Penilaian Status Gizi Menggunakan NRS-2002
NRS-2002 adalah alat skrining gizi yang tervalidasi untuk mengidentifikasi pasien rawat inap yang berisiko malnutrisi melalui proses dua tahap: skrining awal diikuti dengan penilaian akhir yang menggabungkan status nutrisi dan tingkat keparahan penyakit.
Langkah 1: Skrining Awal
Lakukan skrining awal dengan 4 pertanyaan berikut 1:
- Apakah BMI < 20.5?
- Apakah pasien kehilangan berat badan dalam 3 bulan terakhir?
- Apakah asupan makanan berkurang dalam minggu terakhir?
- Apakah pasien sakit berat? (misalnya di ICU)
Jika jawaban "Ya" untuk salah satu pertanyaan, lanjutkan ke Tabel 2 (skrining akhir) 1.
Jika semua jawaban "Tidak", pasien diskrining ulang setiap minggu. Untuk pasien yang dijadwalkan operasi besar, pertimbangkan rencana nutrisi preventif 1.
Langkah 2: Skrining Akhir (Tabel 2)
Hitung skor dari dua komponen 1:
A. Status Nutrisi Terganggu
- Skor 0 (Tidak ada): Status nutrisi normal
- Skor 1 (Ringan):
- Penurunan BB >5% dalam 3 bulan, ATAU
- Asupan makanan 50-75% dari kebutuhan normal minggu lalu
- Skor 2 (Sedang):
- Penurunan BB >5% dalam 2 bulan, ATAU
- BMI 18.5-20.5 + kondisi umum terganggu, ATAU
- Asupan makanan 25-60% dari kebutuhan normal minggu lalu
- Skor 3 (Berat):
- Penurunan BB >5% dalam 1 bulan (>15% dalam 3 bulan), ATAU
- BMI <18.5 + kondisi umum terganggu, ATAU
- Asupan makanan 0-25% dari kebutuhan normal minggu lalu
B. Tingkat Keparahan Penyakit (Peningkatan Kebutuhan)
- Skor 0 (Tidak ada): Kebutuhan nutrisi normal
- Skor 1 (Ringan): Fraktur panggul, penyakit kronis dengan komplikasi akut (sirosis, COPD), hemodialisis kronis, diabetes, onkologi 1
- Skor 2 (Sedang): Operasi abdomen mayor, stroke, pneumonia berat, keganasan hematologi 1
- Skor 3 (Berat): Cedera kepala, transplantasi sumsum tulang, pasien ICU (APACHE ≥10) 1
C. Penyesuaian Usia
Tambahkan 1 poin jika usia ≥70 tahun 1.
Interpretasi Skor Total
Skor ≥3: Pasien berisiko nutrisi dan rencana perawatan nutrisi harus segera dimulai 1.
Skor <3: Skrining ulang mingguan. Untuk pasien yang dijadwalkan operasi besar, pertimbangkan rencana nutrisi preventif 1.
Validitas dan Keunggulan NRS-2002
NRS-2002 memiliki sensitivitas 88% dan spesifisitas 92% dibandingkan dengan penilaian profesional, dengan nilai prediktif positif 87% dan negatif 92% 2. Alat ini dapat memprediksi lama rawat inap yang berkepanjangan (>10 hari) dan prognosis pasien 3. Dalam populasi kanker kepala-leher, NRS-2002 dengan cut-off ≥3 menunjukkan spesifisitas 77% dan sensitivitas 98% 4.
Peringatan Penting
- NRS-2002 berbasis uji klinis acak dan mendefinisikan risiko nutrisi sebagai kombinasi status nutrisi saat ini dan risiko perburukan akibat metabolisme stres dari kondisi klinis 1.
- Tingkat malnutrisi tertinggi ditemukan di ICU (22%) 3, sehingga skrining di unit ini sangat krusial.
- Pada pasien keganasan, terutama keganasan gastrointestinal, tingkat malnutrisi mencapai 31% 5, memerlukan perhatian khusus.
- Untuk pasien kanker, pertimbangkan cut-off ≥2 untuk skrining yang lebih sensitif sebelum terapi onkologi 4.