What is the appropriate zinc supplementation dose for a healthy six‑month‑old infant, including the dose recommended during an acute diarrheal episode?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 23, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Zink untuk Bayi Usia 6 Bulan

Suplementasi Rutin untuk Bayi Sehat

Untuk bayi sehat usia 6 bulan (3-12 bulan), dosis zink yang direkomendasikan adalah 100 μg/kg/hari untuk suplementasi rutin. 1

  • Dosis ini merupakan rekomendasi standar dari European Society for Pediatric Gastroenterology, Hepatology and Nutrition (ESPGHAN) untuk bayi dalam rentang usia 3-12 bulan 1
  • Untuk bayi dengan berat badan rata-rata 7-8 kg pada usia 6 bulan, ini setara dengan sekitar 0,7-0,8 mg zink elemental per hari 1
  • Penting dicatat bahwa suplementasi zink rutin TIDAK direkomendasikan untuk bayi sehat di bawah 6 bulan, kecuali dalam kondisi klinis khusus seperti defisiensi zink terdokumentasi, nutrisi parenteral, atau diare pada populasi dengan defisiensi zink tinggi 2

Dosis Zink Saat Episode Diare Akut

Untuk bayi usia 6 bulan dengan diare akut, berikan 10 mg zink elemental per hari selama 10-14 hari. 2, 3

  • Rekomendasi ini berasal dari World Health Organization (WHO) dan UNICEF, khususnya untuk anak-anak di negara dengan prevalensi defisiensi zink tinggi atau tanda-tanda malnutrisi 2, 3
  • Dosis ini berbeda dengan dosis untuk anak di atas 6 bulan hingga 5 tahun, yang menerima 20 mg per hari 2, 3
  • Suplementasi zink selama diare terbukti mengurangi durasi diare sekitar 10-27 jam dan mencegah kekambuhan selama 2-3 bulan 1, 3

Pertimbangan Dosis Rendah Berdasarkan Bukti Terbaru

  • Penelitian terbaru tahun 2020 menunjukkan bahwa dosis lebih rendah (5-10 mg) memiliki efikasi non-inferior dibandingkan dosis standar 20 mg pada anak usia 6-59 bulan, dengan keuntungan tambahan berupa kejadian muntah yang lebih rendah 4
  • Namun, pedoman resmi saat ini tetap merekomendasikan 10 mg untuk bayi di bawah 6 bulan dan 20 mg untuk anak 6 bulan ke atas 2, 3

Peringatan Penting untuk Bayi Muda

  • Bayi di bawah usia 6 bulan tampaknya tidak mendapat manfaat yang sama dari suplementasi zink dibandingkan anak yang lebih tua, berdasarkan penelitian tahun 2007 yang menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam morbiditas atau pertumbuhan 5
  • Oleh karena itu, suplementasi zink pada bayi tepat berusia 6 bulan harus dipertimbangkan dengan hati-hati, terutama jika tidak ada tanda-tanda defisiensi atau malnutrisi 5

Cara Pemberian yang Optimal

  • Berikan zink di antara waktu makan, bukan bersama makanan, untuk penyerapan optimal 1, 6
  • Hindari pemberian zink bersamaan dengan makanan tinggi fitat yang dapat mengurangi penyerapan 1, 6
  • Zink dapat diberikan dalam dosis terbagi sepanjang hari untuk tolerabilitas yang lebih baik 6
  • Berbagai bentuk garam zink (sulfat, asetat, glukonat) memiliki efikasi setara, meskipun senyawa organik mungkin lebih dapat ditoleransi daripada bentuk anorganik 1, 6

Kondisi Khusus yang Memerlukan Dosis Lebih Tinggi

Untuk bayi dengan defisiensi zink terdokumentasi, dosis terapeutik adalah 0,5-1 mg/kg/hari zink elemental selama 3-4 bulan. 1, 2

  • Untuk bayi 6 bulan dengan berat 7-8 kg, ini setara dengan 3,5-8 mg per hari 2
  • Bayi dengan kehilangan cairan gastrointestinal yang tinggi (diare berat, stoma, penyakit kulit luas) mungkin memerlukan suplementasi zink yang lebih tinggi, bahkan hingga 12 mg/hari secara intravena dalam kasus berat 1, 2

Pemantauan dan Keamanan

  • Untuk bayi yang mendapat suplementasi zink jangka panjang, pantau kadar zink serum dan alkalin fosfatase secara berkala 1, 6
  • Ukur kadar zink plasma bersamaan dengan C-reactive protein (CRP) dan albumin untuk interpretasi yang tepat 1
  • Waspadai tanda-tanda defisiensi tembaga sekunder, karena zink dapat menginduksi defisiensi tembaga melalui absorpsi kompetitif 1
  • Efek samping paling umum adalah iritasi gastrointestinal (mual, muntah), terutama dalam 30 menit pertama setelah pemberian 1, 4

Peringatan Klinis Penting

  • Zink TIDAK boleh menggantikan terapi rehidrasi oral (ORS) selama penyakit diare—rehidrasi tetap menjadi landasan utama penatalaksanaan 6, 2
  • Jangan mengacaukan dosis suplementasi rutin dengan dosis terapeutik untuk defisiensi atau kondisi genetik seperti acrodermatitis enteropathica 1, 6
  • Hindari dosis berlebihan bahkan pada defisiensi zink genetik berat, di mana dosis hanya 3 mg/kg/hari seumur hidup 2

References

Guideline

Zinc Supplementation Guidelines for Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Zinc Supplementation for Infants Under 6 Months of Age

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Role of zinc in pediatric diarrhea.

Indian journal of pharmacology, 2011

Guideline

Daily Zinc Supplementation Guidelines for Children

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.