Kategori STEMI Berdasarkan Lokasi di EKG
STEMI dikategorikan menjadi empat lokasi utama berdasarkan lead EKG yang menunjukkan elevasi segmen ST: anterior, inferior, lateral, dan posterior, dengan subdivisi berdasarkan arteri koroner yang terlibat dan lokasi oklusi proksimal versus distal. 1
Kategori Utama STEMI
1. Infark Miokard Anterior
Selalu disebabkan oleh oklusi arteri left anterior descending (LAD), dengan pola elevasi ST di lead V1-V6 1:
Anterior Ekstensif/Anterobasal (Oklusi LAD Proksimal):
- Elevasi ST: V1-V6, I, aVL, sering aVR
- Depresi ST resiprokal: II, III, aVF
- Melibatkan dinding basal, anterior, lateral, dan septum interventrikular
- Elevasi ST lebih tinggi di aVL dibanding aVR
- Depresi ST lebih dalam di lead III dibanding lead II 1
Anterior Mid/Distal (Oklusi LAD Mid-Distal):
- Elevasi ST: V3-V6 (lebih prominen)
- Tidak ada depresi ST di lead II, III, aVF
- V1 tidak elevasi (septum basal tidak terlibat)
- Dapat disertai elevasi ST di lead II, III, aVF karena vektor ST berorientasi inferior 1
2. Infark Miokard Inferior
Disebabkan oleh oklusi right coronary artery (RCA) atau left circumflex (LCx) 1:
Inferior dengan Oklusi RCA:
- Elevasi ST: II, III, aVF
- Elevasi ST di lead III > lead II
- Depresi ST: I, aVL (sering)
- Vektor ST mengarah ke kanan 1
Inferior dengan Keterlibatan Ventrikel Kanan (Oklusi RCA Proksimal):
- Elevasi ST: II, III, aVF + V3R, V4R
- Elevasi ST >0.05 mV di V4R (>0.1 mV pada pria <30 tahun)
- Dapat disertai elevasi ST di V1 1, 2
Inferior dengan Oklusi LCx:
- Elevasi ST: II, III, aVF
- Elevasi ST di lead II ≥ lead III
- Vektor ST mengarah lebih ke kiri
- Tanpa depresi ST signifikan di I, aVL 1
3. Infark Miokard Lateral
Sering terkait dengan oklusi LCx atau cabang diagonal LAD:
- Elevasi ST: I, aVL, V5, V6
- Dapat terisolasi atau menyertai infark anterior/inferior 1
4. Infark Miokard Posterior (Inferobasal)
Sering terlewatkan, memerlukan lead tambahan 2:
Lead Standar:
- Depresi ST: V1-V3 (ekuivalen elevasi ST)
- Gelombang T terminal positif di V1-V3
- Gelombang R tinggi di V1-V2 (R/S ≥1) 2
Lead Posterior (V7-V9):
- Elevasi ST ≥0.05 mV di V7, V8, V9 (pada interkostal ke-5)
- Elevasi ST >0.1 mV meningkatkan spesifisitas (terutama pria <40 tahun) 2
Kriteria Diagnostik Penting
Ambang Batas Elevasi ST 1:
- Pria ≥40 tahun: ≥0.2 mV (2 mm) di V2-V3; ≥0.1 mV di lead lain
- Pria <40 tahun: ≥0.25 mV (2.5 mm) di V2-V3
- Wanita: ≥0.15 mV (1.5 mm) di V2-V3; ≥0.1 mV di lead lain
- V7-V9: ≥0.05 mV (semua usia dan jenis kelamin)
- V4R: ≥0.05 mV (≥0.1 mV pada pria <30 tahun)
Prinsip Kontiguitas Lead 1:
Elevasi ST harus ada di ≥2 lead yang berdekatan secara anatomis:
- Anterior: V1-V6 (berurutan)
- Lateral: I, aVL, V5-V6
- Inferior: II, III, aVF
- Posterior: V7-V9
Peringatan Klinis Penting
Jangan melewatkan:
- Depresi ST di V1-V3 dapat merupakan infark posterior sejati—selalu rekam lead V7-V9 pada kecurigaan tinggi oklusi LCx 2
- Elevasi ST di V4R menghilang lebih cepat daripada lead ekstremitas—rekam segera pada infark inferior 1
- LBBB baru atau presumed new dapat menyamarkan STEMI—cari elevasi ST konkordan atau bandingkan dengan EKG sebelumnya 2
Pitfall umum:
- Lead V1-V2 mencerminkan infark anteroapikal, bukan "septal" seperti yang sering disalahartikan 3
- Hampir sepertiga kasus oklusi koroner akut terlewatkan jika hanya mengandalkan kriteria STEMI standar 3
- Perubahan gelombang T hiperakut dapat mendahului elevasi ST—pertimbangkan sebagai STEMI-equivalent 3
Klasifikasi ini memungkinkan identifikasi cepat arteri yang teroklusi dan lokasi oklusi, yang krusial untuk stratifikasi risiko dan keputusan reperfusi emergensi 1, 4.