What are the adverse effects of mecobalamin (a form of vitamin B12)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Efek Samping Mecobalamin

Mecobalamin umumnya sangat aman dan ditoleransi dengan baik, dengan efek samping yang jarang terjadi dan biasanya ringan hingga sedang. 1

Efek Samping yang Dilaporkan

Efek Samping Umum (Ringan hingga Sedang)

  • Diare ringan dan sementara merupakan efek samping yang paling sering dilaporkan dengan penggunaan mecobalamin 1
  • Gatal-gatal (pruritus) dapat terjadi pada beberapa pasien 1
  • Ruam kulit sementara (transitory exanthema) telah dilaporkan dalam beberapa kasus 1
  • Sensasi pembengkakan di seluruh tubuh dapat dirasakan oleh beberapa pasien 1
  • Polisitemia vera (peningkatan sel darah merah) telah dikaitkan dengan penggunaan mecobalamin 1

Efek Samping Neurologis

  • Parestesia (sensasi kesemutan atau mati rasa) dapat terjadi, terutama dengan bentuk pyridoxal 5'-phosphate yang sering dikombinasikan dengan mecobalamin 1
  • Somnolence (rasa kantuk berlebihan) telah dilaporkan 1
  • Sakit kepala merupakan keluhan yang kadang muncul 1
  • Mual dapat dialami oleh beberapa pasien 1

Reaksi Alergi yang Jarang Terjadi

Reaksi Anafilaksis (Sangat Jarang)

  • Reaksi anafilaksis setelah injeksi intramuskular cyanocobalamin (bentuk lain vitamin B12) pernah dilaporkan, meskipun sangat jarang 2
  • Reaksi ini dapat disebabkan oleh sensitisasi terhadap molekul vitamin B12 itu sendiri atau reaksi yang dimediasi IgE 2
  • Rute pemberian oral biasanya tidak menyebabkan reaksi alergi pada pasien yang mengalami reaksi anafilaksis terhadap injeksi 2

Tanda-Tanda Reaksi Alergi Berat

  • Pasien yang mengalami reaksi anafilaksis dapat menunjukkan gejala seperti kesulitan bernapas, pembengkakan wajah atau tenggorokan, dan penurunan tekanan darah 2
  • Reaksi ini harus diwaspadai terutama pada pemberian parenteral (injeksi), meskipun kejadiannya sangat jarang 2

Toksisitas Dosis Tinggi (Kasus Sangat Jarang)

Gejala Overdosis

  • Dalam satu laporan kasus dengan dosis total 12 mg cyanocobalamin dalam waktu singkat, pasien mengalami: 3

    • Jerawat (acne) yang muncul secara tiba-tiba
    • Palpitasi (jantung berdebar)
    • Kecemasan dan akathisia (kegelisahan motorik)
    • Kemerahan wajah (facial ruddiness)
    • Sakit kepala
    • Insomnia (sulit tidur)
  • Semua gejala membaik dalam dua minggu setelah penghentian obat tanpa komplikasi atau gejala sisa 3

Perbandingan Keamanan dengan Bentuk B12 Lainnya

Keunggulan Mecobalamin

  • Mecobalamin dan hydroxocobalamin lebih disukai daripada cyanocobalamin pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, karena cyanocobalamin memerlukan klirens ginjal untuk metabolit sianida dan dikaitkan dengan peningkatan risiko kardiovaskular 4
  • Pada pasien dengan nefropati diabetik, cyanocobalamin meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular hingga dua kali lipat (hazard ratio ≈ 2.0) 4

Tolerabilitas Umum

  • Tidak ada batas toksisitas atas yang ditetapkan untuk vitamin B12, karena kelebihan jumlah mudah dikeluarkan melalui urin tanpa toksisitas 5
  • Studi perbandingan menunjukkan bahwa baik formulasi oral maupun intramuskular mecobalamin ditoleransi dengan baik pada dosis yang dipelajari 6
  • Sebagian besar efek samping yang diamati dianggap ringan atau sedang dalam intensitas 6

Peringatan Penting

Kapan Harus Waspada

  • Reaksi alergi berat sangat jarang tetapi serius, dan harus diingat terutama saat pemberian melalui rute parenteral 2
  • Pasien dengan riwayat alergi terhadap vitamin B12 sebaiknya mempertimbangkan rute oral sebagai alternatif 2

Pemantauan

  • Meskipun efek samping jarang terjadi, pemantauan rutin tetap diperlukan, terutama pada pasien yang menerima terapi jangka panjang 6
  • Jika gejala tidak biasa muncul setelah pemberian mecobalamin, penghentian sementara dan evaluasi medis dianjurkan 3

Related Questions

What happens if a patient with a history of kidney or liver disease, heart conditions, or previous allergic reactions overdoses on methylcobalamin (Vitamin B12) injections?
What is the treatment for a vitamin B12 (cobalamin) overdose?
What are the treatment options for a vitamin B12 (cobalamin) overdose?
What are the symptoms of hypercobalaminemia (elevated vitamin B12 levels)?
What should be done for an adult patient with hypercobalaminemia (elevated vitamin B12 level >2000) while on vitamin B12 supplementation?
What is the cause and appropriate management of low T4 with normal TSH and normal T3?
In a patient with reduced bladder sensation undergoing pelvic‑floor biofeedback, what degree of sensory recovery (e.g., fine‑stream sensation) can be expected, and how should they manage if only a vague or dull sensation remains?
What were the efficacy and safety outcomes of the MARINA phase‑III randomized double‑blind trial of intravitreal ranibizumab (Lucentis) versus sham in newly diagnosed neovascular (wet) age‑related macular degeneration in adults over 50, and what are the implications for treatment?
How should a vulvar abscess be managed, including incision and drainage, appropriate antibiotic selection (with MRSA coverage if risk factors), analgesia, wound care, and follow‑up?
Can a fine bladder‑filling sensation be restored after a course of pelvic‑floor biofeedback with sensory retraining?
What is the recommended therapeutic regimen for intermittent explosive disorder (impulse‑control disorder not elsewhere classified)?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.