From the Guidelines
Pasien dengan hemoglobin 5,6 g/dL dan inkompatibilitas minor masih bisa mendapatkan PRC biasa atau Leukodepleted, namun Leukodepleted PRC lebih disukai. Pada pasien dengan inkompatibilitas minor, dimana plasma donor mengandung antibodi terhadap sel darah merah penerima, reaksi antara antibodi plasma donor dan sel darah merah penerima menjadi perhatian utama. PRC biasa dapat diberikan dengan hati-hati, namun Leukodepleted PRC menawarkan keamanan tambahan dengan menghilangkan sel darah putih yang bisa menyebabkan reaksi transfusi. Anemia berat (Hb 5,6 g/dL) memerlukan transfusi segera terlepas dari inkompatibilitas minor. Selama transfusi, pasien harus dipantau secara ketat untuk tanda-tanda reaksi transfusi seperti demam, menggigil, atau urtikaria. Pemberian obat sebelum transfusi seperti antipiretik dan/atau antihistamin dapat dipertimbangkan untuk mengurangi risiko reaksi. Transfusi harus dimulai perlahan dan pasien dipantau selama 15-30 menit pertama sebelum meningkatkan laju jika tidak terjadi reaksi merugikan. Pendekatan ini menyeimbangkan kebutuhan transfusi yang mendesak dengan pengelolaan risiko inkompatibilitas potensial 1.
Beberapa pertimbangan penting dalam mengelola pasien dengan anemia berat dan inkompatibilitas minor termasuk:
- Mengidentifikasi penyebab anemia dan mengobatinya jika memungkinkan
- Menggunakan strategi transfusi yang tepat untuk menghindari komplikasi
- Memantau pasien secara ketat selama dan setelah transfusi untuk mendeteksi reaksi transfusi
- Menggunakan Leukodepleted PRC jika tersedia untuk mengurangi risiko reaksi transfusi
- Mengikuti pedoman transfusi yang ada dan mempertimbangkan kondisi spesifik pasien dalam membuat keputusan transfusi 1.
Dalam kasus ini, karena pasien memiliki anemia berat dengan hemoglobin 5,6 g/dL, transfusi segera diperlukan untuk memperbaiki kondisi pasien. Dengan mempertimbangkan inkompatibilitas minor dan menggunakan Leukodepleted PRC, risiko reaksi transfusi dapat dikurangi, dan pasien dapat menerima manfaat dari transfusi darah yang dibutuhkan 1.
From the Research
Pasien dengan Hb 5.6 dan Darah Inkompatible Minor
- Pasien dengan hemoglobin (Hb) 5.6 memiliki anemia yang cukup parah, namun tidak ada informasi yang secara langsung menjelaskan tentang kompatibilitas darah minor dan pengaruhnya terhadap transfusi darah.
- Studi 2 membahas tentang leukodepletion universal pada komponen darah untuk mencegah reaksi transfusi non-hemolitik akut, tetapi tidak membahas secara spesifik tentang kasus dengan Hb 5.6 dan darah inkompatible minor.
- Studi 3, 4, dan 5 membahas tentang anemia parah dan pengelolaannya, tetapi tidak membahas tentang kompatibilitas darah minor dan transfusi darah.
- Studi 6 membahas tentang definisi dan klasifikasi anemia, serta perubahan hemoglobin dengan usia, tetapi tidak membahas tentang kompatibilitas darah minor dan transfusi darah.
Transfusi Darah pada Pasien dengan Hb 5.6
- Transfusi darah dapat dilakukan pada pasien dengan Hb 5.6, tetapi perlu dipertimbangkan tentang kompatibilitas darah dan risiko reaksi transfusi.
- Leukodepletion dapat dilakukan untuk mengurangi risiko reaksi transfusi non-hemolitik akut, seperti yang dibahas pada studi 2.
- Namun, tidak ada informasi yang secara langsung menjelaskan tentang pengaruh kompatibilitas darah minor terhadap transfusi darah pada pasien dengan Hb 5.6.