What is the recommended ampicillin‑sulbactam dosing regimen for a neonate?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: March 5, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Ampisilin-Sulbactam untuk Neonatus

Untuk neonatus, dosis ampisilin-sulbactam yang direkomendasikan adalah 50 mg/kg/hari (komponen ampisilin) dibagi setiap 12 jam untuk usia ≤7 hari, dan 75-100 mg/kg/hari dibagi setiap 8-12 jam untuk usia >7 hari, dengan dosis maksimal sulbactam 4 gram/hari. 1

Regimen Dosis Berdasarkan Usia dan Berat Badan

Neonatus ≤7 Hari Postnatal

  • Berat ≤2000 g: Ampisilin 50 mg/kg/hari dibagi setiap 12 jam 1
  • Berat >2000 g: Ampisilin 75 mg/kg/hari dibagi setiap 8 jam 1

Neonatus >7 Hari Postnatal

  • Berat <1200 g: Ampisilin 50 mg/kg/hari dibagi setiap 12 jam 1
  • Berat 1200-2000 g: Ampisilin 75 mg/kg/hari dibagi setiap 8 jam 1
  • Berat >2000 g: Ampisilin 100 mg/kg/hari dibagi setiap 6 jam 1

Untuk Infeksi Berat (Sepsis, Meningitis)

Untuk sepsis neonatal, kombinasi ampisilin dengan gentamisin adalah terapi lini pertama yang direkomendasikan WHO. 1 Dosis ampisilin dapat ditingkatkan hingga 200-300 mg/kg/hari untuk meningitis, dibagi setiap 4-6 jam. 1

Pertimbangan Khusus untuk Sulbactam

Meskipun pedoman memberikan dosis untuk ampisilin-sulbactam pada bayi (100-150 mg/kg/hari komponen ampisilin dibagi setiap 6 jam), data keamanan dan efikasi untuk neonatus sangat terbatas. 1 Penelitian farmakokinetik menunjukkan bahwa dosis 50 mg/kg setiap 12 jam untuk sulbactam dan ampisilin dapat mencapai konsentrasi plasma yang memadai pada neonatus, dengan waktu paruh eliminasi yang lebih panjang (sulbactam 7.9 jam, ampisilin 9.4 jam) dibandingkan dewasa. 2

Penyesuaian untuk Gangguan Fungsi Ginjal

Pada neonatus dengan fungsi ginjal yang belum matang, interval pemberian dosis harus diperpanjang. 3, 2 Fungsi ginjal yang imatur pada neonatus, terutama bayi prematur dengan sindrom distress respirasi, menghasilkan ekskresi urin yang bervariasi (5-132% untuk ampisilin). 2

Peringatan Penting

  • Ampisilin-sulbactam tidak boleh diberikan secara intramuskular pada neonatus karena keamanan dan efikasi belum ditetapkan untuk rute ini pada populasi pediatrik. 3
  • Durasi terapi intravena tidak boleh melebihi 14 hari secara rutin, dengan pertimbangan untuk beralih ke antibiotik oral setelah perbaikan klinis. 3
  • Dosis total sulbactam tidak boleh melebihi 4 gram per hari, meskipun ini jarang relevan pada neonatus karena berat badan mereka. 1, 3
  • Untuk meningitis bakterial pada neonatus usia 8-28 hari, kombinasi ampisilin dengan ceftazidime lebih disukai daripada ampisilin-sulbactam, dengan dosis ampisilin 300 mg/kg/hari dibagi setiap 6 jam. 1

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.