What is cyclic vomiting syndrome, including its clinical presentation, triggers, diagnostic criteria, and management?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: March 5, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Cyclic Vomiting Syndrome (CVS)

Cyclic vomiting syndrome adalah gangguan kronis yang ditandai oleh episode berulang dari mual, muntah, dan retching yang intens, diselingi dengan periode bebas gejala, dengan prevalensi sekitar 2% pada populasi dewasa di Amerika Serikat dan lebih sering terjadi pada wanita. 1

Definisi dan Epidemiologi

CVS merupakan gangguan interaksi otak-usus yang sering tidak terdiagnosis dan tidak diobati dengan tepat 1. Kondisi ini menyebabkan:

  • Sekitar setengah dari pasien CVS mengunjungi unit gawat darurat setidaknya sekali per tahun 1
  • Satu dari tiga pasien dewasa dengan CVS menjadi disabilitas 1
  • Pasien mengalami keterlambatan diagnosis bertahun-tahun, investigasi yang tidak perlu, bahkan prosedur bedah yang tidak diperlukan 1

Presentasi Klinis

Empat Fase CVS yang Berbeda

CVS memiliki 4 fase yang berbeda, masing-masing memerlukan pendekatan pengobatan yang spesifik 1:

  1. Fase Inter-episodik (periode bebas gejala)
  2. Fase Prodromal (gejala peringatan sebelum muntah)
  3. Fase Emetik (muntah aktif)
  4. Fase Pemulihan

Karakteristik Episode

Ciri khas CVS adalah episode akut berulang dari muntah dan retching 1. Fitur diagnostik penting meliputi:

  • Sekitar 65% pasien mengalami gejala prodromal dengan durasi median 1 jam sebelum onset muntah 1
  • Beberapa pasien melaporkan perasaan "impending doom" sebelum episode 1
  • Sebagian besar pasien mengalami panik dan sering tidak dapat berkomunikasi secara efektif selama fase ini 1

Gejala Penyerta

Meskipun CVS adalah gangguan mual dan muntah, fase prodromal dan emetik dapat disertai dengan gejala multipel 1:

  • Gejala konstitusional: kelelahan, merasa panas atau dingin
  • Gejala kognitif/afektif: mental fog, kegelisahan, kecemasan
  • Gejala otonom: sakit kepala, diaphoresis, flushing
  • Gejala motorik: shakiness, tremulousness
  • Gejala gastrointestinal: urgensi buang air besar, diare akut atau konstipasi, nyeri abdomen (hadir pada sebagian besar pasien) 1

Setiap pasien CVS dapat mengidentifikasi urutan onset dan kluster spesifik dari gejala-gejala ini yang secara stereotipikal terkait dengan fase prodromal dan/atau emetik mereka 1.

Pola Temporal

  • Sebagian besar episode cenderung terjadi pada dini hari 1
  • Episode dapat berlangsung berjam-jam hingga berhari-hari 1

Perilaku Karakteristik

Fase emetik ditandai oleh serangan retching dan muntah yang tidak terkontrol 1. Perilaku spesifik meliputi:

  • Pasien dapat minum air dalam jumlah besar atau bahkan memasukkan jari ke tenggorokan untuk muntah, yang memberikan kelegaan sementara 1
  • Mandi atau shower air panas—menargetkan paparan pada batang tubuh atau punggung—umum terjadi pada fase prodromal dan emetik 1
  • Sekitar 48% pasien CVS yang tidak menggunakan kanabis menemukan kelegaan dari mandi atau shower air panas 1

Penting: Perilaku mandi air panas TIDAK patognomonik untuk cannabinoid hyperemesis syndrome (CHS) dan dapat diamati pada CVS 1.

Kriteria Diagnostik

Kriteria Rome IV untuk CVS pada Dewasa 1:

  • Episode stereotipikal dari muntah onset akut yang berlangsung <7 hari
  • Setidaknya 3 episode diskrit dalam setahun, di mana 2 telah terjadi dalam 6 bulan sebelumnya; episode harus dipisahkan oleh setidaknya 1 minggu kesehatan dasar
  • Tidak ada muntah di antara episode, tetapi kehadiran beberapa gejala ringan seperti mual, muntah sesekali, dan dispepsia dapat hadir

Kriteria pendukung: Riwayat pribadi atau keluarga dengan sakit kepala migrain 1.

Klasifikasi Keparahan (Kriteria ANMS-CVSA) 1:

  • CVS Ringan: <4 episode/tahun, masing-masing berlangsung <2 hari, tanpa kunjungan UGD atau rawat inap
  • CVS Sedang-Berat: ≥4 episode/tahun, masing-masing berlangsung >2 hari, dan memerlukan setidaknya 1 kunjungan UGD atau rawat inap

Penting: Hampir 15% pasien CVS mengalami episode yang berlangsung lebih dari 7 hari, menunjukkan heterogenitas yang signifikan 1.

Pemicu (Triggers)

Stres adalah pemicu CVS yang paling umum, dikonfirmasi pada sekitar 70%-80% pasien 1. Pemicu meliputi:

Pemicu Psikologis 1:

  • Stres negatif: kematian, konflik pekerjaan dan keluarga
  • Stres positif: ulang tahun, reuni keluarga, liburan

Pemicu Fisiologis 1:

  • Kurang tidur
  • Fluktuasi hormonal terkait dengan fase siklus menstruasi
  • Perjalanan, mabuk perjalanan
  • Stresor fisiologis: infeksi akut atau pembedahan
  • Puasa berkepanjangan (kurang umum)
  • Periode latihan intens (kurang umum)

Penyedia layanan kesehatan harus membantu pasien mengenali pemicu dan mengembangkan strategi untuk menghilangkan atau menguranginya 1.

Kondisi Komorbid

Gangguan Mood 1:

  • Kecemasan, depresi, dan gangguan panik hadir secara kolektif pada 50%-60% pasien

Kondisi Neurologis 1:

  • Migrain hadir pada 20%-30% pasien dewasa dengan CVS
  • Gangguan kejang pada sekitar 3% pasien

Disfungsi Otonom 1:

  • Ketidakseimbangan otonom, termasuk postural orthostatic tachycardia syndrome (POTS), diamati pada subkelompok substansial pasien CVS

Mengobati kondisi komorbid sangat penting untuk meningkatkan hasil klinis keseluruhan 1. Misalnya:

  • Memperbaiki kecemasan dapat menurunkan frekuensi episode CVS dan memperbaiki mual inter-episodik 1
  • Mengobati POTS dapat meningkatkan status fungsional keseluruhan pasien 1

Pendekatan Manajemen

Prinsip Kunci

Pengenalan fase CVS yang berbeda sangat penting karena fase prodromal adalah waktu ideal untuk memberikan terapi abortif, dan intervensi lebih awal dikaitkan dengan probabilitas lebih tinggi untuk berhasil menghentikan episode 1.

Edukasi Pasien

Edukasi pasien pada poin ini sangat penting untuk perawatan optimal—pada dasarnya, "berlatih" dengan pasien tentang tindakan yang dapat mereka ambil untuk menghentikan episode dengan sebaik-baiknya 1.

Strategi Pengobatan Berdasarkan Fase 1:

  1. Fase Inter-episodik: Terapi profilaksis untuk mencegah episode
  2. Fase Prodromal: Terapi abortif (intervensi dini)
  3. Fase Emetik: Terminasi episode
  4. Fase Pemulihan: Perawatan suportif

Pertimbangan Khusus di Unit Gawat Darurat

Selama fase emetik, pasien sering merasa sulit untuk berkomunikasi dan sering tampak gelisah 1. Penyedia layanan, terutama di UGD, mungkin perlu mengandalkan pengasuh atau rencana pengobatan individual yang disediakan oleh ahli CVS dalam kasus seperti itu 1.

Peringatan Penting

Jangan Salah Diagnosis

  • Nyeri abdomen hadir pada sebagian besar pasien selama episode CVS dan dengan demikian, gejala ini tidak boleh menghalangi diagnosis CVS 1
  • Perilaku seperti minum air berlebihan atau memicu muntah tidak boleh disalahartikan sebagai malingering, karena ini adalah pola self-soothing yang tampaknya spesifik untuk CVS 1

Diferensiasi dari Kondisi Lain

  • Mandi air panas tidak eksklusif untuk cannabinoid hyperemesis syndrome dan dapat terjadi pada CVS tanpa penggunaan kanabis 1
  • CVS harus dibedakan dari chronic nausea vomiting syndrome, meskipun ada beberapa tumpang tindih gejala 1

Dampak pada Kualitas Hidup

Akses ke perawatan, pengenalan dini CVS, dan pengobatan yang tepat dapat mengurangi gejala CVS, mengurangi pemanfaatan layanan kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien 1.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.