Ya, Pasien Dengue Dapat Mengalami Ikterik dengan Bilirubin Total 5 mg/dL dan Bilirubin Direk 4.8 mg/dL
Keterlibatan hati pada dengue sangat umum terjadi dan dapat menyebabkan hiperbilirubinemia terkonjugasi yang signifikan, dengan ikterus klinis dilaporkan pada 15% pasien dengan penyakit berat. 1, 2
Karakteristik Hiperbilirubinemia pada Dengue
- Peningkatan bilirubin terkonjugasi (direk) adalah pola yang khas pada dengue dengan keterlibatan hati, mencerminkan cedera hepatoseluler langsung oleh virus dan gangguan ekskresi hepatik, bukan hemolisis 1, 2
- Nilai bilirubin total 5 mg/dL dengan bilirubin direk 4.8 mg/dL (96% dari total) sangat konsisten dengan keterlibatan hati terkait dengue, karena pola ini menunjukkan hiperbilirubinemia terkonjugasi predominan 3, 2
- Ikterus klinis (sklera dan kulit) biasanya muncul pada hari ke-3 penyakit dan mencapai puncak menjelang akhir minggu pertama, memberikan petunjuk laboratorium awal untuk infeksi dengue 1
Temuan Laboratorium yang Menyertai
- Peningkatan transaminase (AST dan ALT) hampir selalu menyertai hiperbilirubinemia pada dengue, dengan AST biasanya lebih tinggi daripada ALT, dan dapat meningkat hingga 5 kali lipat nilai normal atau lebih 2, 4, 5
- Pasien dengan penyakit yang lebih berat (dengue hemorrhagic fever atau dengue shock syndrome) menunjukkan peningkatan transaminase dan bilirubin yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan dengue fever klasik 4, 5
- Alkaline phosphatase dan gamma-glutamyl transferase juga dapat meningkat, menunjukkan komponen kolestatik pada beberapa kasus 2, 6
Manifestasi Klinis yang Harus Dicari
- Nyeri abdomen dilaporkan pada 38.7% pasien dengan dengue klasik dan hemorrhagic fever, dan merupakan petunjuk klinis penting untuk keterlibatan hati 2, 4
- Hepatomegali dapat ditemukan pada pemeriksaan fisik, meskipun demam kuning (yellow fever) khas terjadi tanpa pembesaran hati - ini membantu membedakan dengue dari yellow fever 1, 2
- Mual, muntah, dan ikterus sklera/kulit adalah manifestasi klinis umum yang harus dicari pada pemeriksaan 2, 6
Pola Hepatitis Kolestatik pada Dengue
- Meskipun jarang, dengue hemorrhagic fever dapat muncul dengan hepatitis tipe kolestatik, seperti yang dilaporkan dalam kasus dengan ikterus kolestatik dan konfirmasi dengue NS1 antigen dan IgM positif 6
- Diagnosis dini dengue sangat penting bahkan ketika ada ikterus kolestatik, terutama di negara endemis dengue, karena manajemen cairan suportif yang tepat waktu sangat penting untuk mencegah morbiditas dan mortalitas 6
Pemeriksaan Penunjang yang Diperlukan
- Pemeriksaan fungsi hati lengkap harus segera dilakukan, termasuk bilirubin total dan terfraksionasi, transaminase, alkaline phosphatase, dan gamma-glutamyl transpeptidase 3, 2
- Ultrasonografi abdomen dapat menunjukkan hati yang echogenic dengan nekrosis hepatoseluler dan inflamasi minimal pada dengue dengan keterlibatan hati 2
- Pemeriksaan hematologi lengkap dengan hitung trombosit, PT/aPTT, dan kreatinin penting karena sistem kardiovaskular dan hematologi sering terlibat bersamaan 2, 5
Faktor Risiko dan Prognosis
- Keterlibatan hati lebih sering terjadi pada laki-laki, dewasa yang lebih tua, infeksi sekunder dengue, dan serotype DENV-2 2
- Keterlibatan hati sangat terkait dengan dengue berat, sehingga pasien dengan hiperbilirubinemia signifikan memerlukan monitoring ketat untuk komplikasi seperti syok, perdarahan, dan gagal organ 2, 5
- Manajemen umumnya konservatif dengan terapi suportif, termasuk hidrasi yang adekuat dan monitoring ketat parameter hematologi dan fungsi organ 6, 7
Peringatan Penting
- Hindari asumsi bahwa ikterus dengan bilirubin terkonjugasi tinggi selalu disebabkan oleh hepatitis virus atau obstruksi bilier - dengue harus dipertimbangkan dalam diagnosis banding, terutama di daerah endemis 6, 7
- Intake parasetamol dini dapat meningkatkan risiko keterlibatan hati pada dengue, sehingga penggunaan analgesik harus hati-hati 2
- Gagal hati akut (acute liver failure) dapat terjadi sebagai komplikasi dengue, meskipun jarang, sehingga monitoring serial fungsi hati sangat penting 7