hanya meningkatkan paparan donor dan biaya tanpa keuntungan klinis 2, 3
- Pengecualian: pada pasien dengan faktor klinis yang mengganggu pemulihan trombosit (demam tinggi, sepsis, koagulopati), dosis yang lebih tinggi dapat dipertimbangkan untuk mencapai target yang memadai 6, 5
Dosis Berdasarkan Indikasi Transfusi
Transfusi Profilaksis (Pasien Stabil Tanpa Perdarahan)
- Berikan satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat trombosit ketika jumlah trombosit ≤10 × 10⁹/L 1, 4
- Dosis standar ini mengurangi risiko perdarahan spontan grade ≥2 sebesar 47% (OR 0.53) tanpa meningkatkan mortalitas 4
- Interval transfusi yang diharapkan: setiap 2-4 hari pada pasien dengan leukemia akut yang menjalani kemoterapi 4
Transfusi Terapeutik (Pasien dengan Perdarahan Aktif)
- Untuk perdarahan aktif, berikan dosis standar segera dan ulangi sesuai kebutuhan untuk mempertahankan jumlah trombosit >50 × 10⁹/L 2, 3
- Untuk perdarahan berat, trauma kepala, atau perdarahan masif: pertahankan jumlah trombosit >100 × 10⁹/L 2, 3
- Jangan meningkatkan ukuran dosis tunggal; sebagai gantinya, berikan dosis standar berulang kali untuk perdarahan yang persisten 2, 3
Transfusi Pra-Prosedur
| Prosedur | Target Jumlah Trombosit | Dosis yang Direkomendasikan |
|---|---|---|
| Pemasangan kateter vena sentral (lokasi yang dapat ditekan) | ≥20 × 10⁹/L | Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1,2] |
| Pungsi lumbal | ≥50 × 10⁹/L | Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1] |
| Operasi besar non-neuraksial | ≥50 × 10⁹/L | Satu unit aferesis atau 4-6 unit konsentrat [1] |
| Bedah saraf atau operasi mata segmen posterior | ≥100 × 10⁹/L | Satu atau lebih unit aferesis sesuai kebutuhan [2] |
Cara Pemberian dan Pemantauan
- Infuskan produk trombosit selama sekitar 30 menit menggunakan set pemberian darah standar dengan filter 170-200 µm 2, 3
- Trombosit harus ditransfusikan dalam waktu 30 menit setelah dikeluarkan dari inkubator (disimpan pada suhu 22°C) 2
- Periksa jumlah trombosit 1 jam setelah transfusi untuk memverifikasi peningkatan yang diharapkan 3
- Periksa kembali jumlah trombosit pada pagi hari berikutnya untuk memantau respons 4
Pertimbangan Khusus untuk Optimalisasi Dosis
Pasien Tanpa Faktor Risiko Perdarahan
- Pada pasien tanpa faktor klinis yang mengganggu pemulihan trombosit, dosis 0.07 × 10¹¹ per kg berat badan menghasilkan interval transfusi >2 hari pada 95% kasus 6
- Dosis standar (satu unit aferesis) sudah cukup untuk sebagian besar pasien ini 1
Pasien dengan Faktor Risiko Tinggi
- Pada pasien dengan demam tinggi, sepsis, penurunan trombosit yang cepat, koagulopati, atau hiperleukositosis, pertimbangkan untuk:
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan memberikan dosis ganda secara rutin – tidak ada bukti manfaat tambahan dan hanya meningkatkan paparan donor serta biaya 1, 3
- Jangan menunda transfusi pada pasien dengan perdarahan aktif sambil menunggu jumlah trombosit turun ke ambang batas profilaksis 10 × 10⁹/L 2
- Jangan menggunakan dosis rendah pada pasien rawat jalan karena akan memerlukan kunjungan klinik yang lebih sering hanya untuk transfusi 5
- Pertimbangkan produk trombosit yang kompatibel dengan ABO untuk meningkatkan increment trombosit dan mengurangi refraktori 5
- Untuk wanita usia subur yang menerima trombosit RhD-positif, berikan imunoglobulin Rh untuk mencegah imunisasi 5