How do I assess a patient's nutritional status using the Nutrition Risk Screening 2002 (NRS‑2002)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: March 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penilaian Status Gizi Menggunakan NRS-2002

NRS-2002 adalah alat skrining gizi yang tervalidasi untuk mengidentifikasi pasien rawat inap yang berisiko malnutrisi melalui proses dua tahap: skrining awal diikuti dengan penilaian akhir yang menggabungkan status nutrisi dan tingkat keparahan penyakit.

Langkah 1: Skrining Awal

Lakukan skrining awal dengan 4 pertanyaan berikut 1:

  • Apakah BMI < 20.5?
  • Apakah pasien kehilangan berat badan dalam 3 bulan terakhir?
  • Apakah asupan makanan berkurang dalam minggu terakhir?
  • Apakah pasien sakit berat? (misalnya di ICU)

Jika jawaban "Ya" untuk salah satu pertanyaan, lanjutkan ke Tabel 2 (skrining akhir) 1.

Jika semua jawaban "Tidak", pasien diskrining ulang setiap minggu. Untuk pasien yang dijadwalkan operasi besar, pertimbangkan rencana nutrisi preventif 1.

Langkah 2: Skrining Akhir (Tabel 2)

Hitung skor dari dua komponen 1:

A. Status Nutrisi Terganggu

  • Skor 0 (Tidak ada): Status nutrisi normal
  • Skor 1 (Ringan):
    • Penurunan BB >5% dalam 3 bulan, ATAU
    • Asupan makanan 50-75% dari kebutuhan normal minggu lalu
  • Skor 2 (Sedang):
    • Penurunan BB >5% dalam 2 bulan, ATAU
    • BMI 18.5-20.5 + kondisi umum terganggu, ATAU
    • Asupan makanan 25-60% dari kebutuhan normal minggu lalu
  • Skor 3 (Berat):
    • Penurunan BB >5% dalam 1 bulan (>15% dalam 3 bulan), ATAU
    • BMI <18.5 + kondisi umum terganggu, ATAU
    • Asupan makanan 0-25% dari kebutuhan normal minggu lalu

B. Tingkat Keparahan Penyakit (Peningkatan Kebutuhan)

  • Skor 0 (Tidak ada): Kebutuhan nutrisi normal
  • Skor 1 (Ringan): Fraktur panggul, penyakit kronis dengan komplikasi akut (sirosis, COPD), hemodialisis kronis, diabetes, onkologi 1
  • Skor 2 (Sedang): Operasi abdomen mayor, stroke, pneumonia berat, keganasan hematologi 1
  • Skor 3 (Berat): Cedera kepala, transplantasi sumsum tulang, pasien ICU (APACHE ≥10) 1

C. Penyesuaian Usia

Tambahkan 1 poin jika usia ≥70 tahun 1.

Interpretasi Skor Total

Skor ≥3: Pasien berisiko nutrisi dan rencana perawatan nutrisi harus segera dimulai 1.

Skor <3: Skrining ulang mingguan. Untuk pasien yang dijadwalkan operasi besar, pertimbangkan rencana nutrisi preventif 1.

Validitas dan Keunggulan NRS-2002

NRS-2002 memiliki sensitivitas 88% dan spesifisitas 92% dibandingkan dengan penilaian profesional, dengan nilai prediktif positif 87% dan negatif 92% 2. Alat ini dapat memprediksi lama rawat inap yang berkepanjangan (>10 hari) dan prognosis pasien 3. Dalam populasi kanker kepala-leher, NRS-2002 dengan cut-off ≥3 menunjukkan spesifisitas 77% dan sensitivitas 98% 4.

Peringatan Penting

  • NRS-2002 berbasis uji klinis acak dan mendefinisikan risiko nutrisi sebagai kombinasi status nutrisi saat ini dan risiko perburukan akibat metabolisme stres dari kondisi klinis 1.
  • Tingkat malnutrisi tertinggi ditemukan di ICU (22%) 3, sehingga skrining di unit ini sangat krusial.
  • Pada pasien keganasan, terutama keganasan gastrointestinal, tingkat malnutrisi mencapai 31% 5, memerlukan perhatian khusus.
  • Untuk pasien kanker, pertimbangkan cut-off ≥2 untuk skrining yang lebih sensitif sebelum terapi onkologi 4.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Validation of Nutritional Risk Screening-2002 in a Hospitalized Adult Population.

Nutrition in clinical practice : official publication of the American Society for Parenteral and Enteral Nutrition, 2019

Research

The Nutritional Risk Screening 2002 tool for detecting malnutrition risk in hospitalised patients: perspective from a developing country.

The Turkish journal of gastroenterology : the official journal of Turkish Society of Gastroenterology, 2014

Research

NRS-2002 for pre-treatment nutritional risk screening and nutritional status assessment in head and neck cancer patients.

Supportive care in cancer : official journal of the Multinational Association of Supportive Care in Cancer, 2015

Related Questions

In a 21-year-old female runner who developed leg pain and progressively spreading bruising, what urgent evaluation and management are indicated?
As a 22‑year‑old, how can I obtain a Do‑Not‑Resuscitate (DNR) order and what are the eligibility criteria?
In a 19‑year‑old female with a three‑month history of progressive right‑temporal headache aggravated by coughing, cold exposure, bright light, and fan airflow, now accompanied by right‑sided painful ophthalmoplegia (intermittent diplopia that resolves when one eye is covered, medial deviation of the right eye, right upper‑eyelid ptosis, and retro‑orbital pain) and no fever or other systemic signs, what is the most likely diagnosis and what urgent investigations and initial management are recommended?
What is the appropriate evaluation and initial management for a 19‑year‑old male with severe unexplained weight loss?
What is the recommended initial treatment for a patient with orthopnea requiring two pillows and grade 2 peripheral edema?
What is the recommended initial management of septic shock in an adult?
What are the causes of retinal detachment?
After tapering baclofen from 40 mg to 20 mg over more than four days, can a short course of 0.5 mg clonazepam (at bedtime for one to two nights) adequately control my anxiety and aid sleep without increasing the baclofen dose?
What oral penicillin (penicillin V, phenoxymethyl‑penicillin) dose and dosing frequency should be prescribed for a 7‑day course?
What is the appropriate duration of Augmentin (amoxicillin‑clavulanate) treatment for a urinary tract infection?
What is the recommended management for a 37-year-old woman with low-grade squamous intraepithelial lesion (LSIL) and a positive high-risk human papillomavirus (HPV) test?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.