Can the chemotherapy regimen Adriamycin (doxorubicin) and Cyclophosphamide (AC) be administered to a patient receiving Imatinib (imatinib)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 6, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Ya, kemoterapi regimen AC dapat diberikan kepada pasien yang mendapatkan imatinib, tetapi kombinasi ini memerlukan pemantauan yang hati-hati dan penyesuaian dosis yang potensial karena kemungkinan interaksi obat dan toksisitas yang tumpang tindih. Perhatian utama adalah bahwa baik imatinib dan doxorubicin dimetabolisme oleh sistem enzim CYP3A4, yang dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi plasma dan toksisitas doxorubicin. Pasien yang menerima kombinasi ini mungkin memerlukan pemantauan kardiak yang lebih dekat karena kedua obat dapat menyebabkan kardiotosisitas. Fungsi hati harus dinilai secara teratur karena kedua obat dapat menyebabkan hepatotoksisitas. Parameter hematologi harus dipantau secara teratur karena kedua pengobatan dapat menyebabkan mielosupresi. Dalam beberapa kasus, penurunan dosis salah satu obat mungkin diperlukan berdasarkan toleransi pasien dan respon klinis. Keputusan untuk memberikan kombinasi ini harus dibuat setelah pertimbangan yang hati-hati tentang kondisi spesifik pasien, jenis kanker, komorbiditas, dan manfaat versus risiko terapi kombinasi 1.

From the Research

Kemoterapi Regimen AC dan Imatinib

  • Regimen AC adalah kemoterapi yang terdiri dari doxorubicin (Adriamycin) dan cyclophosphamide, yang sering digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara dan limfoma.
  • Imatinib adalah obat yang digunakan untuk mengobati kanker darah, seperti leukemia mieloid kronis (CML) dan leukemia limfoblastik akut (ALL) dengan positif filum Philadelphia.
  • Berdasarkan studi yang ada, tidak ada bukti langsung yang menunjukkan bahwa regimen AC dapat diberikan dengan pasien yang mendapatkan imatinib. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa kombinasi kemoterapi dengan imatinib dapat efektif dalam mengobati kanker darah, seperti ALL dengan positif filum Philadelphia 2, 3.
  • Studi lain menunjukkan bahwa kombinasi kemoterapi dengan obat lain, seperti rituximab, dapat efektif dalam mengobati kanker limfoma 4.
  • Perlu diingat bahwa setiap pasien memiliki kondisi yang unik, dan keputusan untuk memberikan regimen AC dengan imatinib harus dibuat oleh dokter berdasarkan kondisi pasien dan riwayat medisnya.

Efek Sampingan dan Risiko

  • Kombinasi kemoterapi dengan imatinib dapat meningkatkan risiko efek sampingan, seperti neutropenia, trombositopenia, dan febrile neutropenia 2, 4.
  • Studi lain menunjukkan bahwa kombinasi kemoterapi dengan doxorubicin dapat meningkatkan risiko cardiotoxicity 5.
  • Oleh karena itu, perlu dilakukan pemantauan yang ketat terhadap pasien yang menerima kombinasi kemoterapi dengan imatinib untuk mendeteksi efek sampingan dan risiko yang mungkin terjadi.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.