Cara Menghitung Kebutuhan Kalori pada Anak
Untuk menghitung kebutuhan kalori anak, gunakan persamaan Schofield berdasarkan berat badan, kemudian tambahkan faktor aktivitas fisik, pertumbuhan, dan penyesuaian kondisi penyakit. 1
Metode Perhitungan Utama
1. Hitung Resting Energy Expenditure (REE) dengan Persamaan Schofield
Persamaan Schofield adalah metode yang direkomendasikan karena paling tidak mungkin meremehkan kebutuhan energi dibandingkan REE yang diukur. 1
Formula Schofield berdasarkan berat badan (kcal/hari):
Usia 0-3 tahun:
Usia 3-10 tahun:
Usia 10-18 tahun:
2. Tambahkan Faktor Aktivitas Fisik (Physical Activity Level/PAL)
Setelah menghitung REE, kalikan dengan konstanta aktivitas fisik: 1
- PAL 1,0: Tidur 1
- PAL 1,2: Berbaring terjaga atau duduk diam 1
- PAL 1,4-1,5: Berdiri diam atau aktivitas duduk 1
- PAL 1,5: Aktivitas ringan (anak sehat) 1
- PAL 1,7: Aktivitas sedang (anak sehat dan remaja) 1
- PAL 2,0: Aktivitas berat 1
Catatan penting: Sebagian besar anak yang dirawat di rumah sakit atau menerima nutrisi parenteral memiliki PAL rendah (1,0-1,2). 1
3. Tambahkan Kebutuhan untuk Pertumbuhan
Biaya energi untuk pertumbuhan menurun drastis selama tahun pertama kehidupan: 1
- 0-3 bulan: ~175 kcal/hari (35% dari total kebutuhan energi) 1
- 4-6 bulan: ~60 kcal/hari 1
- 6-12 bulan: ~20 kcal/hari (3% dari total kebutuhan energi) 1
- Anak sehat dan remaja: 20 kcal/hari, meningkat menjadi 30 kcal/hari saat puncak pertumbuhan pubertas 1
4. Sesuaikan dengan Kondisi Penyakit
REE dapat meningkat pada kondisi seperti inflamasi, demam, dan penyakit kronis, atau menurun pada hipotermia. 1
Panduan Praktis Berdasarkan Usia (kcal/kg/hari)
Untuk pasien stabil, gunakan panduan berikut: 1
| Kelompok Usia | Fase Akut | Fase Stabil | Fase Pemulihan |
|---|---|---|---|
| Bayi prematur | 90-120 | - | 45-55 (hari pertama) |
| 0-1 tahun | 75-85 | 60-65 | 45-50 |
| 1-7 tahun | 65-75 | 55-60 | 40-45 |
| 7-12 tahun | 55-65 | 40-55 | 30-40 |
| 12-18 tahun | 30-55 | 25-40 | 20-30 |
Pertimbangan Khusus
Bayi Prematur
- Hari pertama kehidupan: minimal 45-55 kcal/kg/hari untuk memenuhi kebutuhan energi minimal 1
- Untuk mencapai pertambahan berat badan 17-20 g/kg/hari (menyamai pertumbuhan intrauterin): 90-120 kcal/kg/hari 1
- Kebutuhan energi parenteral lebih rendah ~30 kcal/kg/hari dibandingkan enteral karena tidak ada kehilangan splanknik 1
Anak dengan Malnutrisi atau Catch-up Growth
Anak yang pulih dari malnutrisi memerlukan kalori tambahan untuk mengoreksi defisit pertumbuhan (berat dan tinggi badan). 1 Kebutuhan tambahan dapat diestimasi berdasarkan perbedaan posisi persentil pada grafik pertumbuhan sebelum onset penyakit. 1
Kapan Menggunakan Kalorimetri Indirek
Pada anak dengan dugaan gangguan metabolik atau malnutrisi berat, pengukuran pengeluaran energi yang akurat menggunakan kalorimetri indirek sangat diinginkan. 1 REE harus diukur pada bayi muda dan anak dengan kegagalan tumbuh sedang hingga berat ketika pengetahuan tentang kebutuhan kalori diperlukan untuk perawatan klinis optimal. 1
Peringatan Penting
- Persamaan standar dapat tidak akurat: Praktisi harus menyadari bahwa estimasi pengeluaran energi menggunakan persamaan standar dapat tidak dapat diandalkan, tetapi berguna jika kalorimetri indirek tidak tersedia. 1
- Faktor tambahan yang perlu dipertimbangkan: Kehilangan energi dari luka, malabsorpsi, kehilangan dari diare, dan komposisi tubuh yang tidak optimal. 1
- Rute pemberian mempengaruhi kebutuhan total: Rute suplementasi (oral/enteral atau parenteral) mempengaruhi kebutuhan energi total karena perbedaan dalam diet-induced thermogenesis (DIT). 1
- Jangan menambahkan faktor stres secara rutin: Menambahkan faktor stres dapat menyebabkan overfeeding. 1
Metode Alternatif Sederhana
Untuk pasien stabil tanpa komplikasi metabolik, kebutuhan energi parenteral total dapat dihitung dengan menggandakan kebutuhan energi istirahat (REE × 2). 1 Namun, metode ini kurang presisi dibandingkan perhitungan dengan menambahkan konstanta spesifik untuk aktivitas fisik, pertumbuhan catch-up, dan faktor penyakit. 1