What are the recommended ranitidine dosing regimens for adults (GERD, duodenal ulcer, gastric ulcer, H. pylori eradication) and children, and how should the dose be adjusted in patients with renal impairment?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: February 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Ranitidin

Untuk ulkus duodenum aktif pada dewasa, dosis ranitidin yang direkomendasikan adalah 150 mg dua kali sehari atau 300 mg sekali sehari setelah makan malam atau sebelum tidur. 1

Dosis Dewasa Berdasarkan Indikasi

Ulkus Duodenum Aktif

  • 150 mg dua kali sehari (dosis standar) 1
  • Alternatif: 300 mg sekali sehari setelah makan malam atau sebelum tidur untuk pasien yang memerlukan kemudahan dosis 1
  • Antasida dapat diberikan sesuai kebutuhan untuk menghilangkan nyeri 1

Pemeliharaan Penyembuhan Ulkus Duodenum

  • 150 mg sebelum tidur 1

Ulkus Lambung Jinak

  • 150 mg dua kali sehari 1

Pemeliharaan Penyembuhan Ulkus Lambung

  • 150 mg sebelum tidur 1

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

  • 150 mg dua kali sehari 1

Esofagitis Erosif

  • 150 mg empat kali sehari (dosis tertinggi untuk kondisi yang lebih berat) 1

Pemeliharaan Penyembuhan Esofagitis Erosif

  • 150 mg dua kali sehari 1

Kondisi Hipersekresi Patologis (seperti Sindrom Zollinger-Ellison)

  • 150 mg dua kali sehari sebagai dosis awal 1
  • Pada beberapa pasien mungkin diperlukan pemberian dosis 150 mg lebih sering 1
  • Dosis harus disesuaikan dengan kebutuhan individu pasien dan dilanjutkan selama secara klinis diindikasikan 1
  • Dosis hingga 6 g/hari telah digunakan pada pasien dengan penyakit berat 1

Dosis Pediatrik (Usia 1 Bulan hingga 16 Tahun)

Pengobatan Ulkus Duodenum dan Lambung

  • 2-4 mg/kg dua kali sehari hingga maksimum 300 mg/hari 1

Pemeliharaan Penyembuhan Ulkus Duodenum dan Lambung

  • 2-4 mg/kg sekali sehari hingga maksimum 150 mg/hari 1

Pengobatan GERD dan Esofagitis Erosif pada Anak

  • 5-10 mg/kg/hari, biasanya diberikan dalam 2 dosis terbagi 1

Catatan penting: Tidak ada informasi yang cukup tentang farmakokinetik ranitidin pada pasien neonatal (kurang dari 1 bulan) untuk membuat rekomendasi dosis 1

Penyesuaian Dosis pada Gangguan Fungsi Ginjal

Pasien dengan Klirens Kreatinin <50 mL/min

  • 150 mg setiap 24 jam 1
  • Jika kondisi pasien memerlukan, frekuensi pemberian dapat ditingkatkan menjadi setiap 12 jam atau bahkan lebih sering dengan hati-hati 1

Pertimbangan Hemodialisis

  • Hemodialisis mengurangi kadar ranitidin yang bersirkulasi 1
  • Idealnya, jadwal pemberian dosis harus disesuaikan sehingga waktu dosis yang dijadwalkan bertepatan dengan akhir hemodialisis 1

Bukti Farmakokinetik pada Gagal Ginjal Berat

  • Pada pasien dengan gagal ginjal kronis berat (klirens kreatinin 2-18 mL/min), waktu paruh eliminasi ranitidin meningkat menjadi median 7,3 jam, yaitu 2,4 kali lebih lama dibandingkan pasien dengan fungsi ginjal normal 2
  • Area under the curve (AUC) secara signifikan lebih besar pada kelompok gagal ginjal kronis 2
  • Terdapat hubungan linear yang signifikan antara konstanta laju eliminasi dan klirens kreatinin 2

Pertimbangan Khusus untuk Pasien Lanjut Usia

Pasien lanjut usia lebih mungkin memiliki penurunan fungsi ginjal, oleh karena itu harus berhati-hati dalam pemilihan dosis, dan mungkin berguna untuk memantau fungsi ginjal. 1

Efikasi Klinis

  • Ranitidin 150 mg dua kali sehari sama efektifnya dengan simetidin 1000 mg sehari dalam meningkatkan laju penyembuhan ulkus duodenum dan lambung selama periode 4-6 minggu 3
  • Mayoritas ulkus (90-100%) sembuh setelah 2 bulan pengobatan 4
  • Ranitidin dapat menyembuhkan ulkus yang resisten terhadap obat lain, termasuk simetidin 4
  • Pemberian ranitidin 150 mg sekali sehari pada malam hari mengurangi tingkat kekambuhan selama 12 bulan pertama setelah penyembuhan menjadi sekitar 30% untuk ulkus duodenum dan 20% untuk ulkus lambung 4

Peringatan Penting

  • Pada anak-anak yang sakit kritis dengan fungsi ginjal dan hati normal, dosis minimum 3 mg/kg/hari ranitidin intravena harus diberikan dan dosis harus dititrasi hingga pH lambung ≥4 5
  • 71% pasien yang menerima <3 mg/kg/hari ranitidin memiliki kontrol pH lambung yang buruk dibandingkan dengan 19% yang menerima minimum 3 mg/kg/hari 5

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.