Tabel Dosis Dobutamin pada Dewasa
Dobutamin harus dimulai dengan dosis rendah 0,5-1,0 μg/kg/menit dan dititrasi setiap beberapa menit berdasarkan respons klinis pasien, dengan rentang dosis optimal biasanya 2-20 μg/kg/menit. 1
Dosis Awal dan Titrasi
- Dosis awal: Mulai dengan 0,5-1,0 μg/kg/menit 1
- Rentang dosis terapeutik umum: 2-20 μg/kg/menit 1
- Dosis maksimal: Hingga 40 μg/kg/menit dalam kasus yang jarang terjadi untuk mencapai efek yang diinginkan 1
- Interval titrasi: Setiap beberapa menit, dipandu oleh respons pasien 1
Parameter Pemantauan untuk Titrasi
Titrasi dosis harus dipandu oleh parameter berikut 1:
- Tekanan darah sistemik
- Produksi urin
- Frekuensi aktivitas ektopik jantung
- Laju jantung
- Cardiac output (bila memungkinkan)
- Tekanan vena sentral
- Tekanan baji kapiler pulmonal
Indikasi Klinis Spesifik
Syok Septik
- Rekomendasi: Gunakan dobutamin pada pasien dengan bukti hipoperfusi persisten meskipun telah dilakukan loading cairan adekuat dan penggunaan vasopresor 2
- Catatan penting: Dosis harus dititrasi hingga mencapai endpoint yang mencerminkan perfusi, dan agen harus dikurangi atau dihentikan jika terjadi perburukan hipotensi atau aritmia 2
Gagal Jantung Akut
- Dosis yang disarankan: Mulai infus IV 2,5 μg/kg/menit, gandakan dosis setiap 15 menit sesuai respons atau tolerabilitas 2
- Batasan titrasi: Biasanya dibatasi oleh takikardia berlebihan, aritmia, atau iskemia 2
- Dosis jarang diperlukan: >20 μg/kg/menit 2
Tabel Kecepatan Infus Berdasarkan Berat Badan
Konsentrasi 500 μg/mL 1
| Dosis (μg/kg/menit) | 50 kg | 60 kg | 70 kg | 80 kg | 90 kg | 100 kg |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 0,5 | 3 mL/jam | 3,6 mL/jam | 4,2 mL/jam | 4,8 mL/jam | 5,4 mL/jam | 6 mL/jam |
| 2,5 | 15 mL/jam | 18 mL/jam | 21 mL/jam | 24 mL/jam | 27 mL/jam | 30 mL/jam |
| 5 | 30 mL/jam | 36 mL/jam | 42 mL/jam | 48 mL/jam | 54 mL/jam | 60 mL/jam |
| 10 | 60 mL/jam | 72 mL/jam | 84 mL/jam | 96 mL/jam | 108 mL/jam | 120 mL/jam |
| 15 | 90 mL/jam | 108 mL/jam | 126 mL/jam | 144 mL/jam | 162 mL/jam | 180 mL/jam |
| 20 | 120 mL/jam | 144 mL/jam | 168 mL/jam | 192 mL/jam | 216 mL/jam | 240 mL/jam |
Konsentrasi 1.000 μg/mL 1
| Dosis (μg/kg/menit) | 50 kg | 60 kg | 70 kg | 80 kg | 90 kg | 100 kg |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 0,5 | 1,5 mL/jam | 1,8 mL/jam | 2,1 mL/jam | 2,4 mL/jam | 2,7 mL/jam | 3 mL/jam |
| 2,5 | 7,5 mL/jam | 9 mL/jam | 10,5 mL/jam | 12 mL/jam | 13,5 mL/jam | 15 mL/jam |
| 5 | 15 mL/jam | 18 mL/jam | 21 mL/jam | 24 mL/jam | 27 mL/jam | 30 mL/jam |
| 10 | 30 mL/jam | 36 mL/jam | 42 mL/jam | 48 mL/jam | 54 mL/jam | 60 mL/jam |
| 15 | 45 mL/jam | 54 mL/jam | 63 mL/jam | 72 mL/jam | 81 mL/jam | 90 mL/jam |
| 20 | 60 mL/jam | 72 mL/jam | 84 mL/jam | 96 mL/jam | 108 mL/jam | 120 mL/jam |
Konsentrasi 2.000 μg/mL 1
| Dosis (μg/kg/menit) | 50 kg | 60 kg | 70 kg | 80 kg | 90 kg | 100 kg |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 0,5 | 0,7 mL/jam | 0,9 mL/jam | 1 mL/jam | 1,2 mL/jam | 1,3 mL/jam | 1,5 mL/jam |
| 2,5 | 4 mL/jam | 4,5 mL/jam | 5 mL/jam | 6 mL/jam | 7 mL/jam | 7,5 mL/jam |
| 5 | 7,5 mL/jam | 9 mL/jam | 10,5 mL/jam | 12 mL/jam | 13,5 mL/jam | 15 mL/jam |
| 10 | 15 mL/jam | 18 mL/jam | 21 mL/jam | 24 mL/jam | 27 mL/jam | 30 mL/jam |
| 15 | 22,5 mL/jam | 27 mL/jam | 31,5 mL/jam | 36 mL/jam | 40,5 mL/jam | 45 mL/jam |
| 20 | 30 mL/jam | 36 mL/jam | 42 mL/jam | 48 mL/jam | 54 mL/jam | 60 mL/jam |
Persiapan dan Stabilitas
- Pengenceran wajib: Dobutamin harus diencerkan dalam wadah IV minimal 50 mL sebelum pemberian 1
- Cairan pelarut yang dapat digunakan: Dekstrosa 5%, NaCl 0,9%, Ringer Laktat, dan berbagai larutan IV lainnya 1
- Stabilitas: Larutan IV harus digunakan dalam 24 jam 1
- Konsentrasi maksimal: Hingga 5.000 μg/mL telah diberikan pada manusia (250 mg/50 mL) 1
Peringatan Penting dan Kontraindikasi
- Jangan dicampur dengan: Natrium bikarbonat 5% atau larutan alkali kuat lainnya 1
- Inkompatibilitas: Jangan dicampur dengan obat lain dalam larutan yang sama 1
- Hindari kombinasi: Jangan gunakan dengan agen atau pelarut yang mengandung natrium bisulfit dan etanol 1
- Efek samping yang membatasi dosis: Takikardia berlebihan, aritmia, atau iskemia 2
Bukti Klinis Dosis Spesifik
- Dosis 2,5 μg/kg/menit: Terbukti meningkatkan ejection fraction dan stroke volume pada gagal jantung kongestif tanpa efek samping signifikan 3
- Dosis 5 μg/kg/menit: Optimal untuk memulihkan fungsi sistolik dan diastolik pasca-resusitasi tanpa meningkatkan konsumsi oksigen miokard secara merugikan 4
- Dosis 5-10 μg/kg/menit: Menunjukkan peningkatan delivery oksigen yang terkait dosis pada pasien sepsis 5