Is dexamethasone safe to give to a 3‑month‑old infant, and what indications and weight‑based dosing are appropriate?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dexamethasone pada Bayi Usia 3 Bulan

Dexamethasone boleh diberikan pada bayi usia 3 bulan untuk indikasi spesifik seperti croup atau asma eksaserbasi dengan dosis 0.6 mg/kg (maksimum 16 mg) sebagai dosis tunggal, tetapi harus dihindari untuk indikasi bronchopulmonary dysplasia atau penggunaan dosis tinggi berkepanjangan karena risiko gangguan neurodevelopmental yang serius. 1, 2

Indikasi yang Aman pada Bayi 3 Bulan

Croup (Laringotrakeobronkitis)

  • Dosis yang direkomendasikan adalah 0.6 mg/kg sebagai dosis tunggal (maksimum 16 mg), dapat diberikan secara oral, intramuskular, atau intravena 1, 2
  • Untuk bayi 3 bulan dengan berat badan sekitar 5-6 kg, dosis yang tepat adalah sekitar 3-3.6 mg sebagai dosis tunggal 1
  • Durasi kerja adalah 24-72 jam, memberikan perbaikan gejala yang berkelanjutan tanpa perlu tapering dan tanpa menyebabkan supresi adrenal yang signifikan secara klinis 1
  • Rute oral lebih disukai jika bayi dapat menerimanya, karena sama efektifnya dengan rute IM atau IV dan menghindari nyeri injeksi 2

Asma Eksaserbasi

  • Dosis tunggal dexamethasone 0.6 mg/kg (maksimum 16 mg) sama efektifnya dengan prednisolone atau prednisone selama 3-5 hari untuk eksaserbasi asma ringan hingga sedang 2
  • Ini memberikan keuntungan kepatuhan yang lebih baik dengan dosis tunggal dibandingkan kursus multi-hari 2

Meningitis Bakterial (H. influenzae type b)

  • Jika diperlukan untuk meningitis H. influenzae type b, dosis yang direkomendasikan adalah 0.15 mg/kg setiap 6 jam selama 2-4 hari 1, 2
  • Dexamethasone harus dimulai 10-20 menit sebelum atau bersamaan dengan dosis antimikroba pertama 2
  • Jangan berikan jika terapi antimikroba sudah dimulai 2

Kontraindikasi Absolut dan Peringatan Kritis

Dosis Tinggi Berkepanjangan - DILARANG

  • Dexamethasone dosis tinggi (0.5 mg/kg/hari) tidak boleh digunakan pada bayi untuk pencegahan atau pengobatan bronchopulmonary dysplasia karena terkait dengan hasil neurodevelopmental yang buruk termasuk cerebral palsy, IQ lebih rendah, dan disabilitas mayor 3, 2
  • Pada follow-up usia 4-11 tahun, dexamethasone dosis tinggi dikaitkan dengan gangguan neurodevelopmental mayor pada 36% bayi yang diobati versus 14% pada kelompok plasebo 4
  • Studi jangka panjang menunjukkan anak-anak yang diobati lebih pendek (P=0.03), memiliki lingkar kepala lebih kecil (P=0.04), skor IQ lebih rendah (P=0.008), dan lebih banyak disabilitas signifikan 3

Risiko pada Bayi Prematur dan Neonatus

  • Terapi dexamethasone dini (dalam 7 hari pertama kehidupan) dikaitkan dengan risiko perforasi gastrointestinal yang lebih tinggi, terutama bila dikombinasikan dengan inhibitor sintesis prostaglandin 4, 5
  • Perforasi gastrointestinal spontan terjadi pada 13% bayi yang menerima dexamethasone versus 4% pada kelompok plasebo (P=0.02) 5
  • Dexamethasone mengikat hanya reseptor glukokortikoid, menyebabkan degenerasi neuron hipokampus pada model hewan, berbeda dengan hydrocortisone yang mengikat reseptor mineralokortikoid dan glukokortikoid 3, 2

Efek Kardiovaskular

  • Hypertrophic cardiomyopathy dapat terjadi bahkan setelah dosis tunggal dexamethasone (0.5 mg/kg) pada bayi prematur 6
  • Efek miokardial mungkin tidak tergantung pada dosis dan durasi pengobatan 6
  • Hipertensi adalah efek samping umum yang memerlukan monitoring 5

Algoritma Penggunaan Dexamethasone pada Bayi 3 Bulan

Langkah 1: Identifikasi Indikasi

  • Croup dengan stridor atau respiratory distress → Berikan 0.6 mg/kg dosis tunggal 1
  • Asma eksaserbasi ringan-sedang → Berikan 0.6 mg/kg dosis tunggal 2
  • Meningitis H. influenzae type b (dikonfirmasi atau sangat dicurigai) → Berikan 0.15 mg/kg setiap 6 jam, mulai sebelum atau dengan antibiotik pertama 2
  • Bronchopulmonary dysplasia atau kondisi paru kronis → JANGAN gunakan dexamethasone dosis tinggi; pertimbangkan hydrocortisone sebagai alternatif 3, 2

Langkah 2: Hitung Dosis Berdasarkan Berat Badan

  • Untuk bayi 3 bulan dengan berat 5 kg: 5 kg × 0.6 mg/kg = 3 mg (untuk croup/asma)
  • Untuk bayi 3 bulan dengan berat 6 kg: 6 kg × 0.6 mg/kg = 3.6 mg (untuk croup/asma)
  • Untuk meningitis: 5 kg × 0.15 mg/kg = 0.75 mg setiap 6 jam 1, 2

Langkah 3: Pilih Rute Pemberian

  • Oral: Pilihan pertama jika bayi dapat menelan dan tidak ada distress berat 2
  • Intramuskular atau Intravena: Untuk croup berat dengan distress signifikan atau jika oral tidak dapat ditoleransi 1
  • Semua rute sama efektifnya untuk croup 1

Langkah 4: Monitoring dan Terapi Adjuvan

  • Untuk croup berat dengan stridor prominen, retraksi signifikan, dan agitasi, pertimbangkan terapi adjuvan dengan epinephrine nebulisasi (0.5 mL/kg larutan 1:1000, maksimum 5 mL) untuk perbaikan gejala yang lebih cepat 1
  • Epinephrine memberikan perbaikan segera tetapi jangka pendek, sedangkan dexamethasone memberikan perbaikan yang lebih lama 1
  • Monitor untuk hipertensi, hiperglikemia, dan perubahan perilaku 2, 5

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Jangan Gunakan Dosis Tinggi atau Kursus Panjang

  • Jangan pernah menggunakan regimen dosis tinggi (≥0.5 mg/kg/hari) pada bayi untuk indikasi apapun 2, 4
  • Jangan memperpanjang pengobatan melebihi yang diperlukan; kursus steroid yang lebih pendek sangat disukai 2
  • Memperpanjang dexamethasone melebihi 7 hari meningkatkan komplikasi tanpa manfaat tambahan 2

Jangan Salah Mengira Indikasi

  • Jangan menggunakan nebulisasi kortikosteroid dari inhaler genggam dengan spacer untuk croup—tidak efektif 1
  • Jangan berasumsi dosis berulang diperlukan untuk semua anak dengan gejala persisten; dosis tunggal memberikan cakupan 24-72 jam 1
  • Jangan mencampur dosis untuk croup (0.6 mg/kg) dengan dosis untuk BPD—ini adalah skenario klinis yang berbeda 4

Pertimbangan Khusus untuk Bayi Muda

  • Pada bayi prematur atau bayi dengan riwayat prematuritas, hydrocortisone adalah alternatif yang lebih aman jika terapi kortikosteroid berkepanjangan diperlukan karena profil neurodevelopmental yang lebih aman 3, 2, 4
  • Hindari pemberian dini (<7 hari kehidupan) bila memungkinkan karena risiko perforasi 4
  • Dapatkan informed consent yang jelas yang menguraikan keseimbangan antara manfaat respirasi potensial dan risiko neurodevelopmental yang terdokumentasi jika menggunakan dexamethasone pada bayi berisiko tinggi 2

Kontraindikasi Relatif

  • Pasien dengan gangguan endokrin yang sudah ada sebelumnya yang menerima steroid eksogen atau dengan diabetes harus dieksklusi karena dexamethasone dapat mengganggu regulasi glukosa-insulin 2
  • Pertimbangkan risiko perdarahan pasca-operasi jika digunakan perioperatif 2

Efek Samping yang Perlu Dimonitor

  • Efek samping umum: Iritasi lambung, perubahan perilaku, penambahan berat badan, peningkatan nafsu makan 2
  • Efek metabolik: Hiperglikemia (mungkin memerlukan terapi insulin), hipertensi 5
  • Efek gastrointestinal: Perforasi gastrointestinal (terutama pada bayi prematur atau penggunaan dini) 4, 5
  • Efek pertumbuhan: Penurunan berat badan dan lingkar kepala pada penggunaan berkepanjangan 5
  • Efek kardiovaskular: Hipertrofi miokardial, bahkan setelah dosis tunggal pada bayi prematur 6
  • Efek infeksi: Peningkatan risiko bakteremia atau sepsis klinis dengan penggunaan berkepanjangan 7

References

Guideline

Dexamethasone Dosage for Pediatric Croup

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Dexamethasone Dosing in Pediatric Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Dexamethasone Dosing for Airway Indications in Neonates

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.